Satgas Janji Jelaskan Aturan Mengapa Penumpang Pesawat Wajib PCR dan Angkutan Darat Tidak
Logo BeritaSatu
Breaking News
INDEX
Breaking News

AGRI 1577 (0)   |   BASIC-IND 938 (0)   |   BISNIS-27 477 (-5)   |   COMPOSITE 5975 (-53)   |   CONSUMER 1621 (0)   |   DBX 1411 (-16)   |   FINANCE 1361 (0)   |   I-GRADE 166 (-1)   |   IDX30 471 (-4)   |   IDX80 128 (-1)   |   IDXBASIC 1248 (-11)   |   IDXBUMN20 358 (-2)   |   IDXCYCLIC 736 (-3)   |   IDXENERGY 747 (1)   |   IDXESGL 129 (-1)   |   IDXFINANCE 1325 (-12)   |   IDXG30 135 (-1)   |   IDXHEALTH 1296 (-14)   |   IDXHIDIV20 416 (-3)   |   IDXINDUST 956 (-21)   |   IDXINFRA 871 (-0)   |   IDXMESBUMN 102 (-0)   |   IDXNONCYC 740 (-6)   |   IDXPROPERT 877 (-12)   |   IDXQ30 135 (-1)   |   IDXSMC-COM 282 (-1)   |   IDXSMC-LIQ 337 (-1)   |   IDXTECHNO 3348 (-40)   |   IDXTRANS 1056 (-1)   |   IDXV30 127 (-1)   |   INFOBANK15 952 (-11)   |   INFRASTRUC 1036 (0)   |   Investor33 406 (-3)   |   ISSI 176 (-1)   |   JII 577 (-4)   |   JII70 205 (-1)   |   KOMPAS100 1130 (-11)   |   LQ45 888 (-8)   |   MANUFACTUR 1250 (0)   |   MBX 1590 (-13)   |   MINING 1939 (0)   |   MISC-IND 1036 (0)   |   MNC36 301 (-2)   |   PEFINDO25 297 (-3)   |   PROPERTY 351 (0)   |   SMinfra18 295 (-1)   |   SRI-KEHATI 340 (-3)   |   TRADE 872 (0)   |  

Satgas Janji Jelaskan Aturan Mengapa Penumpang Pesawat Wajib PCR dan Angkutan Darat Tidak

Rabu, 20 Oktober 2021 | 15:17 WIB
Oleh : Maria Fatima Bona / DAS

Jakarta, Beritasatu.com - Koordinator Tim Pakar dan Juru Bicara Pemerintah untuk Penanganan Covid-19 Wiku Adisasmito berjanji bakal memberikan penjelasan detail tentang pertimbangan pemerintah menetapkan aturan semua calon penumpang pesawat wilayah Jawa-Bali wajib menjalani tes swab polymerase chain reaction (PCR) sementara calon penumpang moda angkutan lainnya cukup tes antigen.

Wiku berjanji menyampaikannya Kamis (21/10/2021). “Detail tentang ini (aturan syarat perjalanan) akan kami sampaikan besok dalam konferensi pers termasuk aturan baru dari Satgas,” kata Wiku saat dihubungi Beritasatu.com, Rabu (20/10/2021).

Sebagaimana diketahui, pemerintah melalui Instruksi Menteri Dalam Negeri (Inmendagri) Nomor 53/2021 mengatur syarat perjalanan selama Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) level 3, level 2 dan level 1 Covid-19 di wilayah Jawa dan Bali. Instruksi Menteri ini mulai berlaku hari ini pada 19 Oktober hingga 1 November 2021 mendatang.

Aturan baru dimaksud adalah pelaku perjalanan harus menunjukkan hasil PCR negatif (H-2) untuk pesawat udara meski sudah mendapatkan dua kali suntkan vaksinasi. Sedangkan pengguna moda transportasi mobil pribadi, sepeda motor, bus, kereta api, dan kapal laut cukup hasil negatif tes Antigen (H-1).

Padahal, pada aturan PPKM sebelumnya, yakni Inmendagri 47/2021, pelaku perjalanan dengan pesawat udara antarkota atau kabupaten di dalam Jawa Bali cukup menunjukkan hasil negatif Antigen (H-1) dengan syarat sudah memperoleh vaksinasi dosis kedua, atau menunjukkan hasil negatif PCR (H-2) jika baru memperoleh vaksin dosis 1.

Aturan baru wajib tes PCR untuk penumpang pesawat tersebut menimbulkan tanda tanya. Bila tes PCR untuk mengantisipasi penyebaran virus dan meningkatkan kepatuhan masyarakat, mengapa hanya berlaku pada pengguna pesawat? Apakah transmisi Covid di pesawat lebih terbuka ketimbang di dalam bus antarkota antarprovinsi (AKAP) atau kereta jarak jauh?

Dalam hal ini masyarakat membutuhkan argumen pertimbangan medis. Atau bila ada pertimbangan di luar medis, misalnya terkait dengan upaya membatasi moblitas khusus bagi masyarakat pengguna pesawat, maka pemerintah atau stgas pun perlu memberikan penjelasan gamblang.

Di sisi lain, konsekuensi dari aturan wajib PCR bagi pengguna moda angkutan udara, semestinya pemerintah sudah menyiapkan laboratorium PCR di semua pulau di Indonesia sehingga layanan cepat.



Saksikan live streaming program-program BeritaSatu TV di sini

Sumber: BeritaSatu.com

BAGIKAN

BERITA LAINNYA

Omicron Menular Lebih Cepat, tetapi Bergejala Ringan

Penularan dari varian Omicron lebih cepat dari varian sebelumnya namun sebagian besar kasus Covid-19 akibat varian tersebut hanya gejala ringan

KESEHATAN | 30 November 2021

Kemenkes: Omicron Hasil Mutasi Varian Sebelumnya

Munculnya varian B.1.1.529 atau varian Omicron merupakan hasil kombinasi mutasi dari varian lainnya seperti Delta, Alpha, Beta, Gamma, AY.23 dan AY.4.

KESEHATAN | 30 November 2021

Sel Memori Ciptakan Antibodi meski Efikasi Vaksin Menurun

Tubuh memiliki sel memori yang tetap bisa menciptakan kembali antibodi terhadap Covid-19 meskipun efikasi vaksin mulai menurun

KESEHATAN | 30 November 2021

6 Negara Ini Alami Tren Kenaikan Kasus Omicron

Wku Adisasmito mengatakan, kasus Covid-19 di 6 dari 7 negara yang dilanda varian Omicron (B.1.1.529) menunjukkan tren kenaikan kasus

KESEHATAN | 30 November 2021

BioNTech Mulai Garap Vaksin untuk Lawan Omicron

Perusahaan biotek Jerman BioNTech menyatakan telah mulai mengerjakan vaksin yang direkayasa untuk melawan varian Omicron dari Covid-19.

KESEHATAN | 30 November 2021

Kemenkes Imbau Masyarakat Patuh Prokes

Siti Nadia Tarmizi mengimbau masyarakat untuk tidak bereuforia dengan situasi pandemi Covid-19 saat ini, namun harus tetap mematuhi protokol kesehatan (prokes)

KESEHATAN | 30 November 2021

5 Strategi Satgas Cegah Varian Omicron Masuk Indonesia

Lima strategi Satgas Covid-19 cegah varian omicron terdiri dari pengetatan pintu masuk Indonesia hingga disiplin prokes yang ketat.

KESEHATAN | 30 November 2021

Penggunaan Vaksin Non-Sinovac Rendah, Ini Penyebabnya

Masyarakat takut menggunakan vaksin di luar vaksin Sinovac, karena khawatir mengalami kejadian ikutan pasca imunisasi (KIPI).

KESEHATAN | 30 November 2021

Satgas: Masyarakat Diharapkan Tunda Liburan Nataru

Masyarakat diminta menunda liburan menjelang Natal 2021 dan tahun baru 2022 (Nataru) guna mencegah lonjakan kasus Covid-19

KESEHATAN | 30 November 2021

Hanya 5 Provinsi Cakupan Vaksinasi Lansia di Atas 60%

Vaksinasi lansia menjadi pekerjaan rumah (PR) saat ini sebab hanya 5 provinsi yang capaian vaksinasi kelompok lansia di atas 60%.

KESEHATAN | 30 November 2021


TAG POPULER

# Ameer Azzikra


# Omicron


# Bens Leo


# Cristiano Ronaldo


# Infeksi Lever



TERKINI
Data Belum Cukup, Terlalu Dini Sebut Omicron Mematikan

Data Belum Cukup, Terlalu Dini Sebut Omicron Mematikan

KESEHATAN | 18 menit yang lalu










BeritaSatu Logo
TERKONEKSI BERSAMA KAMI
BeritaSatu Facebook
BeritaSatu Twitter
BeritaSatu Instagram
BeritaSatu YouTube
Android Icon iOS Icon
Copyright © 2021 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings