Pelonggaran PPKM Tingkatkan Persepsi Publik terhadap Kondisi Ekonomi Nasional
Logo BeritaSatu
Breaking News
INDEX
Breaking News

AGRI 1577 (0)   |   BASIC-IND 938 (0)   |   BISNIS-27 477 (-5)   |   COMPOSITE 5975 (-53)   |   CONSUMER 1621 (0)   |   DBX 1411 (-16)   |   FINANCE 1361 (0)   |   I-GRADE 166 (-1)   |   IDX30 471 (-4)   |   IDX80 128 (-1)   |   IDXBASIC 1248 (-11)   |   IDXBUMN20 358 (-2)   |   IDXCYCLIC 736 (-3)   |   IDXENERGY 747 (1)   |   IDXESGL 129 (-1)   |   IDXFINANCE 1325 (-12)   |   IDXG30 135 (-1)   |   IDXHEALTH 1296 (-14)   |   IDXHIDIV20 416 (-3)   |   IDXINDUST 956 (-21)   |   IDXINFRA 871 (-0)   |   IDXMESBUMN 102 (-0)   |   IDXNONCYC 740 (-6)   |   IDXPROPERT 877 (-12)   |   IDXQ30 135 (-1)   |   IDXSMC-COM 282 (-1)   |   IDXSMC-LIQ 337 (-1)   |   IDXTECHNO 3348 (-40)   |   IDXTRANS 1056 (-1)   |   IDXV30 127 (-1)   |   INFOBANK15 952 (-11)   |   INFRASTRUC 1036 (0)   |   Investor33 406 (-3)   |   ISSI 176 (-1)   |   JII 577 (-4)   |   JII70 205 (-1)   |   KOMPAS100 1130 (-11)   |   LQ45 888 (-8)   |   MANUFACTUR 1250 (0)   |   MBX 1590 (-13)   |   MINING 1939 (0)   |   MISC-IND 1036 (0)   |   MNC36 301 (-2)   |   PEFINDO25 297 (-3)   |   PROPERTY 351 (0)   |   SMinfra18 295 (-1)   |   SRI-KEHATI 340 (-3)   |   TRADE 872 (0)   |  

Pelonggaran PPKM Tingkatkan Persepsi Publik terhadap Kondisi Ekonomi Nasional

Minggu, 26 September 2021 | 15:48 WIB
Oleh : Lenny Tristia Tambun / JEM

Jakarta, Beritasatu.com – Direktur Eksekutif Indikator Politik Indonesia Burhanuddin Muhtadi mengatakan pelonggaran pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM) di masa pandemi Covid-19 telah meningkatkan persepsi publik terhadap kondisi perekonomian nasional.

“Persepsi publik terhadap kondisi perekonomian nasional menunjukkan sedikit perbaikan dibandingkan dua bulan lalu,” kata Burhanuddin Muhtadi dalam acara Rilis Temuan Survei Nasional: “Evaluasi Publik terhadap Penanganan Pandemi, Pelaksanaan Demokrasi dan Isu-isu Terkini”, Minggu (26/9/2021).

Burhanuddin mengatakan survei yang dilakukan Indikator Politik Indonesia dilakukan sejak 17-21 September, dengan menggunakan kontak telepon kepada 1.200 responden yang dipilih acak dari kumpulan sampel acak survei tatap muka yang dilakukan pada rentang Maret 2018 hingga Juni 2021.

Dengan asumsi metode simple random sampling, ukuran 1.200 responden memiliki toleransi kesalahan (margin of error) sekitar 2,9% pada tingkat kepercayaan 95%. Sampel berasal dari seluruh provinsi yang terdistribusi secara proporsional.

Dari temuan survei terhadap persepsi publik terkait keadaan ekonomi nasional, tercatat ada 36,7% responden mengatakan keadaan ekonomi nasional buruk, sedangkan yang mengatakan sangat buruk ada 7,4%.

Lalu, masyarakat yang menyatakan baik sekitar 0,7%, kemudian baik sebanyak 16,1% dan tidak baik dan tidak buruk atau sedang saja ada sebanyak 33,3% responden.

“Kalau kita total ada 44,1% responden yang menyatakan kondisi ekonomi nasional waktu survei dilakukan dalam keadaan buruk atau sangat buruk. Jadi lebih banyak yang mengatakan keadaan ekonomi nasional buruk ketimbang baik. Jadi kalau kita lihat, naiknya lebih banyak yang menilai negatif,” ujar Burhanuddin Muhtadi.

Namun, bila dibandingkan dengan tren kondisi ekonomi nasional dalam satu tahun terakhir ini, Burhanuddin melihat persepsi publik terhadap kondisi ekonomi nasional sedikit mengalami perbaikan, meskipun masih cenderung dinilai buruk.

“Kalau kita bandingkan Mei 2020, kuartal II tahun lalu, waktu itu yang menilai kondisi ekonomi nasional buruk mencapai 81%. Itu luar biasa tinggi. Ada kenaikan super eksponensial dibandingkan bulan Februari, disurvei sebelum pandemi 2020, hanya 24% yang menyatakan buruk saat itu, lalu naik tajam 81%,” terang Burhanuddin Muhtadi.

Tetapi kemudian, lanjutnya, seiring berjalannya waktu, sempat terjadi rebound kembali pada Juli 2021, pada saat gelombang kedua karena adanya varian Delta dan PPKM Darurat diterapkan sehingga awalnya kegiatan masyarakat mengalami pelonggaran kembali diperketat, dan membuat mobilitas masyarakat dalam mencari nafkah menjadi terganggu. Saat itu, berdasarkan hasil survei, jumlah masyarakat yang menyatakan kondisi ekonomi nasional memburuk mencapai 52%.

“Nah di survei September, yang mengatakan kondisi ekonomi nasional itu memburuk turun jadi 44,1%. Ini mungkin berkaitan dengan pelonggaran PPKM. Sebelumnya ada PPKM Darurat, lalu ada PPKM Level 1-4, dan makin lama diturunkan serta perbaikan kondisi penanganan Covid-19,” papar Burhanuddin Muhtadi.

Menurutnya, masyarakat yang menyatakan kondisi ekonomi nasional masih memburuk, umumnya adalah warga yang tidak mempunyai penghasilan tetap (fixed income) yang bekerja di sektor informal.



Saksikan live streaming program-program BeritaSatu TV di sini

Sumber: BeritaSatu.com

BAGIKAN

BERITA LAINNYA

Satgas Minta Jemaah Umrah Indonesia Persiapkan Diri dan Harus Sehat

Wiku Adisasmito mengingatkan, jemaah umrah yang akan berangkat umrah ke Arab Saudi harus benar-benar sehat.

KESEHATAN | 21 Oktober 2021

Survei: 63% Konsumen di Indonesia Anggap Kesehatan Kurang Ideal

Perusahaan nutrisi global, Herbalife Nutrition, kembali merilis sejumlah temuan dari hasil survei bertajuk “Asia Pacific Health Inertia Survey 2021”

KESEHATAN | 21 Oktober 2021

Puan Minta Pemerintah Jawab Kebingungan Publik Soal Penumpang Pesawat Wajib Tes PCR

Ketua DPR, Puan Maharani meminta pemerintah menjawab kebingungan masyarakat mengenai aturan penumpang pesawat wajib tes PCR.

KESEHATAN | 21 Oktober 2021

Kasus Covid-19 di Indonesia Turun Selama 13 Minggu Sejak Lonjakan Kedua

Kasus positif Covid-19 di Indonesia telah mengalami penurunan sebanyak 13 minggu berturut-turut yakni sejak lonjakan kedua

KESEHATAN | 21 Oktober 2021

Wiku: Pola Kenaikan Kasus Covid-19 di Indonesia Berbeda dengan Negara Lain

Wiku Adisasmito mengatakan, jika dibandingkan dengan negara lain pola kenaikan kasus Covid-19 di Indonesia cenderung berbeda

KESEHATAN | 21 Oktober 2021

Soal Subvarian Delta AY42, Begini Kata Pakar

AY.42, cabang baru varian delta Covid-19 bertanggung jawab atas sekitar 6% kasus di Inggris pada akhir September 2021.

KESEHATAN | 21 Oktober 2021

Wapres Dorong Jemput Bola untuk Akselerasi Vaksinasi Covid-19

Wapres KH Maruf Amin meminta Forkopimda dan seluruh organisasi perangkat daerah menjemput bola untuk mengakselerasi vaksinasi.

KESEHATAN | 21 Oktober 2021

Wiku: Strategi Kebijakan Penanganan Covid-19 Berdasarkan Fakta Lapangan

Wiku menyebutkan, analisis data pada PeduliLindungi digunakan untuk mengetahui efektivitas skrining kesehatan yang digunakan di berbagai fasilitas publik.

KESEHATAN | 21 Oktober 2021

Update Covid-19: 4.336 Suspek, Kasus Positif Tambah 633

Hari ini Kemenkes mencatat sebanyak 4.336 suspek dan penambahan kasus positif sebanyak 633

KESEHATAN | 21 Oktober 2021

Wiku: Kebijakan Penyesuaian Moda Transportasi Prinsipnya untuk Uji Coba Pelonggaran Mobilitas

Wiku juga mengatakan, swab test PCR Covid-19 sebagai metode testing yang lebih sensitif dapat mendeteksi orang terinfeksi lebih baik daripada rapid antigen.

KESEHATAN | 21 Oktober 2021


TAG POPULER

# Aipda Ambarita


# WhatsApp


# Tes PCR


# Denmark Terbuka


# Antidoping



TERKINI
Kapolresta Malang Kota: Santri Jadi Role Model Penerapan Protokol Kesehatan

Kapolresta Malang Kota: Santri Jadi Role Model Penerapan Protokol Kesehatan

NASIONAL | 6 menit yang lalu










BeritaSatu Logo
TERKONEKSI BERSAMA KAMI
BeritaSatu Facebook
BeritaSatu Twitter
BeritaSatu Instagram
BeritaSatu YouTube
Android Icon iOS Icon
Copyright © 2021 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings