Mulai Oktober, Fitur PeduliLindungi Tersedia di Grab, Gojek hingga Jaki
Logo BeritaSatu
Breaking News
INDEX
Breaking News

AGRI 1577 (0)   |   BASIC-IND 938 (0)   |   BISNIS-27 477 (-5)   |   COMPOSITE 5975 (-53)   |   CONSUMER 1621 (0)   |   DBX 1411 (-16)   |   FINANCE 1361 (0)   |   I-GRADE 166 (-1)   |   IDX30 471 (-4)   |   IDX80 128 (-1)   |   IDXBASIC 1248 (-11)   |   IDXBUMN20 358 (-2)   |   IDXCYCLIC 736 (-3)   |   IDXENERGY 747 (1)   |   IDXESGL 129 (-1)   |   IDXFINANCE 1325 (-12)   |   IDXG30 135 (-1)   |   IDXHEALTH 1296 (-14)   |   IDXHIDIV20 416 (-3)   |   IDXINDUST 956 (-21)   |   IDXINFRA 871 (-0)   |   IDXMESBUMN 102 (-0)   |   IDXNONCYC 740 (-6)   |   IDXPROPERT 877 (-12)   |   IDXQ30 135 (-1)   |   IDXSMC-COM 282 (-1)   |   IDXSMC-LIQ 337 (-1)   |   IDXTECHNO 3348 (-40)   |   IDXTRANS 1056 (-1)   |   IDXV30 127 (-1)   |   INFOBANK15 952 (-11)   |   INFRASTRUC 1036 (0)   |   Investor33 406 (-3)   |   ISSI 176 (-1)   |   JII 577 (-4)   |   JII70 205 (-1)   |   KOMPAS100 1130 (-11)   |   LQ45 888 (-8)   |   MANUFACTUR 1250 (0)   |   MBX 1590 (-13)   |   MINING 1939 (0)   |   MISC-IND 1036 (0)   |   MNC36 301 (-2)   |   PEFINDO25 297 (-3)   |   PROPERTY 351 (0)   |   SMinfra18 295 (-1)   |   SRI-KEHATI 340 (-3)   |   TRADE 872 (0)   |  

Mulai Oktober, Fitur PeduliLindungi Tersedia di Grab, Gojek hingga Jaki

Senin, 27 September 2021 | 14:44 WIB
Oleh : Novy Lumanauw / JEM

Jakarta. Beritasatu.com – Chief Digital Transformation Office, Kementerian Kesehatan (Kemenkes), Setiaji mengatakan, mulai Oktober 2021 masyarakat dapat mengakses fitur-fitur yang ada di PeduliLindungi melalui platform digital Gojek, Grab, Tokopedia, Traveloka, Tiket, Dana, Cinema XXI, Link Aja, dan aplikasi Jaki (Jakarta Kini) milik Pemerintah Provinsi DKI Jakarta

”Fitur ini akan launching di bulan Oktober ini. Ada proses di mana kami memerlukan beberapa model untuk bisa diakses oleh setiap orang. Jadi aplikasi yang paling banyak digunakan itu kan seperti ada Gojek, Grab, Tokopedia dan lain sebagainya. Itu bisa digunakan untuk bisa masuk ke berbagai macam fitur yang ada di PeduliLindungi,” ujar Setiaji seperti dilansir laman Sekretariat Kabinet pada Senin (27/9/2021).

Ia mengatakan, masyarakat yang tidak memiliki ponsel pintar dan akan melakukan perjalanan udara maupun dengan kereta api tetap bisa teridentifikasi status hasil tes swab PCR maupun antigen dan sertifikat vaksinnya melalui nomor induk kependudukan (NIK) saat membeli tiket.

”Sudah kami berlakukan di bandara, misalnya di bandara itu bahkan di tiket sudah kita integrasikan. Kalau naik kereta api itu sudah tervalidasi pada saat pesan tiket, sehingga tanpa menggunakan handphone pun itu bisa diidentifikasi bahwa yang bersangkutan sudah memiliki vaksin dan ada hasil tesnya (PCR atau antigen),” terangnya.

Sementara itu, bagi tempat yang tidak terintegrasi dengan aplikasi PeduliLindungi, masyarakat bisa memeriksanya secara mandiri di aplikasi PeduliLindungi. Caranya dengan memasukkan NIK dan langsung muncul bahwa yang bersangkutan statusnya layak atau tidak untuk masuk ke tempat tersebut.

”Di PeduliLindungi itu sudah ada fitur untuk self-check. Jadi sebelum berangkat orang-orang bisa menggunakan self-check terhadap dirinya sendiri,” jelas Setiaji.

Lebih lanjut dikatakan, aplikasi PeduliLindungi banyak sekali keterkaitannya dengan pengendalian Covid-19 di Indonesia, baik berupa hasil tes, hasil tracing kontak erat, hingga telemedisin dan layanan obat gratis.

“Aplikasi ini juga akan diintegrasikan dengan sistem karantina,” katanya.



Saksikan live streaming program-program BeritaSatu TV di sini

Sumber: Investor Daily

BAGIKAN

BERITA LAINNYA

Luhut Pandjaitan: Ada Pelanggaran dalam Penggunaan PeduliLindungi

Namun, ia melihat ada beberapa pelanggaran yang dilakukan pengelola tempat wisata atau restoran dalam penggunaan PeduliLindungi.

KESEHATAN | 25 Oktober 2021

Menlu Retno Marsudi: Kasus Covid-19 Global Naik 2%

Kawasan Eropa mengalami kenaikan 3% dan Amerika Selatan sebesar 13%.

KESEHATAN | 25 Oktober 2021


Indonesia Terima 684.400 Dosis Vaksin Astrazeneca dari Selandia Baru

Ini merupakan pertama kalinya Selandia Baru melakukan kerja sama dose-sharing vaksin dengan Indonesia.

KESEHATAN | 25 Oktober 2021

Jokowi Prihatin Pengawasan PPKM Mulai Lemah di Lapangan

Menko Marves, Luhut Binsar Pandjaitan menyebut Presiden Jokowi merasa prihatin melihat pengawasan PPKM dan prokes yang mulai lemah di lapangan.

KESEHATAN | 25 Oktober 2021

Jokowi Ingatkan Jajarannya Terus Waspada dan Hati-Hati Gelombang Ketiga Covid-19

Presiden Jokowi mengingatkan jajarannya di Kabinet Indonesia Maju agar terus waspada dan hati-hati terhadap gelombang tiga pandemi Covid-19.

KESEHATAN | 25 Oktober 2021

Reisa: Kebijakan Tes Kesehatan Diubah karena Hasil PCR Lebih Akurat

Perubahan kebijakan tes kesehatan untuk perjalanan disebabkan hasil tes PCR dianggap lebih akurat dibandingkan dengan tes cepat antigen

KESEHATAN | 25 Oktober 2021


Antisipasi Gelombang Ketiga Covid-19, Menkes Upayakan Molnupiravir Masuk Indonesia Akhir Tahun

Obat Molnupiravir dibutuhkan agar Indonesia memiliki cadangan cukup jika ada potensi gelombang Covid-19 berikutnya.

KESEHATAN | 25 Oktober 2021

Pentingnya Akses Vaksinasi Covid-19 bagi Masyarakat Adat

Menurut Persekutuan Perempuan Adat Nusantara (Perempuan AMAN), dari 17 juta jiwa anggota masyarakat adat, kurang dari 1% sudah menerima vaksin Covid-19.

KESEHATAN | 9 Agustus 2021


TAG POPULER

# LRT Tabrakan


# Tabrakan Bus Transjakarta


# Fahri Hamzah


# Tes PCR


# Taliban



TERKINI
Harga Emas Naik karena Imbal Hasil AS Turun Menyusul Kekhawatiran Inflasi

Harga Emas Naik karena Imbal Hasil AS Turun Menyusul Kekhawatiran Inflasi

EKONOMI | 3 menit yang lalu










BeritaSatu Logo
TERKONEKSI BERSAMA KAMI
BeritaSatu Facebook
BeritaSatu Twitter
BeritaSatu Instagram
BeritaSatu YouTube
Android Icon iOS Icon
Copyright © 2021 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings