Johnson & Johnson Sebut Dosis Kedua Vaksin Covid Beri Perlindungan 94%
Logo BeritaSatu
Breaking News
INDEX
Breaking News

AGRI 1577 (0)   |   BASIC-IND 938 (0)   |   BISNIS-27 477 (-5)   |   COMPOSITE 5975 (-53)   |   CONSUMER 1621 (0)   |   DBX 1411 (-16)   |   FINANCE 1361 (0)   |   I-GRADE 166 (-1)   |   IDX30 471 (-4)   |   IDX80 128 (-1)   |   IDXBASIC 1248 (-11)   |   IDXBUMN20 358 (-2)   |   IDXCYCLIC 736 (-3)   |   IDXENERGY 747 (1)   |   IDXESGL 129 (-1)   |   IDXFINANCE 1325 (-12)   |   IDXG30 135 (-1)   |   IDXHEALTH 1296 (-14)   |   IDXHIDIV20 416 (-3)   |   IDXINDUST 956 (-21)   |   IDXINFRA 871 (-0)   |   IDXMESBUMN 102 (-0)   |   IDXNONCYC 740 (-6)   |   IDXPROPERT 877 (-12)   |   IDXQ30 135 (-1)   |   IDXSMC-COM 282 (-1)   |   IDXSMC-LIQ 337 (-1)   |   IDXTECHNO 3348 (-40)   |   IDXTRANS 1056 (-1)   |   IDXV30 127 (-1)   |   INFOBANK15 952 (-11)   |   INFRASTRUC 1036 (0)   |   Investor33 406 (-3)   |   ISSI 176 (-1)   |   JII 577 (-4)   |   JII70 205 (-1)   |   KOMPAS100 1130 (-11)   |   LQ45 888 (-8)   |   MANUFACTUR 1250 (0)   |   MBX 1590 (-13)   |   MINING 1939 (0)   |   MISC-IND 1036 (0)   |   MNC36 301 (-2)   |   PEFINDO25 297 (-3)   |   PROPERTY 351 (0)   |   SMinfra18 295 (-1)   |   SRI-KEHATI 340 (-3)   |   TRADE 872 (0)   |  

Johnson & Johnson Sebut Dosis Kedua Vaksin Covid Beri Perlindungan 94%

Rabu, 22 September 2021 | 23:25 WIB
Oleh : Unggul Wirawan / WIR

Chicago, Beritasatu.com- Johnson & Johnson menyatakan dosis kedua vaksin Covid-19 yang diberikan sekitar dua bulan setelah dosis yang pertama dapat meningkatkan efektivitasnya menjadi 94% di Amerika Serikat (AS) terhadap bentuk penyakit sedang hingga parah. Seperti dilaporkan Reuters, Selasa (21/9/2021), efikasi itu sebanding dengan 70% perlindungan dengan dosis tunggal.

Dikatakan, data tersebut akan membantu Johnson & Johnson mengajukan kasusnya kepada regulator AS untuk vaksin penguat bahkan ketika perusahaan menekankan daya tahan vaksin sekali pakai sebagai alat untuk meredakan pandemi global.

Presiden Joe Biden mendorong vaksin penguat dalam menghadapi lonjakan rawat inap yang disebabkan oleh varian Delta. Johnson & Johnson menjadi satu-satunya pembuat obat dengan vaksin Covid-19 dengan dosis tunggal yang disetujui di Amerika Serikat. Belakangan Johnson & Johnson telah berada di bawah tekanan untuk menghasilkan bukti efektivitas dari dosis tambahan.

“Perusahaan sekarang telah menghasilkan bukti bahwa vaksin penguat lebih meningkatkan perlindungan terhadap Covid-19,” kata Paul Stoffels, kepala petugas ilmiah Johnson & Johnson.

Johnson & Johnson menyatakan vaksin penguat yang diberikan dua bulan setelah dosis pertama meningkatkan kadar antibodi empat hingga enam kali lipat. Ketika diberikan enam bulan setelah dosis pertama, tingkat antibodi melonjak dua belas kali lipat, data yang dirilis bulan lalu menunjukkan, menunjukkan peningkatan besar dalam perlindungan dengan interval yang lebih lama antara dosis.

Efek samping dengan dua dosis sebanding dengan yang terlihat dalam penelitian dengan vaksin dosis tunggal. Data belum ditinjau oleh rekan sejawat tetapi akan diserahkan untuk publikasi dalam beberapa bulan mendatang.

Hingga saat ini, hanya Pfizer Inc/Biontech SE yang telah mengirimkan data yang cukup kepada regulator AS untuk mengevaluasi apakah vaksin penguat diperlukan sebelum tenggat waktu 20 September Administrasi Biden untuk meluncurkan vaksin penguat. Keputusan tentang vaksin itu diharapkan minggu ini.

Pada Jumat, komite penasihat FDA memilih untuk merekomendasikan otorisasi darurat vaksin Pfizer tambahan untuk orang Amerika 65tahun dan lebih tua dan mereka yang berisiko tinggi penyakit parah. Tetapi FDA memilih untuk merekomendasikan terhadap persetujuan yang lebih luas, dan mereka ingin melihat lebih banyak data.



Saksikan live streaming program-program BeritaSatu TV di sini

Sumber: BeritaSatu.com

BAGIKAN

BERITA LAINNYA

SehatQ Sediakan Layanan Kesehatan untuk Karyawan Perusahaan

Setelah sukses dengan model bisnis B2C, startup di bidang teknologi kesehatan SehatQ memutuskan untuk mengembangkan bisnis ke arah korporasi atau B2B.

KESEHATAN | 19 Oktober 2021

ITAGI Pertimbangkan Booster Berplatform mRNA untuk Peserta Umrah

Sri mengatakan Pemerintah Arab Saudi menggunakan platform vaksin yang sama dengan Indonesia yakni virus utuh yang dimatikan.

KESEHATAN | 19 Oktober 2021


Mengenal Gejala dan Penyebab Epidermolisis Bulosa

Epidermolysis Bullosa (Epidermolisis Bulosa) dikenal dengan penyakit kulit langka yang ditandai dengan kerapuhan kulit dan mukosa (kulit halus).

KESEHATAN | 19 Oktober 2021

Kemenkes: 58 Juta Orang Gunakan Aplikasi PeduliLindungi untuk Beraktivitas

Siti Nadia Tarmizi mengatakan, hingga hari ini, Selasa (19/10/2021) telah mencapai 58 juta pengguna aplikasi PeduliLindungi

KESEHATAN | 19 Oktober 2021

Gelombang Ketiga Covid-19 Diprediksi Desember, Satgas: Perlu Pengetatan Aktivitas

Pengetatan ini menyusul ancaman gelombang ketiga Covid-19 yang sangat berpotensi terjadi musim libur akhir tahun ini.

KESEHATAN | 19 Oktober 2021

Hari Libur Memperingati Maulid Nabi, Satgas Ingatkan Pemda Cegah Kerumunan

Alexander mengimbau masyarakat untuk tidak beruforia karena ancaman penularan Covid-19 masih berada di sekitarnya.

KESEHATAN | 19 Oktober 2021

Vaksinasi Lansia Masih Lambat, Ini Salah Satu Penyebabnya

Vaksinasi Covid-19 lansia sampai hari ini, Selasa (19/10/2021) baru 7,7 juta atau 35,86% yang mendapat vaksin dari 21,5 juta.

KESEHATAN | 19 Oktober 2021

Pengunjung Mal Terdekteksi Covid-19, Satgas: Penyelenggara Siapkan Tim Respons

Pusat perbelanjaan atau Mal diminta menyiapkan tim respons jika ada pengunjung yang terdeteksi aplikasi PeduliLindungi belum divaksin atau terkonfirmasi positif

KESEHATAN | 19 Oktober 2021

Indonesia Kembali Sambut Dukungan Vaksin Covid-19 dari Pemerintah Jepang

Sampai saai Indonesia telah menerima sebanyak 285.300.400 dosis vaksin Covid-19 baik dalam bentuk bahan baku (bulk) maupun bentuk jadi.

KESEHATAN | 19 Oktober 2021


TAG POPULER

# Malala Yousafzai


# Tes PCR


# Liga Champions


# Singapura


# PPKM



TERKINI
Masuk PKPU, Perusahaan Pengembang Apartemen Gayanti

Masuk PKPU, Perusahaan Pengembang Apartemen Gayanti

NASIONAL | 2 jam yang lalu










BeritaSatu Logo
TERKONEKSI BERSAMA KAMI
BeritaSatu Facebook
BeritaSatu Twitter
BeritaSatu Instagram
BeritaSatu YouTube
Android Icon iOS Icon
Copyright © 2021 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings