Pertolongan Pertama Serangan Jantung, Hindari Risiko Kematian
Logo BeritaSatu
Breaking News
INDEX
Breaking News

AGRI 1577 (0)   |   BASIC-IND 938 (0)   |   BISNIS-27 477 (-5)   |   COMPOSITE 5975 (-53)   |   CONSUMER 1621 (0)   |   DBX 1411 (-16)   |   FINANCE 1361 (0)   |   I-GRADE 166 (-1)   |   IDX30 471 (-4)   |   IDX80 128 (-1)   |   IDXBASIC 1248 (-11)   |   IDXBUMN20 358 (-2)   |   IDXCYCLIC 736 (-3)   |   IDXENERGY 747 (1)   |   IDXESGL 129 (-1)   |   IDXFINANCE 1325 (-12)   |   IDXG30 135 (-1)   |   IDXHEALTH 1296 (-14)   |   IDXHIDIV20 416 (-3)   |   IDXINDUST 956 (-21)   |   IDXINFRA 871 (-0)   |   IDXMESBUMN 102 (-0)   |   IDXNONCYC 740 (-6)   |   IDXPROPERT 877 (-12)   |   IDXQ30 135 (-1)   |   IDXSMC-COM 282 (-1)   |   IDXSMC-LIQ 337 (-1)   |   IDXTECHNO 3348 (-40)   |   IDXTRANS 1056 (-1)   |   IDXV30 127 (-1)   |   INFOBANK15 952 (-11)   |   INFRASTRUC 1036 (0)   |   Investor33 406 (-3)   |   ISSI 176 (-1)   |   JII 577 (-4)   |   JII70 205 (-1)   |   KOMPAS100 1130 (-11)   |   LQ45 888 (-8)   |   MANUFACTUR 1250 (0)   |   MBX 1590 (-13)   |   MINING 1939 (0)   |   MISC-IND 1036 (0)   |   MNC36 301 (-2)   |   PEFINDO25 297 (-3)   |   PROPERTY 351 (0)   |   SMinfra18 295 (-1)   |   SRI-KEHATI 340 (-3)   |   TRADE 872 (0)   |  

Pertolongan Pertama Serangan Jantung, Hindari Risiko Kematian

Senin, 27 September 2021 | 20:41 WIB
Oleh : Siprianus Edi Hardum / EHD

Jakarta, Beritasatu.comSerangan jantung sering membutuhkan penanganan cepat. Tidak boleh terlambat dalam memberi tindakan karena dapat membahayakan pasien.

“Pertolongan pertama sangat menentukan ketika terjadi serangan jantung. Yang paling penting dalam menangani tidak panik,” kata dr Muslim Tadjuddin Chalid, SPAN-KAKV.

Muslim mengatakan itu dalam pelatihan kecakapan “Penanganan Gawat Darurat di Lingkungan Tempat Tinggal'” secara daring Sabtu (25/9/2021).

Acara itu diselenggarakan Satuan Komunitas Sekawan Persada Nusantara (Sako SPN) DKI Jakarta.

Muslim mengatakan, seseorang mengalami ngeri angina yang sebenarnya mengalami sumbatan pembuluh darah, lalu tidak sadarkan diri. “Ini adalah timeline berhentinya jantung seseorang, dalam 4-5 menit, otak mulai mengalami kerusakan, dan lebih dari itu sekitar 8-10 menit, oksigen tidak masuk ke otak,” kata Muslim.

Ia mengatakan, berdasarkan pedoman CPR & ECC 2020, pertolongan pertama yang dilakukan individu awam hanya sekitar 40 persen dan yang menerapkan Automatic Emergency Device (AED) berupa defibrillator sebelum kedatangan EMS hanya sekitar 12 persen. “Seharusnya bisa mencapai seratus persen,” katanya.

Resusitasi Jantung Paru (RJP) sebenarnya adalah peran dari semua orang. Sebelum memakai defibrillator, setidaknya melakukan penyelamatan awal dengan mencari tempat yang lebih aman untuk merebahkan pasien, lalu mengecek respons sembari mencari bantuan paramedis.

Selanjutnya, cek sirkulasi nadi karotis dengan dua jari (meraba trakea) geser kanan dan kiri tekan selama lima detik. Jika tidak terasa, maka harus melakukan RJP/CPR tiga puluh kali kompresi kecepatan 100-120 kali/menit.

Lokasi penekanan atau kompresi (CPR), kata Muslim, pada bagian dada sepertiga bawah sternum. "Hal ini berguna untuk meresusitasi kerja jantung yang gagal sehingga oksigen bisa tetap mengalir," katanya.

Istilah lainnya adalah airway yakni membuka jalan napas atau udara dan proses hyperventilate atau memakai CRP Barrier (ambu). Sehingga pasien atau korban selamat dari risiko kematian.

Pada masa pandemi ini, CPR tidak diperbolehkan melakukan proses airway atau hyperventilate, cukup hanya CPR tangan. "Jangan lupa melindungi diri dengan masker baik penolong maupun korban," kata Muslim.

Sementara jika menangani korban tersedak, Muslim mengatakan, penanganannya dengan menepuk punggung (back blow) dan abdominal thrust, bila korban tidak mampu batuk lebih kuat dan melakukan tindakan RJP lebih lanjut bila tidak sadar.

"Khusus untuk anak kecil dan bayi, masih boleh melakukan proses airway saat tindakan penyelamatan," kata Muslim.



Saksikan live streaming program-program BeritaSatu TV di sini

Sumber: BeritaSatu.com

BAGIKAN

BERITA LAINNYA

Ini yang Baru Diketahui Pakar tentang Varian Omicron

Varian ini memiliki jumlah mutasi yang tinggi, sekitar 50 secara keseluruhan.

KESEHATAN | 27 November 2021

Dr Mesty: Hindari Mitos tentang Tumbuh Kembang Anak Ini

Dokter spesialis anak Mesty Ariotedjo meminta orang tua menghindari mitos tentang anak yang populer di masyarakat.

KESEHATAN | 27 November 2021

Berkurang 8 Orang, Pasien Wisma Atlet Tinggal 199 Orang

Jumlah pasien Covid-19 yang dirawat di Rumah Sakit Darurat Covid-19 (RSDC) Wisma Atlet Kemayoran, Jakarta Pusat kembali alami penurunan.

KESEHATAN | 27 November 2021

Terlambat Batasi Perjalanan, Omicron Terdeteksi di 4 Negara

Ahli epidemiologi memperingatkan pembatasan perjalanan mungkin sudah terlambat untuk menghentikan Omicron beredar secara global.

KESEHATAN | 27 November 2021

WHO Sebut Varian Omicron Dapat Menyebar Lebih Cepat

WHO mengatakan, Omicron dapat menyebar lebih cepat, dan bukti awal menunjukkan ada peningkatan risiko infeksi ulang.

KESEHATAN | 27 November 2021

Novavax Siapkan Vaksin Covid-19 Varian B11529 Omicron

Novavax mengatakan, pihaknya telah mulai mengerjakan versi vaksin Covid-19 untuk menargetkan varian yang terdeteksi di Afrika Selatan (Afsel).

KESEHATAN | 27 November 2021

Kemenkes: Varian B.1.1.529 Belum Ditemukan di Indonesia

Siti Nadia Tarmizi mengatakan, hingga saat ini varian baru B.1.1.529 atau Nu belum ditemukan di Indonesia

KESEHATAN | 26 November 2021

Epidemiolog Ini Tak Sepakat Hasil Penelitian IHME

Epidemiolog dari Centre for Environmental and Population Health Griffith University Australia, Dicky Budiman tak sepakat dengan prediksi IHME

KESEHATAN | 26 November 2021

Soal Jumlah Kasus Covid-19, Ini Penjelasan Kemenkes

Prediksi kasus Covid-19 mencapai 3-4 kali lipat dari jumlah kasus yang terkonfirmasi saat ini merupakan hasil seroprevalensi oleh FKM UI, WHO, dan Kemenkes

KESEHATAN | 26 November 2021

Hasil Penelitian IHME, Wiku: Sikapi dengan Kehati-hatian

Juru Bicara Satgas Penanganan Covid-19 Wiku Adisasmito mengatakan, penelitian IHME harus disikapi dengan kehati-hatian untuk mengantisipasi kenaikan Covid-19

KESEHATAN | 26 November 2021


TAG POPULER

# UFO


# Ezra Walian


# Varian Covid-19


# Ralf Rangnick


# Aliran Dana Teroris



TERKINI
Bank Mandiri Gelar Livin' Jakarta Coffee Week

Bank Mandiri Gelar Livin' Jakarta Coffee Week

EKONOMI | 6 menit yang lalu










BeritaSatu Logo
TERKONEKSI BERSAMA KAMI
BeritaSatu Facebook
BeritaSatu Twitter
BeritaSatu Instagram
BeritaSatu YouTube
Android Icon iOS Icon
Copyright © 2021 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings