Gelombang Ketiga Covid-19 Bisa Dicegah, Pemerintah dan Masyarakat Harus Konsisten Atasi Bersama
Logo BeritaSatu
Breaking News
INDEX
Breaking News

AGRI 1577 (0)   |   BASIC-IND 938 (0)   |   BISNIS-27 477 (-5)   |   COMPOSITE 5975 (-53)   |   CONSUMER 1621 (0)   |   DBX 1411 (-16)   |   FINANCE 1361 (0)   |   I-GRADE 166 (-1)   |   IDX30 471 (-4)   |   IDX80 128 (-1)   |   IDXBASIC 1248 (-11)   |   IDXBUMN20 358 (-2)   |   IDXCYCLIC 736 (-3)   |   IDXENERGY 747 (1)   |   IDXESGL 129 (-1)   |   IDXFINANCE 1325 (-12)   |   IDXG30 135 (-1)   |   IDXHEALTH 1296 (-14)   |   IDXHIDIV20 416 (-3)   |   IDXINDUST 956 (-21)   |   IDXINFRA 871 (-0)   |   IDXMESBUMN 102 (-0)   |   IDXNONCYC 740 (-6)   |   IDXPROPERT 877 (-12)   |   IDXQ30 135 (-1)   |   IDXSMC-COM 282 (-1)   |   IDXSMC-LIQ 337 (-1)   |   IDXTECHNO 3348 (-40)   |   IDXTRANS 1056 (-1)   |   IDXV30 127 (-1)   |   INFOBANK15 952 (-11)   |   INFRASTRUC 1036 (0)   |   Investor33 406 (-3)   |   ISSI 176 (-1)   |   JII 577 (-4)   |   JII70 205 (-1)   |   KOMPAS100 1130 (-11)   |   LQ45 888 (-8)   |   MANUFACTUR 1250 (0)   |   MBX 1590 (-13)   |   MINING 1939 (0)   |   MISC-IND 1036 (0)   |   MNC36 301 (-2)   |   PEFINDO25 297 (-3)   |   PROPERTY 351 (0)   |   SMinfra18 295 (-1)   |   SRI-KEHATI 340 (-3)   |   TRADE 872 (0)   |  

Gelombang Ketiga Covid-19 Bisa Dicegah, Pemerintah dan Masyarakat Harus Konsisten Atasi Bersama

Jumat, 24 September 2021 | 22:11 WIB
Oleh : Hendro D Situmorang / WM

Jakarta, Beritasatu.com - Epidemiolog Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Indonesia (FKM UI), Pandu Riono menegaskan, ancaman gelombang ketiga Covid-19 pada Desember nanti khususnya liburan Natal dan tahun baru bisa dicegah asal pemerintah dan masyarakat konsisten dan komitmen bersama-sama untuk mengatasinya bersama.

"Langkah pencegahannya ya harus antisipasi gelombang ketiga ini. Tentu pada liburan tahun baru besok pasti banyak yang bepergian dan baiknya harus dicegah. Saya kurang tahu bagaimana mencegahnya, itu menjadi kendali dari pemerintah dan menerapkan berbagai cara dengan maksimal PeduliLindungi dan lainnya," katanya, kepada Beritasatu.com, Jumat (24/9/2021).

Menurutnya, saat ini memang kasus Covid-19 di Indonesia mulai melandai (menurun) dan mulai adanya pelonggaran dengan dibukanya kembali sekolah, perkantoran, mal dan lainnya. Namun Itu dilakukan dengan harus memenuhi persyaratan yang ketat dan harus sudah divaksinasi dan status Covid-19 nya negatif.

"Karena itu, kita harus memperhatikan terus penularan yang sudah cukup rendah ini. Dengan tetap menerapkan protokol kesehatan dan dilakukan semua orang secara konsisten, maka gelombang ketiga bisa dicegah atau minimal bisa saja tetap terjadi lonjakan tetapi tidak tinggi seperti gelombang satu dan dua yang dahulu," urai dr Pandu.

Selain itu, pemerintah juga sudah memperketat pintu masuk semua wilayah di Indonesia baik di bandara, pelabuhan dan lainnya. Baginya hal yang terpenting adalah dijalankan secara konsisten dan ia percaya meski terjadi peningkatan kasus Covid-19 nantinya. Namun semua itu bisa diatasi dan tidak akan sampai terjadi rumah sakit kolaps seperti terdahulu, karena sudah memiliki pengalaman sebelumnya dan mulai mempersiapkan semuanya.

"Pemerintah harus memaksimalkan penerapan aplikasi PeduliLindungi. Namun juga harus diperbaiki menjadi lebih baik agar bisa jadi prasyarat seperti harus ada sertifikat vaksinasi dan diyakinkan sudah negatif Covid-19 bagi yang ingin beraktivitas di luar," ungkap Pandu.

Masyarakat memang mengkhawatirkan adanya varian-varian baru Covid-19 yang bisa turut memicu gelombang ketiga. Selain varian Delta, Beta dan Alpha, juga muncul varian baru yakni varian Mu dan Lambda yang disebut-sebut sangat berbahaya.

Namun epidemiolog ini menegaskan, yang ada di Indonesia saat ini hanyalah varian Delta dan varian lama yakni Lambda. Namun Lambda terkalahkan oleh Delta karena penularannya yang lebih cepat dan menjadi mayoritas di Tanah Air dan yang lebih mudah menular itulah yang paling bertahan.

"Efikasi vaksin yang digunakan di Indonesia terhadap varian saat ini masih baik dan cukup ampuh untuk mengatasi Covid-19. Vaksin yang kita pakai ini kan bukan untuk vaksin Alpha, Delta dan lainnya. Selama vaksin itu masih mengenali virus Covid-19 tingkat keparahan sakit dan angka kematian bisa diminimalisir. Selama ini yang sudah divaksinasi juga jauh lebih rendah daripada yang belum divaksin," katanya.

Tantangan terbesarnya adalah sebelum Desember 2021 ini vaksinasi terhadap masyarakat harus ditingkatkan sudah lebih dari 50% untuk dosis kedua.

"Namun pihak pemerintah menargetkan 70% masyarakat Indonesia sudah divaksinasi dan itu sangat bagus. Tetapi target vaksinasi itu harus dipertanyakan kembali, untuk tingkat dosis pertama atau kedua. Ya minimal 50% masyarakat Indonesia untuk dosis kedua pada Desember mendatang," kata Pandu.



Saksikan live streaming program-program BeritaSatu TV di sini

Sumber: BeritaSatu.com

BAGIKAN

BERITA LAINNYA

Lacak 20 Variasi Varian Delta, WHO Sebut AY.42 Perlu Jadi Perhatian

Menurut Maria Van Kerkhove, pimpinan teknis WHO untuk Covid-19, salah satu variannya AY.42 menjadi yang harus diperhatikan.

KESEHATAN | 22 Oktober 2021

Hidup Sehat Berdampingan dengan Covid-19 di Era Normal yang Baru

Ketika ada seseorang atau anggota keluarga terkena Covid-19 maka seluruh anggota keluarga menerapkan protokol kesehatan ketat.

KESEHATAN | 22 Oktober 2021

Satgas Minta Jemaah Umrah Indonesia Persiapkan Diri dan Harus Sehat

Wiku Adisasmito mengingatkan, jemaah umrah yang akan berangkat umrah ke Arab Saudi harus benar-benar sehat.

KESEHATAN | 21 Oktober 2021

Survei: 63% Konsumen di Indonesia Anggap Kesehatan Kurang Ideal

Perusahaan nutrisi global, Herbalife Nutrition, kembali merilis sejumlah temuan dari hasil survei bertajuk “Asia Pacific Health Inertia Survey 2021”

KESEHATAN | 21 Oktober 2021

Puan Minta Pemerintah Jawab Kebingungan Publik Soal Penumpang Pesawat Wajib Tes PCR

Ketua DPR, Puan Maharani meminta pemerintah menjawab kebingungan masyarakat mengenai aturan penumpang pesawat wajib tes PCR.

KESEHATAN | 21 Oktober 2021

Kasus Covid-19 di Indonesia Turun Selama 13 Minggu Sejak Lonjakan Kedua

Kasus positif Covid-19 di Indonesia telah mengalami penurunan sebanyak 13 minggu berturut-turut yakni sejak lonjakan kedua

KESEHATAN | 21 Oktober 2021

Wiku: Pola Kenaikan Kasus Covid-19 di Indonesia Berbeda dengan Negara Lain

Wiku Adisasmito mengatakan, jika dibandingkan dengan negara lain pola kenaikan kasus Covid-19 di Indonesia cenderung berbeda

KESEHATAN | 21 Oktober 2021

Soal Subvarian Delta AY42, Begini Kata Pakar

AY.42, cabang baru varian delta Covid-19 bertanggung jawab atas sekitar 6% kasus di Inggris pada akhir September 2021.

KESEHATAN | 21 Oktober 2021

Wapres Dorong Jemput Bola untuk Akselerasi Vaksinasi Covid-19

Wapres KH Maruf Amin meminta Forkopimda dan seluruh organisasi perangkat daerah menjemput bola untuk mengakselerasi vaksinasi.

KESEHATAN | 21 Oktober 2021

Wiku: Strategi Kebijakan Penanganan Covid-19 Berdasarkan Fakta Lapangan

Wiku menyebutkan, analisis data pada PeduliLindungi digunakan untuk mengetahui efektivitas skrining kesehatan yang digunakan di berbagai fasilitas publik.

KESEHATAN | 21 Oktober 2021


TAG POPULER

# Aipda Ambarita


# WhatsApp


# Tes PCR


# Denmark Terbuka


# Antidoping



TERKINI
Korban Pinjol Jangan Ragu Ajukan Perlindungan di LPSK

Korban Pinjol Jangan Ragu Ajukan Perlindungan di LPSK

NASIONAL | 3 menit yang lalu










BeritaSatu Logo
TERKONEKSI BERSAMA KAMI
BeritaSatu Facebook
BeritaSatu Twitter
BeritaSatu Instagram
BeritaSatu YouTube
Android Icon iOS Icon
Copyright © 2021 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings