BKKBN Luncurkan Program Mahasiswa Peduli Stunting
Logo BeritaSatu
Breaking News
INDEX
Breaking News

AGRI 1577 (0)   |   BASIC-IND 938 (0)   |   BISNIS-27 477 (-5)   |   COMPOSITE 5975 (-53)   |   CONSUMER 1621 (0)   |   DBX 1411 (-16)   |   FINANCE 1361 (0)   |   I-GRADE 166 (-1)   |   IDX30 471 (-4)   |   IDX80 128 (-1)   |   IDXBASIC 1248 (-11)   |   IDXBUMN20 358 (-2)   |   IDXCYCLIC 736 (-3)   |   IDXENERGY 747 (1)   |   IDXESGL 129 (-1)   |   IDXFINANCE 1325 (-12)   |   IDXG30 135 (-1)   |   IDXHEALTH 1296 (-14)   |   IDXHIDIV20 416 (-3)   |   IDXINDUST 956 (-21)   |   IDXINFRA 871 (-0)   |   IDXMESBUMN 102 (-0)   |   IDXNONCYC 740 (-6)   |   IDXPROPERT 877 (-12)   |   IDXQ30 135 (-1)   |   IDXSMC-COM 282 (-1)   |   IDXSMC-LIQ 337 (-1)   |   IDXTECHNO 3348 (-40)   |   IDXTRANS 1056 (-1)   |   IDXV30 127 (-1)   |   INFOBANK15 952 (-11)   |   INFRASTRUC 1036 (0)   |   Investor33 406 (-3)   |   ISSI 176 (-1)   |   JII 577 (-4)   |   JII70 205 (-1)   |   KOMPAS100 1130 (-11)   |   LQ45 888 (-8)   |   MANUFACTUR 1250 (0)   |   MBX 1590 (-13)   |   MINING 1939 (0)   |   MISC-IND 1036 (0)   |   MNC36 301 (-2)   |   PEFINDO25 297 (-3)   |   PROPERTY 351 (0)   |   SMinfra18 295 (-1)   |   SRI-KEHATI 340 (-3)   |   TRADE 872 (0)   |  

BKKBN Luncurkan Program Mahasiswa Peduli Stunting

Jumat, 24 September 2021 | 19:06 WIB
Oleh : Maria Fatima Bona / WM

Jakarta, Beritasatu.com - Indonesia memiliki target untuk mencapai generasi emas di tahun 2045. Untuk itu, harus didukung pembangunan sumber daya manusia (SDM) berkualitas dimulai sejak 1.000 hari pertama kehidupan agar mencegah anak terlahir stunting.

Pemerintah melalui Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN) meluncurkan program Mahasiswa Peduli Stunting atau disebut Mahasiswa Penting. Program itu merupakan bentuk pendampingan kepada keluarga berisiko stunting.

Deputi Bidang Koordinasi Peningkatan Kualitas Kesehatan dan Pembangunan Kependudukan Kementerian Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Kemenko PMK) Agus Suprapto mengatakan, melalui pendampingan mahasiswa diharapkan dapat meningkatkan pemahaman masyarakat tentang pencegahan stunting di tingkat keluarga.

"Peran dan keterlibatan mahasiswa di perguruan tinggi memiliki potensi dalam melakukan edukasi kepada masyarakat, sekaligus mengaplikasikan ilmu untuk pemberdayaan masyarakat," tuturnya saat Peluncuran Program Mahasiswa Penting di Universitas Muhammadiyah Yogyakarta, Jumat (24/9/2021).

Agus menuturkan, Presiden Joko Widodo telah mengeluarkan Peraturan Presiden (Perpres) 72/2021 tentang Percepatan Penurunan Stunting. Oleh karena itu, target penurunan angka stunting hingga 14% di 2024 harus benar-benar digenjot dengan melibatkan semua pihak, termasuk mahasiswa.

"Stunting ini bukan hanya concern orang kesehatan saja, tapi seluruh lintas ilmu. Maka saat memberikan edukasi, mahasiswa juga bisa melakukannya lewat pendekatan budaya setempat dan memberikan contoh," ucapnya.

Sementara itu, Asisten Sekretaris Daerah Bidang Pemberdayaan Sumber Daya Masyarakat Pemerintah Provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY), Aris Riyanta mengatakan, kasus stunting di DIY tahun 2021 sebesar 14% atau di bawah angka nasional 27%. Badan Pusat Statistik (BPS) 2020 mencatat, Indeks Khusus Penanganan Stunting DIY mendapatkan 79,3 poin atau tiga tertinggi se-Indonesia.

"Saya kira program Mahasiswa Penting ini merupakan inovasi dan upaya nyata pencegahan stunting yang sejalan dengan program KKN tematik mahasiswa dan Kampus Merdeka yang sudah dijalankan oleh perguruan tinggi di DIY," ucapnya.

Sebagai penanggung jawab percepatan penanganan stunting sesuai amanat Perpres 72/2021, Kepala BKKBN Hasto Wardoyo menegaskan program Mahasiswa Penting akan digaungkan hingga ke seluruh perguruan tinggi. Jangkauannya pun akan secara luas menyentuh masyarakat hingga pelosok Tanah Air.

Kendati, ia mengakui, pencegahan dan penanganan stunting masih sangat terhambat oleh pemahaman masyarakat yang masih rendah. Bahkan, perilaku untuk memfokuskan agar mencegah lahirnya anak stunting juga tidak belum benar-benar tepat dilakukan.

"Stunting ini jadi masalah atau hambatan menuju 2045. Kita gandeng mahasiswa agar mereka ikut memberikan edukasi terutama kepada calon pengantin, ibu hamil berisiko, dan ibu menyusui. Namun perlu diingat karena ini upaya pencegahan maka tidak ada kata berhenti dan harus terus dilakukan," kata Hasto.



Saksikan live streaming program-program BeritaSatu TV di sini

Sumber: BeritaSatu.com

BAGIKAN

BERITA LAINNYA

Hidup Sehat Berdampingan dengan Covid-19 di Era Normal yang Baru

Ketika ada seseorang atau anggota keluarga terkena Covid-19 maka seluruh anggota keluarga menerapkan protokol kesehatan ketat.

KESEHATAN | 22 Oktober 2021

Satgas Minta Jemaah Umrah Indonesia Persiapkan Diri dan Harus Sehat

Wiku Adisasmito mengingatkan, jemaah umrah yang akan berangkat umrah ke Arab Saudi harus benar-benar sehat.

KESEHATAN | 21 Oktober 2021

Survei: 63% Konsumen di Indonesia Anggap Kesehatan Kurang Ideal

Perusahaan nutrisi global, Herbalife Nutrition, kembali merilis sejumlah temuan dari hasil survei bertajuk “Asia Pacific Health Inertia Survey 2021”

KESEHATAN | 21 Oktober 2021

Puan Minta Pemerintah Jawab Kebingungan Publik Soal Penumpang Pesawat Wajib Tes PCR

Ketua DPR, Puan Maharani meminta pemerintah menjawab kebingungan masyarakat mengenai aturan penumpang pesawat wajib tes PCR.

KESEHATAN | 21 Oktober 2021

Kasus Covid-19 di Indonesia Turun Selama 13 Minggu Sejak Lonjakan Kedua

Kasus positif Covid-19 di Indonesia telah mengalami penurunan sebanyak 13 minggu berturut-turut yakni sejak lonjakan kedua

KESEHATAN | 21 Oktober 2021

Wiku: Pola Kenaikan Kasus Covid-19 di Indonesia Berbeda dengan Negara Lain

Wiku Adisasmito mengatakan, jika dibandingkan dengan negara lain pola kenaikan kasus Covid-19 di Indonesia cenderung berbeda

KESEHATAN | 21 Oktober 2021

Soal Subvarian Delta AY42, Begini Kata Pakar

AY.42, cabang baru varian delta Covid-19 bertanggung jawab atas sekitar 6% kasus di Inggris pada akhir September 2021.

KESEHATAN | 21 Oktober 2021

Wapres Dorong Jemput Bola untuk Akselerasi Vaksinasi Covid-19

Wapres KH Maruf Amin meminta Forkopimda dan seluruh organisasi perangkat daerah menjemput bola untuk mengakselerasi vaksinasi.

KESEHATAN | 21 Oktober 2021

Wiku: Strategi Kebijakan Penanganan Covid-19 Berdasarkan Fakta Lapangan

Wiku menyebutkan, analisis data pada PeduliLindungi digunakan untuk mengetahui efektivitas skrining kesehatan yang digunakan di berbagai fasilitas publik.

KESEHATAN | 21 Oktober 2021

Update Covid-19: 4.336 Suspek, Kasus Positif Tambah 633

Hari ini Kemenkes mencatat sebanyak 4.336 suspek dan penambahan kasus positif sebanyak 633

KESEHATAN | 21 Oktober 2021


TAG POPULER

# Aipda Ambarita


# WhatsApp


# Tes PCR


# Denmark Terbuka


# Antidoping



TERKINI
Perbasi Dukung Menpora Bentuk Tim Bebaskan LADI dari Sanksi WADA

Perbasi Dukung Menpora Bentuk Tim Bebaskan LADI dari Sanksi WADA

OLAHRAGA | 4 menit yang lalu










BeritaSatu Logo
TERKONEKSI BERSAMA KAMI
BeritaSatu Facebook
BeritaSatu Twitter
BeritaSatu Instagram
BeritaSatu YouTube
Android Icon iOS Icon
Copyright © 2021 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings