2,8% Sekolah Jadi Klaster Covid-19, Ini Klarifikasi Kemendikbudristek
Logo BeritaSatu
Breaking News
INDEX
Breaking News

AGRI 1577 (0)   |   BASIC-IND 938 (0)   |   BISNIS-27 477 (-5)   |   COMPOSITE 5975 (-53)   |   CONSUMER 1621 (0)   |   DBX 1411 (-16)   |   FINANCE 1361 (0)   |   I-GRADE 166 (-1)   |   IDX30 471 (-4)   |   IDX80 128 (-1)   |   IDXBASIC 1248 (-11)   |   IDXBUMN20 358 (-2)   |   IDXCYCLIC 736 (-3)   |   IDXENERGY 747 (1)   |   IDXESGL 129 (-1)   |   IDXFINANCE 1325 (-12)   |   IDXG30 135 (-1)   |   IDXHEALTH 1296 (-14)   |   IDXHIDIV20 416 (-3)   |   IDXINDUST 956 (-21)   |   IDXINFRA 871 (-0)   |   IDXMESBUMN 102 (-0)   |   IDXNONCYC 740 (-6)   |   IDXPROPERT 877 (-12)   |   IDXQ30 135 (-1)   |   IDXSMC-COM 282 (-1)   |   IDXSMC-LIQ 337 (-1)   |   IDXTECHNO 3348 (-40)   |   IDXTRANS 1056 (-1)   |   IDXV30 127 (-1)   |   INFOBANK15 952 (-11)   |   INFRASTRUC 1036 (0)   |   Investor33 406 (-3)   |   ISSI 176 (-1)   |   JII 577 (-4)   |   JII70 205 (-1)   |   KOMPAS100 1130 (-11)   |   LQ45 888 (-8)   |   MANUFACTUR 1250 (0)   |   MBX 1590 (-13)   |   MINING 1939 (0)   |   MISC-IND 1036 (0)   |   MNC36 301 (-2)   |   PEFINDO25 297 (-3)   |   PROPERTY 351 (0)   |   SMinfra18 295 (-1)   |   SRI-KEHATI 340 (-3)   |   TRADE 872 (0)   |  

2,8% Sekolah Jadi Klaster Covid-19, Ini Klarifikasi Kemendikbudristek

Jumat, 24 September 2021 | 16:05 WIB
Oleh : Maria Fatima Bona / JAS

Jakarta, Beritasatu.com - Dirjen Pendidikan Anak Usia Dini, Pendidikan Dasar, dan Pendidikan Menengah (PAUD Dikdasmen) Kemendikbudristek, Jumeri memberi klarifikasi terkait data 2,8% satuan pendidikan menjadi klaster Covid-19.

Sebagaimana diketahui, sebelumnya Kemendikbudristek (Kementerian Pendidikan Kebudayaan Riset dan Teknologi) mengeluarkan siaran pers menyebutkan, sejak awal pandemi tahun 2020 lalu hingga saat ini, sebanyak 1.296 satuan pendidikan menjadi klaster Covid-19. Jumlah ini relatif kecil atau hanya 2,8% dari total 46.580 satuan pendidikan yang telah melaksanakan pembelajaran tatap muka (PTM) terbatas.

“Perlu kami luruskan dan klarifikasi, menjelaskan kembali mispersepsi yang terjadi,” kata Jumeri saat konferensi pers tentang “Pembukaan Sekolah Tatap Muka Terbatas” secara virtual, Jumat(24/9/2021).

Jumeri menuturkan, ada 4 mispersepsi atau salah pemahaman mengenai data satuan pendidikan menjadi klaster Covid-19 yang dikeluarkan oleh Kemendikbudristek. Pasalnya, data tersebut menjadi sorotan berbagai pihak.

Berikut ini terdapat 4 klasifikasi Kemdikbudristek terkait data tersebut;

Pertama, angka 2,8% satuan pendidikan yang Kemendikbudristek publikasikan bukan merupakan data klaster Covid-19. Tapi data tersebut menunjukan jumlah satuan pendidikan yang melaporkan lewat aplikasi Kemendikbudristek bahwa di sekolahnya ada warga yang tertular Covid-19.

“Jadi sekali lagi bukan klaster sekolah. Karena kita meminta laporan kepada sekolah-sekolah apakah ada data sekolah yang warganya terkena Covid-19 dari bulan Juli sampai sekarang tentu waktu yang lama. Kalau itu ada 2,8% sekolah kita ada warga yang terkena Covid-19 baik siswa, guru, maupun tenaga kependidikan, maka ada lebih 97% warga yang tidak tertular,” terangnya.

Untuk itu, Jumeri menegaskan, 2,8% adalah jumlah sekolah yang melaporkan warganya pernah terinfeksi Covid-19.

Kedua, belum tentu penularan Covid-19 di satuan pendidikan yang melaksanakan PTM terbatas. Jumeri menjelaskan, data didapatkan dari laporan 46.500 satuan pendidikan yang mengisi pendataan survei Kemendikbudristek. Adapun satuan pendidikan tersebut yang sudah melakukan PTM ataupun yang belum.

“Kita punya banyak sekolah yang melapor itu 46.500 baik dia melapor bahwa sudah PTM maupun melapor belum PTM,” ucapnya.

Ketiga, angka satuan satuan pendidikan 2,8%, bukanlah akumulasi data dari satu bulan terakhir, melainkan data akumulasi sejak Juli 2020 atau tahun ajaran 2022/2021 - 2021/2022 bulan September ini.

“Jadi itu kira-kira masa 14 bulan dari pembelajaran di Indonesia, sejak Juli tahun lalu sampai September tahun ini,” ucapnya.

Keempat, data yang beredar mengenai jumlah siswa 15. 429, dan guru 7.307 yang positif Covid-19 berasal dari laporan 46.500 satuan pendidikan yang belum diverifikasi, sehingga banyak ditemukan kesalahan. Misalnya, ada yang menginput data yang dilakukan sekolah untuk jumlah laporan guru positif melebihi jumlah guru di sekolah," imbuhnya.

“Gurunya ada 8 dilaporkan 15, sehingga ini perlu kami luruskan bahwa angka-angka guru pun perlu kami berikan klarifikasi dan penjelasan supaya masyarakat bisa tahu dan kita bersama ingin segera untuk membuka pembelajaran tatap muka terbatas ini,” ucapnya.

Menurutnya, PTM terbatas kembali digelar agar anak Indonesia segera memperoleh hak untuk memperoleh pembelajaran sebagaimana yang menjadi hak-hak mereka.

“Kita tahu PJJ (pembelajaran jarak jauh) kita tidak bisa ideal. Banyak hambatan dalam PJJ kita. Ini ikhtiar kita untuk bisa membuka sesegera mungkin pembelajaran tatap muka dengan tetap mengikuti level Covid-19 yang telah ditetapkan oleh pemerintah,” ucapnya.

Dikatakan Jumeri, PTM terbatas ini merupakan kewenangan pemerintah daerah (pemda). Namun, sejauh ini pemda dan pemerintah pusat sudah satu frekuensi untuk segera membuka PTM terbatas.

Selanjutnya, Jumeri menjelaskan, adanya 4 mispersepsi ini karena keterbatasan akurasi dari laporan satuan pendidikan terkait validitas.

“Kalau kami melakukan klarifikasi tentu tidak mungkin untuk mengecek 46.500 sekolah satu per satu kami cek itu sangat berat. Saat ini Kemendikbudristek dan Kementerian Kesehatan sedang melakukan uji coba pendataan baru dengan aplikasi PeduliLindungi,” ucapnya.



Saksikan live streaming program-program BeritaSatu TV di sini

Sumber: BeritaSatu.com

BAGIKAN

BERITA LAINNYA

Wagub Riza Minta Masyarakat Hati-Hati dengan Subvarian Delta Plus AY.4.2

Wagub DKI Ahmad Riza Patria mengingatkan warga untuk tetap waspada dan hati-hati atas munculnya mutasi Covid-19, subvarian Delta Covid-19 yang disebebut AY.4.2.

KESEHATAN | 23 Oktober 2021

Walau Pandemi, Wapres Ajak Masyarakat Tetap Beraktivitas Fisik

Wapres Maruf Amin mengajak masyarakat untuk tetap beraktivitas fisik, meski di tengah pandemi agar mencegah terjadinya osteporosis.

KESEHATAN | 23 Oktober 2021

Update Covid-19: Cakupan Vaksinasi Total Tembus 180 Juta

Cakupan vaksinasi total (1, 2, dan 3) telah menembus 180 juta lebih dosis atau tepatnya 180.537.260 suntikan.

KESEHATAN | 23 Oktober 2021

SHKJ Hadirkan Layanan Terpadu Gangguan Saluran Pencernaan

Siloam Digestive Center merupakan klinik yang didedikasikan untuk membantu pasien dan keluarga pasien melalui edukasi yang tepat seputar masalah pencernaan.

KESEHATAN | 23 Oktober 2021

Perbarindo Bersama LPS Gelar Sentra Vaksinasi di Sukabumi

Sentra vaksinasi Covid-19 yang digelar Perbarindo-LPS di Kota Sukabumi ini menargetkan peserta sekitar 3.750 orang.

KESEHATAN | 23 Oktober 2021

Wapres Canangkan Gerakan Nasional Lawan Osteoporosis

Wapres Maruf Amin menilai Osteoporosis di Indonesia perlu disikapi dan mendapat perhatian secara serius.

KESEHATAN | 23 Oktober 2021

Ini Cara Raffi Ahmad dan Keluarga Jaga Kesehatan Tubuh dan Jantung

Raffi Ahmad dan keluarga besarnya memang terus berupaya untuk menjaga kondisi kesehatan dan jantung dengan mengonsumsi makanan dan minuman bergizi.

KESEHATAN | 23 Oktober 2021

Satgas: Pelanggar Syarat Pelaku Perjalanan Bakal Disanksi

Satuan Tugas Penanganan Covid-19 menegaskan, bagi pelanggar syarat pelaku perjalanan bakal disanksi tanpa pandang bulu

KESEHATAN | 22 Oktober 2021

Update Covid-19: Kasus Harian 760, Positivity Rate 0,46%

Kementerian Kesehatan melaporkan bahwa kasus harian Covid-19 hari ini, Jumat (22/10/2021), tercatat 760. Sementara positivity rate 0,46%

KESEHATAN | 22 Oktober 2021

3.356 Balita di Batam Alami Stunting

Berdasarkan catatan Pemkot Batam, Kepulauan Riau, sebanyak 3.356 dari 55.720 anak usia di bawah lima tahun di daerah itu mengalami kekerdilan

KESEHATAN | 22 Oktober 2021


TAG POPULER

# Alec Baldwin


# Angkutan Sungai dan Danau


# LADI


# Kapal Van Der Wijck


# Pinjol Ilegal



TERKINI
Kementerian PUPR Bangun Rusun untuk Eks Gelandangan dan Pengemis di Bekasi

Kementerian PUPR Bangun Rusun untuk Eks Gelandangan dan Pengemis di Bekasi

MEGAPOLITAN | 4 menit yang lalu










BeritaSatu Logo
TERKONEKSI BERSAMA KAMI
BeritaSatu Facebook
BeritaSatu Twitter
BeritaSatu Instagram
BeritaSatu YouTube
Android Icon iOS Icon
Copyright © 2021 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings