Molnupiravir Jadi Obat Covid-19, Kemenkes: Masih Tunggu Uji Klinis BPOM
Logo BeritaSatu
Breaking News
INDEX
Breaking News

AGRI 1577 (0)   |   BASIC-IND 938 (0)   |   BISNIS-27 477 (-5)   |   COMPOSITE 5975 (-53)   |   CONSUMER 1621 (0)   |   DBX 1411 (-16)   |   FINANCE 1361 (0)   |   I-GRADE 166 (-1)   |   IDX30 471 (-4)   |   IDX80 128 (-1)   |   IDXBASIC 1248 (-11)   |   IDXBUMN20 358 (-2)   |   IDXCYCLIC 736 (-3)   |   IDXENERGY 747 (1)   |   IDXESGL 129 (-1)   |   IDXFINANCE 1325 (-12)   |   IDXG30 135 (-1)   |   IDXHEALTH 1296 (-14)   |   IDXHIDIV20 416 (-3)   |   IDXINDUST 956 (-21)   |   IDXINFRA 871 (-0)   |   IDXMESBUMN 102 (-0)   |   IDXNONCYC 740 (-6)   |   IDXPROPERT 877 (-12)   |   IDXQ30 135 (-1)   |   IDXSMC-COM 282 (-1)   |   IDXSMC-LIQ 337 (-1)   |   IDXTECHNO 3348 (-40)   |   IDXTRANS 1056 (-1)   |   IDXV30 127 (-1)   |   INFOBANK15 952 (-11)   |   INFRASTRUC 1036 (0)   |   Investor33 406 (-3)   |   ISSI 176 (-1)   |   JII 577 (-4)   |   JII70 205 (-1)   |   KOMPAS100 1130 (-11)   |   LQ45 888 (-8)   |   MANUFACTUR 1250 (0)   |   MBX 1590 (-13)   |   MINING 1939 (0)   |   MISC-IND 1036 (0)   |   MNC36 301 (-2)   |   PEFINDO25 297 (-3)   |   PROPERTY 351 (0)   |   SMinfra18 295 (-1)   |   SRI-KEHATI 340 (-3)   |   TRADE 872 (0)   |  

Molnupiravir Jadi Obat Covid-19, Kemenkes: Masih Tunggu Uji Klinis BPOM

Minggu, 10 Oktober 2021 | 18:12 WIB
Oleh : Maria Fatima Bona / JEM

Jakarta, Beritasatu.com - Pil antivirus Molnupiravir produksi Merck, perusahaan farmasi asal Amerika Serikat, belakangan ini ramai dibicarakan karena diyakini sebagai obat yang ampuh untuk melawan Covid-19.

Menanggapi hal ini, Juru Bicara Vaksinasi Covid-19 Kementerian Kesehatan (Kemkes), Siti Nadia Tarmizi mengatakan, molnupiravir menjadi obat Covid-19 masih menunggu hasil uji klinis dan publikasi secara paralel oleh Badan Pengawasan Obat dan Makanan (BPOM).

“Kita tunggu selesainya uji klinis dan publikasi yang nanti secara pararel,” katanya saat dihubungi Beritasatu.com, Minggu (10/10/2021).

Nadia menyebutkan, BPOM juga dapat mengkaji untuk kemungkinan pemberian penggunaan darurat atau Emergency Use Authorization (EUA).

Sebelumnya, Koordinator Tim Pakar dan Juru Bicara Pemerintah untuk Penanganan Covid-19 Wiku Adisasmito mengatakan, Molnupiravir yang belakangan ini ramai dibicarakan karena diyakini sebagai obat Covid-19 yang ampuh, masih harus melalui tahapan pengujian yang telah ditentukan oleh Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) bila ingin digunakan di Indonesia.

Tahapan yang dimaksud, kata Wiku, yakni mulai dari penemuan dan pengembangan hingga pengawasan konsumsi obat di masyarakat agar aman bila digunakan oleh masyarakat Indonesia.

"Sebelum dapat digunakan di Indonesia tentu saja obat Molnupiravir terlebih dahulu harus menjalani tahapan yang dipersyaratkan oleh BPOM mulai dari tahapan penemuan dan pengembangan hingga pengawasan keamanan konsumsi obat di masyarakat," kata Wiku dalam konferensi pers virtual "Perkembangan Penanganan Covid-19 di Indonesia", Kamis (7/10/2021).

Wiku menuturkan Molnupiravir merupakan salah satu antivirus, yang awalnya dikembangkan untuk penyakit influenza, namun kemudian diperkirakan efektif dalam penanganan maupun mengobati virus Covid-19.

"Obat ini bekerja dengan memicu kesalahan pada proses perbanyakan virus dalam tubuh," ujarnya.

Saat ini, obat Molnupiravir yang dibuat perusahaan farmasi asal Amerika Serikat itu sedang dalam proses pengajuan izin kepada Food and Drug Administration (FDA) selaku Badan Pengawas Obat dan Makanan di Amerika Serikat (AS).

Wiku menyampaikan Pemerintah Indonesia berkomitmen untuk terus meningkatkan aksesibilitas vaksin dan obat kepada seluruh lapisan masyarakat. Pemerintah Indonesia juga membuka peluang bagi peneliti untuk berinovasi menemukan vaksin dan obat Covid-19 yang aman dan efektif.

"Meski demikian, inovasi yang dilakukan wajib mematuhi standarisasi nasional dan internasional serta mematuhi seluruh tahapan pengembangan vaksin dan obat yang baku, semata-mata agar keamanan dan efektivitasnya terjamin," pungkasnya.

Inovasi yang dilakukan wajib mematuhi standardisasi nasional dan internasional serta mematuhi seluruh tahapan pengembangan vaksin dan obat yang baku semata-mata agar keamanan dan efektivitasnya terjamin.

"Usaha pencegahan melalui 3M dan vaksin serta penanganan Covid-19 dengan obat dan terapi sama pentingnya serta saling melengkapi," tutup Wiku.



Saksikan live streaming program-program BeritaSatu TV di sini

Sumber: BeritaSatu.com

BAGIKAN

BERITA LAINNYA

Dugaan Omicron Sudah Menyebar di Indonesia, Ini Argumennya

Varian baru Omicron sudah masuk Indonesia dan menyebar. Dugaan itu diungkapkan oleh ahli patologi klinik RS UNS, Tonang Dwi Ardyanto.

KESEHATAN | 8 Desember 2021

Kenali Hip Dysplasia pada Bayi

Hip dysplasia merupakan kelainan tulang pinggul pada seseorang dan bisa terjadi sejak baru lahir.

KESEHATAN | 7 Desember 2021

Waspada Omicron, Nadia: Masyarakat Tak Boleh Lengah

Siti Nadia Tarmizi mengimbau masyarakat agar tidak boleh lengah dan tetap waspada terhadap penyebaran Covid-19.

KESEHATAN | 7 Desember 2021

Deteksi Dini Bisa Selamatkan Nyawa Pasien Kanker Prostat

Stadium awal kanker prostat nyaris tahap gejala, sehingga kaum pria berisiko dianjurkan melakukan diagnosa dini.

KESEHATAN | 7 Desember 2021

Indonesia Terima Kedatangan 1,5 juta Vaksin Moderna dari AS

Indonesia kembali menerima kedatangan vaksin tahap ke-148 dengan jumlah 1,5 juta dosis vaksin Moderna dari AS

KESEHATAN | 7 Desember 2021

Vaksinasi Pertama di 21 Provinsi Belum Capai Target  

Capaian Vaksinasi dosis pertama di 21 provinsi belum capai target nasional

KESEHATAN | 7 Desember 2021

Cegah Omicron, DPR Tunda Perjalanan Dinas Luar Negeri

DPR menunda perjalanan dinas ke luar negeri untuk mencegah penyebaran varian baru Covid-19, Omicron. 

KESEHATAN | 7 Desember 2021

Update Covid-19, Kasus Harian Naik Lagi

Kemenkes melaporkan kasus harian Covid-19 hari ini, Selasa (7/12/2021) meningkat lagi yakni 261 sementara kemarin hanya 130.

KESEHATAN | 7 Desember 2021

Diduga 4 Alasan Ini Penyebab Dibatalkannya PPKM 3 Nataru

Saleh Partaonan Daulay menduga ada sejumlah alasan di balik keputusan pemerintah membatalkan aturan PPKM level 3 secara nasional pada Nataru.

KESEHATAN | 7 Desember 2021

Vaksinasi Anak Usia 6-11 Tahun Mulai Januari 2022

Siti Nadia Tarmizi mengatakan, vaksinasi untuk anak usia 6-11 tahun sedang dipersiapkan saat ini dan rencana penyuntikan akan dilakukan Januari 2022.

KESEHATAN | 7 Desember 2021


TAG POPULER

# Semeru


# PPKM


# Moeldoko


# Cuaca Jakarta


# Angin Prayitno Aji



TERKINI
Kekhawatiran Omicron Redup, Harga Minyak Naik 3%

Kekhawatiran Omicron Redup, Harga Minyak Naik 3%

EKONOMI | 1 menit yang lalu










BeritaSatu Logo
TERKONEKSI BERSAMA KAMI
BeritaSatu Facebook
BeritaSatu Twitter
BeritaSatu Instagram
BeritaSatu YouTube
Android Icon iOS Icon
Copyright © 2021 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings