Untuk Pertama Kalinya, Angka Reproduksi Efektif Covid-19 di Bawah 1
Logo BeritaSatu
Breaking News
INDEX
Breaking News

AGRI 1577 (0)   |   BASIC-IND 938 (0)   |   BISNIS-27 477 (-5)   |   COMPOSITE 5975 (-53)   |   CONSUMER 1621 (0)   |   DBX 1411 (-16)   |   FINANCE 1361 (0)   |   I-GRADE 166 (-1)   |   IDX30 471 (-4)   |   IDX80 128 (-1)   |   IDXBASIC 1248 (-11)   |   IDXBUMN20 358 (-2)   |   IDXCYCLIC 736 (-3)   |   IDXENERGY 747 (1)   |   IDXESGL 129 (-1)   |   IDXFINANCE 1325 (-12)   |   IDXG30 135 (-1)   |   IDXHEALTH 1296 (-14)   |   IDXHIDIV20 416 (-3)   |   IDXINDUST 956 (-21)   |   IDXINFRA 871 (-0)   |   IDXMESBUMN 102 (-0)   |   IDXNONCYC 740 (-6)   |   IDXPROPERT 877 (-12)   |   IDXQ30 135 (-1)   |   IDXSMC-COM 282 (-1)   |   IDXSMC-LIQ 337 (-1)   |   IDXTECHNO 3348 (-40)   |   IDXTRANS 1056 (-1)   |   IDXV30 127 (-1)   |   INFOBANK15 952 (-11)   |   INFRASTRUC 1036 (0)   |   Investor33 406 (-3)   |   ISSI 176 (-1)   |   JII 577 (-4)   |   JII70 205 (-1)   |   KOMPAS100 1130 (-11)   |   LQ45 888 (-8)   |   MANUFACTUR 1250 (0)   |   MBX 1590 (-13)   |   MINING 1939 (0)   |   MISC-IND 1036 (0)   |   MNC36 301 (-2)   |   PEFINDO25 297 (-3)   |   PROPERTY 351 (0)   |   SMinfra18 295 (-1)   |   SRI-KEHATI 340 (-3)   |   TRADE 872 (0)   |  

Untuk Pertama Kalinya, Angka Reproduksi Efektif Covid-19 di Bawah 1

Senin, 20 September 2021 | 19:57 WIB
Oleh : Lenny Tristia Tambun / WM

Jakarta, Beritasatu.com – Untuk pertama kalinya, angka reproduktif efektif Covid-19 di Indonesia mencapai di bawah angka 1, tepatnya 0,98. Data ini berdasarkan hasil estimasi dari Tim Epidemiolog Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia (UI).

Demikian disampaikan Menteri Koordinator bidang Kemaritiman dan Investasi sekaligus Koordinator PPKM Jawa-Bali Luhut Binsar Pandjaitan dalam keterangan pers secara virtual, Senin (20/9/2021).

“Situasi pandemi Covid-19 terus menunjukkan perbaikan dan hasil estimasi dari tim epidemiolog dari Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia menunjukkan angka reproduksi efektif Indonesia untuk pertama kalinya selama pandemi ini sudah berada di bawah 1, yaitu sebesar 0,98,” kata Luhut Binsar Pandjaitan.

Artinya, lanjut Luhut, setiap 1 kasus Covid-19 kini rata-rata hanya menularkan ke 0,9 orang saja. Dengan begitu, jumlah kasus Covid-19 akan terus semakin berkurang.

“Angka ini juga dapat diartikan, bahwa pandemic Covid-19 di Indonesia telah terkendali. Ini penilaian dari tim penasehat kami,” ujar Luhut Binsar Pandjaitan.

Untuk jumlah kasus baru per hari ini, Selasa (21/9/2021), mencapai 1.932 kasus, angka kesembuhan mencapai 6.799 kasus dan angka meninggal sebanyak 166 kasus dengan jumlah testing mencapai sekitar 150.000 orang.

“Jadi saya katakan, angka ini hasil kerja keras semua tim, membuahkan hasil yang cukup menggembirakan,” terang Luhut Binsar Pandjaitan.

Kendati demikian, dalam rapat terbatas (ratas) Senin pagi tadi, Presiden Joko Widodo (Jokowi) mengingatkan jajaran kementeriannya agar tetap super waspada untuk menghadapi hasil yang baik ini. Karena masih ada kemungkinan potensi munculnya gelombang ketiga.

Untuk capaian kasus harian, Luhut mengungkapkan juga menunjukkan tren yang bagus dan membaki. Angka konfirmasi positif secara nasional sudah dibawah 2.000 kasus dan kasus aktif sudah kurang dari 60.000 kasus. Tidak hanya itu, kasus harian turun drastis hingga 98% dari titik puncaknya di 15 Juli 2021 lalu.

“Dari perbaikan tersebut, saya sampaikan, bahwa saat ini tidak ada lagi kabupaten/kota yang berada di level 4 di Jawa dan Bali. Jadi semuanya pada level 3 dan 2,” tukas Luhut Binsar Pandjaitan.

Mantan Panglima TNI ini mengatakan, capaian yang baik ini tentu harus disyukuri, namun Presiden Jokowi mengingatkan agar semuanya tetap waspada dan hati-hati. Karena banyak negara setelah beberapa saat mengalami perbaikan pandemi, kemudian mengalami kenaikan kasus dengan begitu cepat.

“Nah ini yang harus kita waspadai. Risiko peningkatan kasus masih tinggi dan dapat terjadi sewaktu-waktu,” tegas Luhut Binsar Pandjaitan.



Saksikan live streaming program-program BeritaSatu TV di sini

Sumber: BeritaSatu.com

BAGIKAN

BERITA LAINNYA

SehatQ Sediakan Layanan Kesehatan untuk Karyawan Perusahaan

Setelah sukses dengan model bisnis B2C, startup di bidang teknologi kesehatan SehatQ memutuskan untuk mengembangkan bisnis ke arah korporasi atau B2B.

KESEHATAN | 19 Oktober 2021

ITAGI Pertimbangkan Booster Berplatform mRNA untuk Peserta Umrah

Sri mengatakan Pemerintah Arab Saudi menggunakan platform vaksin yang sama dengan Indonesia yakni virus utuh yang dimatikan.

KESEHATAN | 19 Oktober 2021


Mengenal Gejala dan Penyebab Epidermolisis Bulosa

Epidermolysis Bullosa (Epidermolisis Bulosa) dikenal dengan penyakit kulit langka yang ditandai dengan kerapuhan kulit dan mukosa (kulit halus).

KESEHATAN | 19 Oktober 2021

Kemenkes: 58 Juta Orang Gunakan Aplikasi PeduliLindungi untuk Beraktivitas

Siti Nadia Tarmizi mengatakan, hingga hari ini, Selasa (19/10/2021) telah mencapai 58 juta pengguna aplikasi PeduliLindungi

KESEHATAN | 19 Oktober 2021

Gelombang Ketiga Covid-19 Diprediksi Desember, Satgas: Perlu Pengetatan Aktivitas

Pengetatan ini menyusul ancaman gelombang ketiga Covid-19 yang sangat berpotensi terjadi musim libur akhir tahun ini.

KESEHATAN | 19 Oktober 2021

Hari Libur Memperingati Maulid Nabi, Satgas Ingatkan Pemda Cegah Kerumunan

Alexander mengimbau masyarakat untuk tidak beruforia karena ancaman penularan Covid-19 masih berada di sekitarnya.

KESEHATAN | 19 Oktober 2021

Vaksinasi Lansia Masih Lambat, Ini Salah Satu Penyebabnya

Vaksinasi Covid-19 lansia sampai hari ini, Selasa (19/10/2021) baru 7,7 juta atau 35,86% yang mendapat vaksin dari 21,5 juta.

KESEHATAN | 19 Oktober 2021

Pengunjung Mal Terdekteksi Covid-19, Satgas: Penyelenggara Siapkan Tim Respons

Pusat perbelanjaan atau Mal diminta menyiapkan tim respons jika ada pengunjung yang terdeteksi aplikasi PeduliLindungi belum divaksin atau terkonfirmasi positif

KESEHATAN | 19 Oktober 2021

Indonesia Kembali Sambut Dukungan Vaksin Covid-19 dari Pemerintah Jepang

Sampai saai Indonesia telah menerima sebanyak 285.300.400 dosis vaksin Covid-19 baik dalam bentuk bahan baku (bulk) maupun bentuk jadi.

KESEHATAN | 19 Oktober 2021


TAG POPULER

# Malala Yousafzai


# Tes PCR


# Liga Champions


# Singapura


# PPKM



TERKINI
Masuk PKPU, Perusahaan Pengembang Apartemen Gayanti

Masuk PKPU, Perusahaan Pengembang Apartemen Gayanti

NASIONAL | 54 menit yang lalu










BeritaSatu Logo
TERKONEKSI BERSAMA KAMI
BeritaSatu Facebook
BeritaSatu Twitter
BeritaSatu Instagram
BeritaSatu YouTube
Android Icon iOS Icon
Copyright © 2021 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings