Epidemiolog: Vaksinasi Tekan Penularan Covid-19
Logo BeritaSatu
Breaking News
INDEX
Breaking News

AGRI 1577 (0)   |   BASIC-IND 938 (0)   |   BISNIS-27 477 (-5)   |   COMPOSITE 5975 (-53)   |   CONSUMER 1621 (0)   |   DBX 1411 (-16)   |   FINANCE 1361 (0)   |   I-GRADE 166 (-1)   |   IDX30 471 (-4)   |   IDX80 128 (-1)   |   IDXBASIC 1248 (-11)   |   IDXBUMN20 358 (-2)   |   IDXCYCLIC 736 (-3)   |   IDXENERGY 747 (1)   |   IDXESGL 129 (-1)   |   IDXFINANCE 1325 (-12)   |   IDXG30 135 (-1)   |   IDXHEALTH 1296 (-14)   |   IDXHIDIV20 416 (-3)   |   IDXINDUST 956 (-21)   |   IDXINFRA 871 (-0)   |   IDXMESBUMN 102 (-0)   |   IDXNONCYC 740 (-6)   |   IDXPROPERT 877 (-12)   |   IDXQ30 135 (-1)   |   IDXSMC-COM 282 (-1)   |   IDXSMC-LIQ 337 (-1)   |   IDXTECHNO 3348 (-40)   |   IDXTRANS 1056 (-1)   |   IDXV30 127 (-1)   |   INFOBANK15 952 (-11)   |   INFRASTRUC 1036 (0)   |   Investor33 406 (-3)   |   ISSI 176 (-1)   |   JII 577 (-4)   |   JII70 205 (-1)   |   KOMPAS100 1130 (-11)   |   LQ45 888 (-8)   |   MANUFACTUR 1250 (0)   |   MBX 1590 (-13)   |   MINING 1939 (0)   |   MISC-IND 1036 (0)   |   MNC36 301 (-2)   |   PEFINDO25 297 (-3)   |   PROPERTY 351 (0)   |   SMinfra18 295 (-1)   |   SRI-KEHATI 340 (-3)   |   TRADE 872 (0)   |  

Epidemiolog: Vaksinasi Tekan Penularan Covid-19

Rabu, 13 Oktober 2021 | 16:49 WIB
Oleh : Maria Fatima Bona / YUD

Jakarta, Beritasatu.com - Epidemiolog dari Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Indonesia (FKM UI), Pandu Riono mengatakan, vaksinasi Covid-19 berkontribusi besar terhadap penurunan kasus Covid-19 di Indonesia. Dalam hal ini, vaksinasi dapat menekan penularan Covid-19.

Pandu menyebutkan, Pekan Olahraga Nasional (PON) XX Papua bisa terselenggara karena telah terjadi penurunan kasus Covid-19. Papua secara khusus mendapat prioritas tinggi untuk vaksinasi terutama di wilayah-wilayah menyelenggarakan PON XX. Dalam hal ini, meski ada 83 atlet yang terinfeksi Covid-19, namun secara keseluruhan vaksinasi dapat menekan penularan kasus.

“Ini suatu cara bahwa vaksinasi ada manfaatnya apapun jenis vaksinnya. Masyarakat tidak perlu memilih jenis vaksin, karena vaksin yang dimiliki Indonesia dalam jumlah banyak yakni Sinovac ternyata efeknya tidak kalah dengan dengan vaksin yang lain,” kata Pandu saat diskusi daring tentang “Urgensi Percepatan Vaksinasi Kelompok Rentan, Antisipasi Gelombang Ketiga Covid-19”, Rabu (13/10/2021).

Pandu menuturkan, vaksin berkontribusi terhadap penurunan kasus karena sasaran vaksinasi dilakukan tidak merata. Dalam hal ini, ada daerah prioritas, yakni vaksinasi diutamakan untuk wilayah aglomerasi. Selain itu, prioritas vaksinasi pada lansia dan komorbid.

Khusus untuk lansia dan komorbid ini, Pandu menyebutkan, berdasarkan eksperimen yang dilakukan di Jakarta oleh Menteri Kesehatan (Menkes) Budi Gunadi Sadikin bersama Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan meningkatkan vaksinasi pada lansia dan komorbid terbukti berhasil menekan angka kematian menjadi nol.

Untuk itu, Pandu menilai percepatan dan prioritas vaksinasi di masing-masing daerah tergantung pemimpin daerah masing-masing. Menurutnya, saat ini pemerintah menggandeng TNI/Polri menjadi petugas kesehatan dapat mempercepat vaksinasi.

Selanjutnya, Pandu menuturkan, penurunan kasus Covid-19 di Indonesia saat ini diharapkan angka reproduksi efektif mencapai di bawah satu karena varian Delta. Pasalnya, Indonesia saat ini angka reproduksi efektif (Rt) di bawah 1, yakni pada 6 Oktober 2021, Rt Indonesia 0,96.

“Ini hasil perhitungan terakhir dan angka kematian semuanya menurun walaupun masih ada kematian tetapi sudah menurun, dan rumah sakit yang sengaja dibangun secara temporer sudah mulai ditutup karena sudah tidak ada lagi pasien,” ucapnya.

Dikatakannya, walaupun tidak bisa 100% menekan penularan, tetapi dengan kebijakan serentak dan vaksinasi dapat menekan beban rumah sakit dan kematian.“Vaksinasi di Indonesia menggunakan vaksin yang masih dianggap orang kurang efektif. Padahal efektif, Sinovac efektif enggak kalah dengan vaksin lainnya. Vaksin ini cukup memberi perlindungan, jangan ragu-ragu untuk vaksin Sinovac karena efek samping vaksin lain lebih tinggi kejadiannya, dibandingkan Sinovac relatif sangat jarang,” ucapnya.

Selain vaksinasi, Pandu juga mengingatkan, Indonesia untuk belajar dari kejadian gelombang 1 dan 2. Untuk itu, semua pihak jangan bereuforia dengan penurunan kasus saat ini, tetapi mengedukasi dan mengingatkan masyarakat untuk patuh terhadap 3M (memakai masker, mencuci tangan dan menjaga jarak). Selain itu, masyarakat tidak perlu ragu untuk melakukan testing. Pasalnya, hal ini mempermudah tracing dan dapat diisolasi.

Selain itu, pemerintah kembali membuka tempat publik juga konsisten dievaluasi untuk mencegah lonjakan gelombang ketiga. “Kalau lonjakan kecil mungkin terjadi, paling khawatir liburan Natal dan Tahun Baru nanti usahakan kebijakan apa yang harus diambil pemerintah masif karena mobilitas terbukti mampu meningkatkan penularan,” ucapnya.



Saksikan live streaming program-program BeritaSatu TV di sini

Sumber: BeritaSatu.com

BAGIKAN

BERITA LAINNYA

Satgas IDI: Efikasi Vaksin Covid-19 Turun Setelah 6 Bulan

Ketua Satgas Covid-19 Ikatan Dokter Indonesia (IDI) Zubairi Djoerban efikasi vaksin Covid-19 menurun setelah 6 bulan penyuntikan.

KESEHATAN | 29 November 2021


Cakupan Imunisasi Anak Menurun, IDAI Luncurkan LITTLe Ku

IDAI luncurkan program LITTLe Ku untuk mempermudah laporan tentang meningkatnya kasus penyakit yang dapat dicegah dengan imunisasi.

KESEHATAN | 29 November 2021

Cegah Omicron Masuk ke Tanah Air, Ini Upaya Pemerintah

Pemerintah menyiapkan berbagai upaya guna mengantisipasi varian baru Covid-19, Omicron atau B.1.1.529.

KESEHATAN | 29 November 2021

Pemerintah Fokus Kejar Target 2 Dosis Vaksin

Saat ini pemerintah fokus untuk mengejar target dua dosis vaksin untuk seluruh target sasaran vaksinasi yang berjumlah sekitar 208 juta penduduk.

KESEHATAN | 29 November 2021

Libur Nataru, Kasus Covid-19 Diprediksi Naik 70.000-400.000

Kasus Covid -19 gelombang ketiga pada libur Nataru diprediksi bisa mencapai 400.000 dengan menggunakan skenario terburuk dan 70.000 dengan skenario moderat

KESEHATAN | 29 November 2021

KKP Bandara Soetta Belum Temukan Varian Omicron

Kantor Kesehatan Pelabuhan Bandara Soekarno-Hatta memastikan belum menemukan varian Omicron.

KESEHATAN | 29 November 2021

Ada Omicron, MPR Minta Seluruh Pihak Jangan Abai Prokes

Ketua MPR, Bamsoet meminta masyarakat jangan abai menerapkan protokol kesehatan (prokes) untuk mencegah penyebaran varian baru Covid-19, omicron.

KESEHATAN | 29 November 2021

Natal, Pengurus Gereja Wajib Siapkan Petugas Awasi Prokes

Setiap pengurus dan pengelola gereja berkewajiban untuk menyiapkan petugas untuk mengawasi protokol kesehatan (prokes) pada saat Hari Natal mendatang

KESEHATAN | 29 November 2021

Kepatuhan Prokes Menurun

Dalam dua minggu terakhir ini kepatuhan protokol kesehatan (prokes) memakai masker dan menjaga jarak menurun

KESEHATAN | 29 November 2021


TAG POPULER

# Ameer Azzikra


# Omicron


# Bens Leo


# Cristiano Ronaldo


# Infeksi Lever



TERKINI
Kecanduan Game Online, Kakak Beradik Bobol Toko Ponsel

Kecanduan Game Online, Kakak Beradik Bobol Toko Ponsel

NASIONAL | 7 menit yang lalu










BeritaSatu Logo
TERKONEKSI BERSAMA KAMI
BeritaSatu Facebook
BeritaSatu Twitter
BeritaSatu Instagram
BeritaSatu YouTube
Android Icon iOS Icon
Copyright © 2021 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings