Pentingnya Melakukan Premarital Check Up Sebelum Menikah
Logo BeritaSatu
Breaking News
INDEX
Breaking News

AGRI 1577 (0)   |   BASIC-IND 938 (0)   |   BISNIS-27 477 (-5)   |   COMPOSITE 5975 (-53)   |   CONSUMER 1621 (0)   |   DBX 1411 (-16)   |   FINANCE 1361 (0)   |   I-GRADE 166 (-1)   |   IDX30 471 (-4)   |   IDX80 128 (-1)   |   IDXBASIC 1248 (-11)   |   IDXBUMN20 358 (-2)   |   IDXCYCLIC 736 (-3)   |   IDXENERGY 747 (1)   |   IDXESGL 129 (-1)   |   IDXFINANCE 1325 (-12)   |   IDXG30 135 (-1)   |   IDXHEALTH 1296 (-14)   |   IDXHIDIV20 416 (-3)   |   IDXINDUST 956 (-21)   |   IDXINFRA 871 (-0)   |   IDXMESBUMN 102 (-0)   |   IDXNONCYC 740 (-6)   |   IDXPROPERT 877 (-12)   |   IDXQ30 135 (-1)   |   IDXSMC-COM 282 (-1)   |   IDXSMC-LIQ 337 (-1)   |   IDXTECHNO 3348 (-40)   |   IDXTRANS 1056 (-1)   |   IDXV30 127 (-1)   |   INFOBANK15 952 (-11)   |   INFRASTRUC 1036 (0)   |   Investor33 406 (-3)   |   ISSI 176 (-1)   |   JII 577 (-4)   |   JII70 205 (-1)   |   KOMPAS100 1130 (-11)   |   LQ45 888 (-8)   |   MANUFACTUR 1250 (0)   |   MBX 1590 (-13)   |   MINING 1939 (0)   |   MISC-IND 1036 (0)   |   MNC36 301 (-2)   |   PEFINDO25 297 (-3)   |   PROPERTY 351 (0)   |   SMinfra18 295 (-1)   |   SRI-KEHATI 340 (-3)   |   TRADE 872 (0)   |  

Pentingnya Melakukan Premarital Check Up Sebelum Menikah

Sabtu, 25 September 2021 | 17:26 WIB
Oleh : Indah Handayani / FER

Bekasi, Beritasatu.com - Momentum pernikahan merupakan hal sakral yang saling bersambungan dari berbagai faktor kehidupan. Satu hal penting akan momentum pernikahan adalah terciptanya keadaan sehat jasmani dan rohani dari calon suami istri tersebut. 



Dokter spesialis kandungan dan kebidanan Siloam Hospitals Bekasi Sepanjang Jaya, dr Tony Winata SpOG mengatakan keadaan sehat jasmani dan rohani merupakan faktor penentu dalam menyambut rencana pernikahan.

"Karenanya perlu melakukan premarital check-up, minimal enam bulan sebelum dilangsungkannya hari pernikahan. Hal itu guna memenuhi waktu penatalaksanaan apabila terdeteksi adanya masalah kesehatan dari kedua pasangan," ungkap dr Tony, Sabtu (25/9/2021).

Menurut dr Tony, melakukan premarital check up banyak memiliki manfaat. Hal itu mulai dari mendeteksi dan mencegah penyakit menular, menyembuhkan penyakit dengan menyesuaikan waktu sebelum persiapan pernikahan.

"Hal penting lainnya, dapat mempersiapkan cara kehamilan terbaik dan menghasilkan keturunan yang sangat berkualitas. Dengan melakukan premarital check up, turut pula melengkapi beberapa vaksin yang diperlukan," imbuh dr Tony. 



Adapun tujuan premarital check up lainnya adalah mencegah penularan penyakit kepada pasangan dan calon anak kelak. Selain bermanfaat guna mengetahui status kesehatan pasangan dan mendeteksi penyakit menular, seperti hepatitis B dan HIV/AIDS, pun mendeteksi potensi penyakit atau kelainan genetik, seperti anemia sel sabit, thalasemia, dan hemofilia.

Lebih lanjut, dr Tony mengatakan, salah satu penyakit genetik yang dapat dicegah dengan pemeriksaan ini adalah thalasemia. Penyakit ini terjadi ketika sel darah merah tidak dapat menyebarkan oksigen ke seluruh tubuh dengan baik.

Jenis tes yang dilakukan adalah tes golongan darah, berguna untuk menyajikan sejumlah informasi dalam mempersiapkan garis keturunan.

"Jika golongan darah dari pasangan yang akan menikah, tidak cocok, hal tersebut dapat memengaruhi perkembangan bayi di dalam rahim, atau meningkatkan potensi adanya masalah kesehatan pada anak di masa depan," imbuhnya.

Tes selanjutnya adalah tes kelainan darah. Kelainan darah merupakan kondisi kesehatan yang berkepanjangan dan dapat mempengaruhi kesehatan kehamilan.

Bayi yang lahir dari ibu dengan kelainan darah memiliki kemungkinan lebih besar untuk menderita penyakit yang sama. Ada pula tes penyakit menular seksual yang berguna mengantisipasi potensi penularan.

Tes penyakit genetik dalam premarital check up, tes ini dapat dilakukan untuk memeriksa diabetes, kanker, hipertensi, penyakit jantung, dan lain sebagainya.



"Secara detail, penataan premarital check up merupakan serangkaian tes kesehatan yang dilakukan calon suami istri yang meliputi konsultasi, rontgen dan laboratorium," pungkas dr Tony.



Saksikan live streaming program-program BeritaSatu TV di sini

Sumber: Investor Daily

BAGIKAN

BERITA LAINNYA

Politikus PKB Tolak Aturan Penumpang Pesawat Wajib Tes PCR

Politikus PKB Neng Eem Marhamah Zulfah Hiz menolak aturan penumpang pesawat wajib tes PCR.

KESEHATAN | 20 Oktober 2021

Rhea Health Tone Diproduksi di Indonesia

Rhea Indonesia memperkenalkan inovasi Rhea Health Tone yang berasal dari ekstrak tanaman herbal alami.

KESEHATAN | 20 Oktober 2021

Tokocrypto Salurkan Donasi untuk Tenaga Kesehatan Tanggulangi Covid-19

Lelang amal Tokocrypto yang bekerjasama dengan BenihBaik.com ini berhasil mengumpulkan donasi sebesar Rp 76.600.015.

KESEHATAN | 20 Oktober 2021

Indonesia Terima Bantuan Vaksin Covid-19 dari Australia dan Jepang

Jenis vaksin Covid-19 yang diterima dari Australia dan Jepang adalah Astrazeneca.

KESEHATAN | 20 Oktober 2021

Update Covid-19: Total Vaksinasi Tembus 175 Juta

Cakupan vaksinasi total (1, 2, dan 3) pada hari ini, Rabu (20/10/2021) telah mencapai 175.503.879 suntikan.

KESEHATAN | 20 Oktober 2021

Masih Dibahas, Syarat Perjalanan Pesawat Domestik Belum Berubah

Hasil negatif Covid-19 dengan tes antigen tetap diakui untuk perjalanan domestik dengan transportasi udara di antara bandara-bandara di Jawa dan Bali.

KESEHATAN | 20 Oktober 2021

Epidemiolog Anggap Tes PCR Sebagai Syarat Pelaku Perjalanan Tidak Tepat

Pemerintah saat ini mewajibkan semua calon penumpang pesawat untuk melakukan tes PCR H-2 kendati sudah divaksinasi lengkap.

KESEHATAN | 20 Oktober 2021

Satgas Covid-19 Imbau Pemda Tingkatkan Pengawasan Protokol Kesehatan

Pemda diminta meningkatkan pengawasan protokol kesehatan guna mengantisipasi kenaikan kasus Covid-19.

KESEHATAN | 20 Oktober 2021

Satgas Janji Jelaskan Aturan Mengapa Penumpang Pesawat Wajib PCR dan Angkutan Darat Tidak

Juru Bicara Pemerintah untuk Penanganan Covid-19 Wiku Adisasmito berjanji bakal memberikan penjelasan detail besok, Kamis (21/10/2021).

KESEHATAN | 20 Oktober 2021

Jokowi Sebut 171 Juta Dosis Vaksin Sudah Disuntikkan ke Rakyat

Presiden Joko Widodo (Jokowi) menyebutkan hingga saat ini, sudah ada sebanyak 171 juta dosis vaksin Covid-19 yang disuntikkan ke rakyat Indonesia.

KESEHATAN | 20 Oktober 2021


TAG POPULER

# Losmen Bu Broto


# Pedang Perang Salib


# Syarat Perjalanan Domestik


# Aipda Ambarita


# Anies Baswedan



TERKINI
Pengamat: Naik Pesawat Wajib Tes PCR Bebani Calon Penumpang dan Maskapai

Pengamat: Naik Pesawat Wajib Tes PCR Bebani Calon Penumpang dan Maskapai

EKONOMI | 3 menit yang lalu










BeritaSatu Logo
TERKONEKSI BERSAMA KAMI
BeritaSatu Facebook
BeritaSatu Twitter
BeritaSatu Instagram
BeritaSatu YouTube
Android Icon iOS Icon
Copyright © 2021 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings