Menko PMK: 3 Provinsi Diprediksi Alami Kenaikan Angka Stunting
Logo BeritaSatu
Breaking News
INDEX
Breaking News

AGRI 1577 (0)   |   BASIC-IND 938 (0)   |   BISNIS-27 477 (-5)   |   COMPOSITE 5975 (-53)   |   CONSUMER 1621 (0)   |   DBX 1411 (-16)   |   FINANCE 1361 (0)   |   I-GRADE 166 (-1)   |   IDX30 471 (-4)   |   IDX80 128 (-1)   |   IDXBASIC 1248 (-11)   |   IDXBUMN20 358 (-2)   |   IDXCYCLIC 736 (-3)   |   IDXENERGY 747 (1)   |   IDXESGL 129 (-1)   |   IDXFINANCE 1325 (-12)   |   IDXG30 135 (-1)   |   IDXHEALTH 1296 (-14)   |   IDXHIDIV20 416 (-3)   |   IDXINDUST 956 (-21)   |   IDXINFRA 871 (-0)   |   IDXMESBUMN 102 (-0)   |   IDXNONCYC 740 (-6)   |   IDXPROPERT 877 (-12)   |   IDXQ30 135 (-1)   |   IDXSMC-COM 282 (-1)   |   IDXSMC-LIQ 337 (-1)   |   IDXTECHNO 3348 (-40)   |   IDXTRANS 1056 (-1)   |   IDXV30 127 (-1)   |   INFOBANK15 952 (-11)   |   INFRASTRUC 1036 (0)   |   Investor33 406 (-3)   |   ISSI 176 (-1)   |   JII 577 (-4)   |   JII70 205 (-1)   |   KOMPAS100 1130 (-11)   |   LQ45 888 (-8)   |   MANUFACTUR 1250 (0)   |   MBX 1590 (-13)   |   MINING 1939 (0)   |   MISC-IND 1036 (0)   |   MNC36 301 (-2)   |   PEFINDO25 297 (-3)   |   PROPERTY 351 (0)   |   SMinfra18 295 (-1)   |   SRI-KEHATI 340 (-3)   |   TRADE 872 (0)   |  

Menko PMK: 3 Provinsi Diprediksi Alami Kenaikan Angka Stunting

Selasa, 28 September 2021 | 18:50 WIB
Oleh : WM

Jakarta, Beritasatu.com - Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Menko PMK) Muhadjir Effendy menyatakan, terdapat tiga provinsi di Indonesia yang diprediksi mengalami kenaikan angka stunting (kekerdilan).

“Permasalahan stunting menjadi tantangan kita bersama, prediksi angka stunting tahun 2020 yang lalu berdasarkan data Litbang Kemenkes yaitu sebesar 26,92%,” kata Muhadjir dalam acara Sosialisasi Percepatan Penurunan Stunting dan Penanggulangan Tuberkulosis yang diikuti melalui Youtube Kemenko Official secara daring di Jakarta, Selasa (28/9/2021).

Muhadjir menyebutkan, tiga daerah yang diprediksi mengalami kenaikan angka stunting adalah Sulawesi Barat sebesar 0,07, Nusa Tenggara Barat sebesar 0,3 dan Bangka Belitung sebesar 1,01.

Ia juga menyebutkan, dari 34 provinsi yang ada di Indonesia, terdapat 10 provinsi memiliki angka stunting yang cukup tinggi. Beberapa provinsi itu yakni Nusa Tenggara Timur, Sulawesi Barat, Nusa Tenggara Barat, Aceh, Gorontalo, Kalimantan Selatan, Kalimantan Barat, Kalimantan Tengah, Sulawesi Tenggara, dan Sulawesi Tengah.

Menurut dia, berdasarkan laporan kepala daerah yang diterima, tingginya angka stunting di daerah tersebut disebabkan oleh asupan gizi yang kurang pada anak, rendahnya cakupan akses air bersih dan sanitasi serta rendahnya pendidikan orangtua, yang menyebabkan tidak memahami yang tidak memahami dengan baik tentang pola asuh anak.

“Ini tentu saja akan berpengaruh terhadap perkembangan anak. Apalagi di beberapa tempat itu, jumlah tenaga kesehatan terutama dalam hal ahli gizi yang bertugas memberikan pemahaman yang cukup tentang dan melakukan pemantauan perkembangan balita juga relatif kurang,” ujar dia.

Kepala Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN) Hasto Wardoyo mengatakan, saat ini seluruh kabupaten atau kota yang ada di seluruh wilayah Indonesia sedang memprioritaskan program percepatan penurunan stunting.

“Sekali lagi, tidak ada satu kabupaten atau kota pun yang tidak memprioritaskan program stunting,” tegas Hasto.

Hasto mengatakan selain 10 daerah yang telah disebutkan oleh Menko PMK, pihaknya turut menambahkan tiga daerah yang memiliki angka absolut tertinggi di pulau Jawa, yaitu Jawa Barat, Jawa Tengah dan Jawa Timur.

Untuk dapat mengatasi permasalahan di daerah-daerah itu, pihaknya mulai melakukan beberapa upaya seperti merevitalisasi posyandu di desa dan melakukan kerja sama bersama perguruan tinggi yang ada di sejumlah daerah.

Ia memberikan contoh, BKKBN telah melakukan kunjungan ke Universitas Tadulako di Palu dan Universitas Muhammadiyah Yogyakarta untuk merealisasikan KKN (Kuliah Kerja Nyata) tematik yang terkait dengan stunting dalam program Merdeka Belajar.

Hasto menegaskan, peran pemerintah daerah sangat besar dalam membantu melakukan aksi percepatan penurunan stunting karena tata pelaksanaannya yang telah disusun mulai dari tingkat pusat sampai ke desa.



Saksikan live streaming program-program BeritaSatu TV di sini

Sumber: ANTARA

BAGIKAN

BERITA LAINNYA

Lacak 20 Variasi Varian Delta, WHO Sebut AY.42 Perlu Jadi Perhatian

Menurut Maria Van Kerkhove, pimpinan teknis WHO untuk Covid-19, salah satu variannya AY.42 menjadi yang harus diperhatikan.

KESEHATAN | 22 Oktober 2021

Hidup Sehat Berdampingan dengan Covid-19 di Era Normal yang Baru

Ketika ada seseorang atau anggota keluarga terkena Covid-19 maka seluruh anggota keluarga menerapkan protokol kesehatan ketat.

KESEHATAN | 22 Oktober 2021

Satgas Minta Jemaah Umrah Indonesia Persiapkan Diri dan Harus Sehat

Wiku Adisasmito mengingatkan, jemaah umrah yang akan berangkat umrah ke Arab Saudi harus benar-benar sehat.

KESEHATAN | 21 Oktober 2021

Survei: 63% Konsumen di Indonesia Anggap Kesehatan Kurang Ideal

Perusahaan nutrisi global, Herbalife Nutrition, kembali merilis sejumlah temuan dari hasil survei bertajuk “Asia Pacific Health Inertia Survey 2021”

KESEHATAN | 21 Oktober 2021

Puan Minta Pemerintah Jawab Kebingungan Publik Soal Penumpang Pesawat Wajib Tes PCR

Ketua DPR, Puan Maharani meminta pemerintah menjawab kebingungan masyarakat mengenai aturan penumpang pesawat wajib tes PCR.

KESEHATAN | 21 Oktober 2021

Kasus Covid-19 di Indonesia Turun Selama 13 Minggu Sejak Lonjakan Kedua

Kasus positif Covid-19 di Indonesia telah mengalami penurunan sebanyak 13 minggu berturut-turut yakni sejak lonjakan kedua

KESEHATAN | 21 Oktober 2021

Wiku: Pola Kenaikan Kasus Covid-19 di Indonesia Berbeda dengan Negara Lain

Wiku Adisasmito mengatakan, jika dibandingkan dengan negara lain pola kenaikan kasus Covid-19 di Indonesia cenderung berbeda

KESEHATAN | 21 Oktober 2021

Soal Subvarian Delta AY42, Begini Kata Pakar

AY.42, cabang baru varian delta Covid-19 bertanggung jawab atas sekitar 6% kasus di Inggris pada akhir September 2021.

KESEHATAN | 21 Oktober 2021

Wapres Dorong Jemput Bola untuk Akselerasi Vaksinasi Covid-19

Wapres KH Maruf Amin meminta Forkopimda dan seluruh organisasi perangkat daerah menjemput bola untuk mengakselerasi vaksinasi.

KESEHATAN | 21 Oktober 2021

Wiku: Strategi Kebijakan Penanganan Covid-19 Berdasarkan Fakta Lapangan

Wiku menyebutkan, analisis data pada PeduliLindungi digunakan untuk mengetahui efektivitas skrining kesehatan yang digunakan di berbagai fasilitas publik.

KESEHATAN | 21 Oktober 2021


TAG POPULER

# Aipda Ambarita


# WhatsApp


# Tes PCR


# Denmark Terbuka


# Antidoping



TERKINI
DJKN Beri Keringanan Utang pada 1.292 Debitur Kecil dan Pelaku UMKM

DJKN Beri Keringanan Utang pada 1.292 Debitur Kecil dan Pelaku UMKM

EKONOMI | 9 menit yang lalu










BeritaSatu Logo
TERKONEKSI BERSAMA KAMI
BeritaSatu Facebook
BeritaSatu Twitter
BeritaSatu Instagram
BeritaSatu YouTube
Android Icon iOS Icon
Copyright © 2021 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings