Apakah Kita Perlu Vaksin Booster? Data di Dunia Ternyata Menunjukkan Hal Ini
Logo BeritaSatu
Breaking News
INDEX
Breaking News

AGRI 1577 (0)   |   BASIC-IND 938 (0)   |   BISNIS-27 477 (-5)   |   COMPOSITE 5975 (-53)   |   CONSUMER 1621 (0)   |   DBX 1411 (-16)   |   FINANCE 1361 (0)   |   I-GRADE 166 (-1)   |   IDX30 471 (-4)   |   IDX80 128 (-1)   |   IDXBASIC 1248 (-11)   |   IDXBUMN20 358 (-2)   |   IDXCYCLIC 736 (-3)   |   IDXENERGY 747 (1)   |   IDXESGL 129 (-1)   |   IDXFINANCE 1325 (-12)   |   IDXG30 135 (-1)   |   IDXHEALTH 1296 (-14)   |   IDXHIDIV20 416 (-3)   |   IDXINDUST 956 (-21)   |   IDXINFRA 871 (-0)   |   IDXMESBUMN 102 (-0)   |   IDXNONCYC 740 (-6)   |   IDXPROPERT 877 (-12)   |   IDXQ30 135 (-1)   |   IDXSMC-COM 282 (-1)   |   IDXSMC-LIQ 337 (-1)   |   IDXTECHNO 3348 (-40)   |   IDXTRANS 1056 (-1)   |   IDXV30 127 (-1)   |   INFOBANK15 952 (-11)   |   INFRASTRUC 1036 (0)   |   Investor33 406 (-3)   |   ISSI 176 (-1)   |   JII 577 (-4)   |   JII70 205 (-1)   |   KOMPAS100 1130 (-11)   |   LQ45 888 (-8)   |   MANUFACTUR 1250 (0)   |   MBX 1590 (-13)   |   MINING 1939 (0)   |   MISC-IND 1036 (0)   |   MNC36 301 (-2)   |   PEFINDO25 297 (-3)   |   PROPERTY 351 (0)   |   SMinfra18 295 (-1)   |   SRI-KEHATI 340 (-3)   |   TRADE 872 (0)   |  

Apakah Kita Perlu Vaksin Booster? Data di Dunia Ternyata Menunjukkan Hal Ini

Sabtu, 18 September 2021 | 11:20 WIB
Oleh : Surya Lesmana / LES

New York, Beritasatu.com - Pemerintah AS mulai menawarkan suntikan penguat (booster) vaksin Covid-19 secara luas minggu depan kepada warga berusia 16 tahun ke atas. Sebuah panel penasihat luar untuk Administrasi Makanan dan Obat-obatan, pada Jumat (18/9/2021) memberikan suara menentang upaya tersebut. Mereka justru mendukung suntikan terlebih dahulu dilakukan untuk orang berusia 65 tahun ke atas.

Pemerintahan PresidenJoe Biden menghadapi kritik dalam komunitas ilmiah mengenai apakah suntikan tambahan diperlukan untuk populasi umum.

Apa sebenarnya penjelasan data tentang kebutuhan vaksin penguat?

Pfizer dan mitra dari Jerman BioNTech, serta pembuat vaksin saingannya Moderna masing-masing telah mempresentasikan analisis data uji klinis yang menunjukkan, efektivitas suntikan mereka, yang awalnya diperkirakan lebih dari 90 persen terhadap infeksi Covid-19 yang bergejala, berkurang seiring waktu.

Akibatnya, kata mereka, orang-orang yang divaksinasi lebih awal dalam pandemi sekarang lebih rentan terhadap apa yang disebut mutasi infeksi, terutama dalam menghadapi varian Delta yang menyebar cepat dari virus aslinya. Dosis penguat membantu mengembalikan tingkat antibodi yang berkurang yang dihasilkan oleh inokulasi asli, kata pembuat obat itu.

Data dari uji klinis Pfizer terhadap 30.000 orang menunjukkan, kemanjuran vaksin berkurang sekitar 6 persen setiap dua bulan setelah dosis kedua. Dalam percobaan kedua yang menguji suntikan penguat pada 300 peserta, dosis ketiga menghasilkan respons kekebalan yang lebih baik daripada yang kedua, menurut Pfizer.

Moderna pada minggu ini mengatakan, mereka menemukan tingkat infeksi terobosan yang lebih tinggi di antara peserta dalam uji klinisnya yang menerima vaksin dua dosisnya sekitar 13 bulan lalu dibandingkan dengan mereka yang divaksinasi sekitar delapan bulan lalu. Periode penelitian adalah dari Juli dan Agustus, ketika varian Delta yang sangat menular adalah strain yang dominan.

Regulator kesehatan AS juga mengamati dengan cermat data dunia nyata tentang efektivitas dan vaksin booster dari Israel, di mana mayoritas penduduknya telah menerima vaksin Pfizer-BioNTech. Israel menawarkan suntikan booster untuk semua orang yang berusia 12 tahun ke atas.

Kementerian Kesehatan Israel minggu ini melaporkan, data yang menunjukkan bahwa lebih dari 1,1 juta orang berusia 60 tahun ke atas menerima dosis booster Pfizer, yang mengakibatkan penurunan infeksi secara keseluruhan serta penyakit parah akibat Covid-19 dalam kelompok itu. Para penulis mengatakan penelitian mereka menunjukkan, vaksin dosis ketiga dapat mengembalikan kemanjuran vaksin di antara penerima booster hingga 95 persen.

Selain mencegah penyakit parah, beberapa pejabat kesehatan di Amerika Serikat dan Israel mengatakan dosis penguat dapat membantu mengurangi penularan Covid-19 pada saat tingkat infeksi meningkat di banyak negara.

Apakah kita perlu vaksin penguat?

Banyak ahli vaksin mengatakan, data sejauh ini hanya menyarankan perlunya suntikan penguat pada orang dewasa yang lebih tua dan orang dengan sistem kekebalan yang lemah.

Misalnya, laporan dari Kementerian Kesehatan Israel menunjukkan, risiko yang jauh lebih tinggi dari infeksi terobosan parah di antara orang yang divaksinasi di atas usia 60 dibandingkan dengan orang berusia 50-59 dan 40-49, meskipun kelompok yang lebih muda termasuk orang yang divaksinasi lebih dari enam bulan yang lalu.

Studi lain di Amerika Serikat menunjukkan, vaksin tetap sangat protektif terhadap penyakit parah dan kematian pada orang dewasa di bawah usia 65 tahun.

Beberapa negara lain, termasuk Inggris, Prancis dan Jerman, sejauh ini membatasi rencana vaksin penguat untuk orang dewasa yang lebih tua dan kelompok berisiko tinggi lainnya.

Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) telah berulang kali meminta Amerika Serikat dan negara-negara kaya lainnya untuk menunda menawarkan suntikan pnguat dan menggunakan dosis tersebut untuk membantu menyuntik banyak orang di seluruh dunia yang belum menerima dosis pertama mereka.

Para ilmuwan juga mengatakan bahwa ada faktor pembaur dalam menganalisis memudarnya efektivitas vaksin dan dampak booster, termasuk apakah Delta mungkin memiliki dampak yang lebih parah pada orang dewasa yang lebih tua dan apakah kembali memakai masker di beberapa tempat, daripada suntikan penguat untuk membantu mengatasi masalah penyebaran infeksi tersebut.

Mereka juga mengatakan, uji coba secara acak memberikan perkiraan efektivitas terbaik di dunia nyata, tetapi sebagian besar data sejauh ini berasal dari studi observasional atau dari uji klinis kecil.



Saksikan live streaming program-program BeritaSatu TV di sini

Sumber: reuters/channelnewsasia

BAGIKAN

BERITA LAINNYA

Garda Pemuda Nasdem Telah Distribusikan 15.219 Dosis Vaksin ke Warga Jabodetabek

Sentra Vaksinasi PSP Bervaksin telah mendistribusikan atau menyuntikkan 15.219 vaksin Covid-19 dosis satu dan dua kepada masyarakat Jabodetabek.

KESEHATAN | 18 Oktober 2021

Airlangga: Kondisi Covid-19 Membaik Hampir di Seluruh Indonesia

kasus aktif Covid-19 di Indonesia tercatat sekitar 0,5 persen dari total kasus atau berada di bawah rata-rata global.

KESEHATAN | 18 Oktober 2021

PPKM Diperlonggar, Ini Penyesuaian Aktivitas Masyarakat Terbaru

Koordinator PPKM Jawa dan Bali, Luhut Binsar Panjaitan menyatakan terdapat sejumlah pelonggaran aktivitas masyarakat pada PPKM periode saat ini.

KESEHATAN | 18 Oktober 2021

Pemerintah Terus Evaluasi Penentuan Level PPKM

Pemerintah terus melakukan evaluasi dalam pelaksanaan pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM).

KESEHATAN | 18 Oktober 2021

Direncanakan Tahun Depan, Pemerintah Susun Aturan Booster Vaksin Covid-19

Peraturan pemberian booster vaksinasi Covid-19 yang akan dimulai tahun depan tengah disiapkan pemerintah.

KESEHATAN | 18 Oktober 2021

WNI yang Divaksin Sinovac Bisa Umrah, Syaratnya Tambah Karantina 5 Hari

Menteri Haji dan Umrah Arab Saudi yang baru Tawfiq bin Fawzan al-Rabiah bersedia membantu.

KESEHATAN | 18 Oktober 2021

Akhir Tahun, Vaksinasi Lengkap Diperkirakan Sentuh 122 Juta

Menkes memperkirakan pada akhir tahun ini untuk vaksinasi Covid-19 dosis kedua atau vaksinasi lengkap bisa menyentuh angka 122 juta orang.

KESEHATAN | 18 Oktober 2021

Hindari Gelombang Ketiga Covid-19, Masyarakat Diminta Tetap Disiplin

Pemerintah meminta masyarakat terus berdisiplin dalam melaksanakan protokol kesehatan demi menjaga diri terhindar dari virus corona.

KESEHATAN | 18 Oktober 2021

Ini Strategi Pemerintah Ubah Pandemi Covid Jadi Endemi

Strategi yang dilakukan pemerintah adalah mengakselerasi terus vaksinasi dan penyediaan obat-obatan antivirus Covid-19.

KESEHATAN | 18 Oktober 2021

Update Covid-19: Tambah 626, Kasus Positif di Indonesia Capai 4.235.384

Untuk kasus meninggal dunia hari ini bertambah 47 orang sehingga total kematian akibat Covid-19 menjadi 142.999 orang.

KESEHATAN | 18 Oktober 2021


TAG POPULER

# Merah Putih


# Penembakan Laskar FPI


# Cuaca Ekstrem


# Pasien Covid-19


# Ganjar Pranowo



TERKINI
OTT KPK di Riau, Satgas Periksa Pejabat

OTT KPK di Riau, Satgas Periksa Pejabat

NASIONAL | 24 menit yang lalu










BeritaSatu Logo
TERKONEKSI BERSAMA KAMI
BeritaSatu Facebook
BeritaSatu Twitter
BeritaSatu Instagram
BeritaSatu YouTube
Android Icon iOS Icon
Copyright © 2021 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings