Satgas IDI: Karantina bagi Pelaku Perjalanan Internasional Bersifat Wajib
Logo BeritaSatu
Breaking News
INDEX
Breaking News

AGRI 1577 (0)   |   BASIC-IND 938 (0)   |   BISNIS-27 477 (-5)   |   COMPOSITE 5975 (-53)   |   CONSUMER 1621 (0)   |   DBX 1411 (-16)   |   FINANCE 1361 (0)   |   I-GRADE 166 (-1)   |   IDX30 471 (-4)   |   IDX80 128 (-1)   |   IDXBASIC 1248 (-11)   |   IDXBUMN20 358 (-2)   |   IDXCYCLIC 736 (-3)   |   IDXENERGY 747 (1)   |   IDXESGL 129 (-1)   |   IDXFINANCE 1325 (-12)   |   IDXG30 135 (-1)   |   IDXHEALTH 1296 (-14)   |   IDXHIDIV20 416 (-3)   |   IDXINDUST 956 (-21)   |   IDXINFRA 871 (-0)   |   IDXMESBUMN 102 (-0)   |   IDXNONCYC 740 (-6)   |   IDXPROPERT 877 (-12)   |   IDXQ30 135 (-1)   |   IDXSMC-COM 282 (-1)   |   IDXSMC-LIQ 337 (-1)   |   IDXTECHNO 3348 (-40)   |   IDXTRANS 1056 (-1)   |   IDXV30 127 (-1)   |   INFOBANK15 952 (-11)   |   INFRASTRUC 1036 (0)   |   Investor33 406 (-3)   |   ISSI 176 (-1)   |   JII 577 (-4)   |   JII70 205 (-1)   |   KOMPAS100 1130 (-11)   |   LQ45 888 (-8)   |   MANUFACTUR 1250 (0)   |   MBX 1590 (-13)   |   MINING 1939 (0)   |   MISC-IND 1036 (0)   |   MNC36 301 (-2)   |   PEFINDO25 297 (-3)   |   PROPERTY 351 (0)   |   SMinfra18 295 (-1)   |   SRI-KEHATI 340 (-3)   |   TRADE 872 (0)   |  

Satgas IDI: Karantina bagi Pelaku Perjalanan Internasional Bersifat Wajib

Sabtu, 16 Oktober 2021 | 00:18 WIB
Oleh : Maria Fatima Bona / WM

Jakarta, Beritasatu.com - Ketua Satgas Penanganan Covid-19 Ikatan Dokter Indonesia (IDI), Prof Zubairi Djoerban mengatakan, karantina kesehatan bagi pelaku perjalanan internasional bersifat wajib dan berlaku untuk semua orang baik warga negara Indonesia (WNI) maupun warga negara asing (WNA) yang berkunjung ke Indonesia.

“Prinsip karantina wajib diterapkan pada semua orang,” kata Zubairi saat dihubungi Beritasatu.com, Jumat (15/10/2021).

Zubairi menuturkan, kebijakan karantina kesehatan ini berlaku di seluruh di dunia tidak hanya Indonesia. Untuk itu, ia menyebutkan, agar kebijakan karantina kesehatan pelaku perjalanan tidak bocor seperti yang terjadi saat ini selebgram Rachel Vennya kabur dari tempat karantina sepulang dari Amerika Serikat (AS), maka perlu pengawasan ketat dan berlapis.

“Supaya tidak bocor harus diawasi dengan ketat, namanya karantina tentu menempatkan seseorang atau banyak orang di dalam satu tempat dan tidak boleh orang itu keluar dari tempat karantina yang ditujukan, sampai selesai,” ucapnya.

Selanjutnya, Zubairi juga menyarankan agar pemerintah meningkatkan edukasi tentang maksud kebijakan karantina kesehatan bagi pelaku perjalanan.

Zubairi menuturkan, risiko apabila ada kejadian pelaku perjalanan kabur dan tidak menjalankan karantina sesuai keputusan, tentu akan merugikan diri sendiri dan masyarakat.

Sebab, meski oknum tersebut tanpa gejala tetap berpotensi menyebarkan Covid-19 ke keluarga dan masyarakat sekitar. Selain itu, ada kemungkinan virus yang dibawa lebih ganas dan mudah menular.

“Kita tidak ingin nasib pernah mengalami beberapa bulan yang kelam, banyak dokter meninggal, rumah sakit penuh, dan meninggal yang isolasi mandiri di rumah ribuan dan kita tidak mau itu terulang lagi,” ucapnya.

Untuk itu, Zubairi menyebutkan, dalam aturan karantina bagi pelaku perjalanan internasional, setiap orang wajib menjalankan tes PCR awal kedatangan dan hari ke-4 sebelum hari ke-5 meninggalkan tempat karantina apabila hasilnya negatif.

Jika melanggar aturan, Zubairi menegaskan, sangat membahayakan masyarakat. Untuk itu, bagi yang melanggar aturan harus mendapat hukuman.

Adapun hukuman bisa macam-macam mulai dari denda, penjara, dan hukuman sosial. Menurutnya, saat ini hukuman sosial selebgram Rachel Vennya cukup berat karena mendapat sorotan dari semua media.

“Pada kasus ini cukup berat (sanksi sosial) karena semua media menuliskan dan memberi komentar buruk terhadap pelanggaran ini. Namun, tentu saya kira terserah pemerintah untuk selanjutnya bagaimana untuk pelanggar aturan karantina ini,” ucapnya.



Saksikan live streaming program-program BeritaSatu TV di sini

Sumber: BeritaSatu.com

BAGIKAN

BERITA LAINNYA

Kelopak Mata Ganda Makin Diminati Kaum Hawa

Lipatan atau kelopak mata (eyelid) menurut sebagian besar orang, khususnya kaum hawa tidak hanya dapat mempercantik penampilan wajah saja, tetapi juga melindung

KESEHATAN | 30 November 2021

Satgas IDI: Efikasi Vaksin Covid-19 Turun Setelah 6 Bulan

Ketua Satgas Covid-19 Ikatan Dokter Indonesia (IDI) Zubairi Djoerban efikasi vaksin Covid-19 menurun setelah 6 bulan penyuntikan.

KESEHATAN | 29 November 2021


Cakupan Imunisasi Anak Menurun, IDAI Luncurkan LITTLe Ku

IDAI luncurkan program LITTLe Ku untuk mempermudah laporan tentang meningkatnya kasus penyakit yang dapat dicegah dengan imunisasi.

KESEHATAN | 29 November 2021

Cegah Omicron Masuk ke Tanah Air, Ini Upaya Pemerintah

Pemerintah menyiapkan berbagai upaya guna mengantisipasi varian baru Covid-19, Omicron atau B.1.1.529.

KESEHATAN | 29 November 2021

Pemerintah Fokus Kejar Target 2 Dosis Vaksin

Saat ini pemerintah fokus untuk mengejar target dua dosis vaksin untuk seluruh target sasaran vaksinasi yang berjumlah sekitar 208 juta penduduk.

KESEHATAN | 29 November 2021

Libur Nataru, Kasus Covid-19 Diprediksi Naik 70.000-400.000

Kasus Covid -19 gelombang ketiga pada libur Nataru diprediksi bisa mencapai 400.000 dengan menggunakan skenario terburuk dan 70.000 dengan skenario moderat

KESEHATAN | 29 November 2021

KKP Bandara Soetta Belum Temukan Varian Omicron

Kantor Kesehatan Pelabuhan Bandara Soekarno-Hatta memastikan belum menemukan varian Omicron.

KESEHATAN | 29 November 2021

Ada Omicron, MPR Minta Seluruh Pihak Jangan Abai Prokes

Ketua MPR, Bamsoet meminta masyarakat jangan abai menerapkan protokol kesehatan (prokes) untuk mencegah penyebaran varian baru Covid-19, omicron.

KESEHATAN | 29 November 2021

Natal, Pengurus Gereja Wajib Siapkan Petugas Awasi Prokes

Setiap pengurus dan pengelola gereja berkewajiban untuk menyiapkan petugas untuk mengawasi protokol kesehatan (prokes) pada saat Hari Natal mendatang

KESEHATAN | 29 November 2021


TAG POPULER

# Ameer Azzikra


# Omicron


# Bens Leo


# Cristiano Ronaldo


# Infeksi Lever



TERKINI
Jakarta PPKM Level 2, Wagub Riza: Ini Warning Agar Hati-hati

Jakarta PPKM Level 2, Wagub Riza: Ini Warning Agar Hati-hati

MEGAPOLITAN | 3 menit yang lalu










BeritaSatu Logo
TERKONEKSI BERSAMA KAMI
BeritaSatu Facebook
BeritaSatu Twitter
BeritaSatu Instagram
BeritaSatu YouTube
Android Icon iOS Icon
Copyright © 2021 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings