70% Penduduk Divaksinasi Akhir 2021, Nadia: Kami Optimistis Target Tercapai
Logo BeritaSatu
Breaking News
INDEX
Breaking News

AGRI 1577 (0)   |   BASIC-IND 938 (0)   |   BISNIS-27 477 (-5)   |   COMPOSITE 5975 (-53)   |   CONSUMER 1621 (0)   |   DBX 1411 (-16)   |   FINANCE 1361 (0)   |   I-GRADE 166 (-1)   |   IDX30 471 (-4)   |   IDX80 128 (-1)   |   IDXBASIC 1248 (-11)   |   IDXBUMN20 358 (-2)   |   IDXCYCLIC 736 (-3)   |   IDXENERGY 747 (1)   |   IDXESGL 129 (-1)   |   IDXFINANCE 1325 (-12)   |   IDXG30 135 (-1)   |   IDXHEALTH 1296 (-14)   |   IDXHIDIV20 416 (-3)   |   IDXINDUST 956 (-21)   |   IDXINFRA 871 (-0)   |   IDXMESBUMN 102 (-0)   |   IDXNONCYC 740 (-6)   |   IDXPROPERT 877 (-12)   |   IDXQ30 135 (-1)   |   IDXSMC-COM 282 (-1)   |   IDXSMC-LIQ 337 (-1)   |   IDXTECHNO 3348 (-40)   |   IDXTRANS 1056 (-1)   |   IDXV30 127 (-1)   |   INFOBANK15 952 (-11)   |   INFRASTRUC 1036 (0)   |   Investor33 406 (-3)   |   ISSI 176 (-1)   |   JII 577 (-4)   |   JII70 205 (-1)   |   KOMPAS100 1130 (-11)   |   LQ45 888 (-8)   |   MANUFACTUR 1250 (0)   |   MBX 1590 (-13)   |   MINING 1939 (0)   |   MISC-IND 1036 (0)   |   MNC36 301 (-2)   |   PEFINDO25 297 (-3)   |   PROPERTY 351 (0)   |   SMinfra18 295 (-1)   |   SRI-KEHATI 340 (-3)   |   TRADE 872 (0)   |  

70% Penduduk Divaksinasi Akhir 2021, Nadia: Kami Optimistis Target Tercapai

Jumat, 24 September 2021 | 10:19 WIB
Oleh : Maria Fatima Bona / JEM

Jakarta, Beritasatu.com - Kementerian Kesehatan (Kemenkes) terus berusaha mendorong laju percepatan vaksinasi Covid-19 di Indonesia dengan target 70% masyarakat sudah divaksinasi hingga akhir 2021. Selain menjaga ketersediaan stok vaksin, Kemenkes juga menyiapkan para vaksinator yang terlatih baik berasal tenaga kesehatan (nakes) dalam lingkup Kemenkes, juga dukungan vaksinator dari elemen lainnya seperti TNI, Polri, BKKBN dan swasta.

Juru Bicara Vaksinasi Covid-19 Kementerian Kesehatan (Kemkes), Siti Nadia Tarmizi mengatakan, untuk percepatan penyuntikan ini melibatkan semua nakes yang memiliki surat tanda registrasi (STR) untuk menjadi vaksinator serta melibatkan aparat TNI-Polri, Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN), dan tenaga swasta yang telah dilatih di seluruh provinsi.

Adapun rincian vaksinator dari nakes sebanyak 119.591, TNI sebanyak 5.645, Polri sebanyak 11.174, BKKBN sebanyak 29.999, dan swasta 5.680. Ratusan ribu vaksinator tersebut tersebar di seluruh provinsi, kabupaten, kota di Tanah Air.

Nadia optimistis bahwa sampai akhir tahun ini cakupan vaksinasi Covid-19 dengan target 70% populasi Indonesia sudah menerima vaksinasi. Saat ini, kata Nadia, pihaknya berupaya agar target cakupan penyuntikan bisa mencapai 2,3 juta sehari tercapai.

“Kita masih upayakan untuk mencapai target tersebut,” kata Nadia saat dihubungi Beritasatu.com, Jumat (24/9/2021).

Adapun kendala dari cakupan vaksinasi ini, Nadia menuturkan, masih rendahnya cakupan vaksinasi bagi lansia yang belum menunjukan peningkatan signifikan. Menurutnya, perlu dukungan semua pihak untuk mendorong vaksinasi lansia.

Nadia mengajak keluarga para lansia, untuk membantu menyegerakan vaksinasi, yang sangat penting guna memberikan perlindungan kesehatan bagi kelompok rentan. Kata dia, percepatan vaksinasi lansia ini karena menjadi bagian syarat penurunan level pandemi.

Nadia mengatakan, dengan cakupan vaksinasi saat ini, pihaknya masih optimistis bahwa target dosis 1 tuntas pada akhir Desember 2021 dapat tercapai.

Menurutnya, perluasan masih terus dilakukan dengan distribusi melalui TNI/Polri dan juga pelibatan organisasi kemasyarakatan (ormas) dan organisasi keagamaan.

Sementara, masih bagi daerah yang masih terjadi penumpukan vaksin dan capaiannya cakupan masih rendah, Nadia menegaskan, hal tersebut menjadi kewenangan pemerintah daerah (pemda). Pasalnya, Kemenkes telah memberikan kewenangan pada provinsi untuk mengatur kabupaten/kota.

“Jadi pemda yang harus mendorong percepatan karena setiap wilayah itu ada target masing-masing,” ucapnya.

Nadia juga menyebutkan, pendistribusian vaksin ke daerah, Kemenkes merujuk pada data yang ada di laman vaksin https://vaksin.kemkes.go.id/#/vaccines. Dalam hal ini, apabila ada kabupaten/kota yang masih memiliki stok vaksin lebih dari 30 hari, Kemenkes belum melakukan distribusi.

Kebijakan melihat stok vaksin di daerah ini, lanjut Nadia, sebagai bentuk evaluasi dari pengiriman dilakukan sebelumnya. Oleh karena itu, Nadia berharap pemda meningkatkan kecepatan penyuntikan dan harus segera memasukan data sasaran vaksin secara realtime ke aplikasi.

Kemenkes melaporkan sampai Kamis (22/9/2021), vakupan vaksinsi dosis pertama sudah mencapai 84,121 juta dosis (40,39%) dan vaksinasi dosis kedua mencapai 47,335 juta dosis (22,73%). Pemerintah menetapka sasaran vaksinasi Covid-19 sebanyak 208.265.720 orang.



Saksikan live streaming program-program BeritaSatu TV di sini

Sumber: BeritaSatu.com

BAGIKAN

BERITA LAINNYA

SehatQ Sediakan Layanan Kesehatan untuk Karyawan Perusahaan

Setelah sukses dengan model bisnis B2C, startup di bidang teknologi kesehatan SehatQ memutuskan untuk mengembangkan bisnis ke arah korporasi atau B2B.

KESEHATAN | 19 Oktober 2021

ITAGI Pertimbangkan Booster Berplatform mRNA untuk Peserta Umrah

Sri mengatakan Pemerintah Arab Saudi menggunakan platform vaksin yang sama dengan Indonesia yakni virus utuh yang dimatikan.

KESEHATAN | 19 Oktober 2021


Mengenal Gejala dan Penyebab Epidermolisis Bulosa

Epidermolysis Bullosa (Epidermolisis Bulosa) dikenal dengan penyakit kulit langka yang ditandai dengan kerapuhan kulit dan mukosa (kulit halus).

KESEHATAN | 19 Oktober 2021

Kemenkes: 58 Juta Orang Gunakan Aplikasi PeduliLindungi untuk Beraktivitas

Siti Nadia Tarmizi mengatakan, hingga hari ini, Selasa (19/10/2021) telah mencapai 58 juta pengguna aplikasi PeduliLindungi

KESEHATAN | 19 Oktober 2021

Gelombang Ketiga Covid-19 Diprediksi Desember, Satgas: Perlu Pengetatan Aktivitas

Pengetatan ini menyusul ancaman gelombang ketiga Covid-19 yang sangat berpotensi terjadi musim libur akhir tahun ini.

KESEHATAN | 19 Oktober 2021

Hari Libur Memperingati Maulid Nabi, Satgas Ingatkan Pemda Cegah Kerumunan

Alexander mengimbau masyarakat untuk tidak beruforia karena ancaman penularan Covid-19 masih berada di sekitarnya.

KESEHATAN | 19 Oktober 2021

Vaksinasi Lansia Masih Lambat, Ini Salah Satu Penyebabnya

Vaksinasi Covid-19 lansia sampai hari ini, Selasa (19/10/2021) baru 7,7 juta atau 35,86% yang mendapat vaksin dari 21,5 juta.

KESEHATAN | 19 Oktober 2021

Pengunjung Mal Terdekteksi Covid-19, Satgas: Penyelenggara Siapkan Tim Respons

Pusat perbelanjaan atau Mal diminta menyiapkan tim respons jika ada pengunjung yang terdeteksi aplikasi PeduliLindungi belum divaksin atau terkonfirmasi positif

KESEHATAN | 19 Oktober 2021

Indonesia Kembali Sambut Dukungan Vaksin Covid-19 dari Pemerintah Jepang

Sampai saai Indonesia telah menerima sebanyak 285.300.400 dosis vaksin Covid-19 baik dalam bentuk bahan baku (bulk) maupun bentuk jadi.

KESEHATAN | 19 Oktober 2021


TAG POPULER

# Malala Yousafzai


# Tes PCR


# Liga Champions


# Singapura


# PPKM



TERKINI
Masuk PKPU, Perusahaan Pengembang Apartemen Gayanti

Masuk PKPU, Perusahaan Pengembang Apartemen Gayanti

NASIONAL | 31 menit yang lalu










BeritaSatu Logo
TERKONEKSI BERSAMA KAMI
BeritaSatu Facebook
BeritaSatu Twitter
BeritaSatu Instagram
BeritaSatu YouTube
Android Icon iOS Icon
Copyright © 2021 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings