Naik Pesawat Wajib Tes PCR Berlaku Efektif Mulai 21 Oktober Pukul 00.00 WIB
Logo BeritaSatu
Breaking News
INDEX
Breaking News

AGRI 1577 (0)   |   BASIC-IND 938 (0)   |   BISNIS-27 477 (-5)   |   COMPOSITE 5975 (-53)   |   CONSUMER 1621 (0)   |   DBX 1411 (-16)   |   FINANCE 1361 (0)   |   I-GRADE 166 (-1)   |   IDX30 471 (-4)   |   IDX80 128 (-1)   |   IDXBASIC 1248 (-11)   |   IDXBUMN20 358 (-2)   |   IDXCYCLIC 736 (-3)   |   IDXENERGY 747 (1)   |   IDXESGL 129 (-1)   |   IDXFINANCE 1325 (-12)   |   IDXG30 135 (-1)   |   IDXHEALTH 1296 (-14)   |   IDXHIDIV20 416 (-3)   |   IDXINDUST 956 (-21)   |   IDXINFRA 871 (-0)   |   IDXMESBUMN 102 (-0)   |   IDXNONCYC 740 (-6)   |   IDXPROPERT 877 (-12)   |   IDXQ30 135 (-1)   |   IDXSMC-COM 282 (-1)   |   IDXSMC-LIQ 337 (-1)   |   IDXTECHNO 3348 (-40)   |   IDXTRANS 1056 (-1)   |   IDXV30 127 (-1)   |   INFOBANK15 952 (-11)   |   INFRASTRUC 1036 (0)   |   Investor33 406 (-3)   |   ISSI 176 (-1)   |   JII 577 (-4)   |   JII70 205 (-1)   |   KOMPAS100 1130 (-11)   |   LQ45 888 (-8)   |   MANUFACTUR 1250 (0)   |   MBX 1590 (-13)   |   MINING 1939 (0)   |   MISC-IND 1036 (0)   |   MNC36 301 (-2)   |   PEFINDO25 297 (-3)   |   PROPERTY 351 (0)   |   SMinfra18 295 (-1)   |   SRI-KEHATI 340 (-3)   |   TRADE 872 (0)   |  

Naik Pesawat Wajib Tes PCR Berlaku Efektif Mulai 21 Oktober Pukul 00.00 WIB

Kamis, 21 Oktober 2021 | 16:30 WIB
Oleh : Hendro D Situmorang / JEM

Jakarta, Beritasatu.com - Peraturan terbaru yakni naik pesawat udara wajib menunjukkan hasil swab tes polymerase chain reaction (PCR) yang menyatakan negatif Covid-19 berlaku efektif mulai 21 Oktober 2021 pukul 00.00 WIB. Sampel tes PCR diambil dalam kurun waktu maksimal 2x24 jam atau H-2 sebelum keberangkatan dengan pesawat udara.

Persyaratan tersebut diatur dalam Surat Edaran (SE) Nomor 21 Tahun 2021 tentang Ketentuan Perjalanan Orang Dalam Negeri Pada Masa Pandemi Covid-19 yang diterbitkan Satuan Tugas (Satgas) Penanganan Covid-19. Pemerintah menyatakan pengetatan metode testing menjadi PCR pada H-2 sebelum keberangkatan dengan pesawat udara, dilakukan karena sudah tidak diterapkannya lagi aturan tentang jarak antartempat duduk (seat distancing) dengan kapasitas penuh sebagai bagian dari uji coba pelonggaran mobilitas demi pemulihan ekonomi di tengah kondisi kasus yang cukup terkendali.

Dalam SE ini terdapat penyesuaian aturan untuk penumpang pesawat yang melakukan perjalanan dari dan ke wilayah Jawa-Bali. Di mana tidak lagi diizinkan hanya menggunakan hasil tes negatif Covid-19 dengan metode rapid test antigen, melainkan wajib menggunakan PCR test.

Koordinator Tim Pakar dan Juru Bicara Pemerintah untuk Penanganan Covid-19, Wiku Adisasmito menyatakan PCR sebagai metode testing gold standard dan lebih sensitif daripada rapid antigen dalam menjaring kasus positif Covid-19.

"Prinsip penerapan persyaratan pelaku perjalanan dengan PCR khususnya untuk moda transportasi udara sebagai upaya untuk memastikan tidak terjadi penularan Covid-19. Menggunakan tes PCR tentunya memiliki akurasi yang lebih tinggi daripada rapid test antigen," kata Wiku dalam konferensi pers virtual, Kamis (21/10/2021).

Dikatakan, penyesuaian aturan perjalanan untuk penumpang pesawat tersebut, menyusul adanya perubahan aturan load factor pada transportasi udara. Dengan tidak adanya batasan load factor pada penumpang pesawat, maka saat ini diwajibkan menunjukkan hasil tes negatif Covid-19 dengan metode tes PCR.

Diakui, meski tidak ada lagi batasan untuk load factor di pesawat, tetapi maskapai wajib menyediakan tiga row seat untuk penumpang yang memiliki gejala Covid-19.

"Kemudian penggunaan tes PCR ini juga sebagai bentuk untuk mengoptimalkan pencegahan penularan Covid-19 untuk penumpang yang memiliki potensi lolos dari proses screening kesehatan," ujar Wiku.

Menjawab pertanuaan Beritasatu.com tentang mengapa tidak ada alternatif tes antigen 1x24 untuk calon penumpang udara, sementara penumpang nonudara diberikan alternatif tentang hal ini, Wiku menjelaskan pada intinya kebijakan ini adalah salah satu upaya pelonggaran mobilitas yang dilakukan dengan hati-hati di tengah pandemi Covid-19.



Saksikan live streaming program-program BeritaSatu TV di sini

Sumber: BeritaSatu.com

BAGIKAN

BERITA LAINNYA

Menkes: Juni 2022, Target Vaksinasi Covid-19 Primer Selesai

Menkes Budi Gunadi Sadikin menyatakan, vaksinasi Covid-19 primer, baik dosis 1 dan 2 di Indonesia ditargetkan selesai pada Juni 2022

KESEHATAN | 18 Januari 2022

170.095 Orang yang Telah Terima Vaksinasi Booster

Menkes Budi Gunadi Sadikin melaporkan sebanyak 170.095 orang telah menerima vaksin Covid-19 booster di Indonesia

KESEHATAN | 18 Januari 2022

Indonesia Masih Hadapi Masalah Stunting dan Obesitas

Direktur Gizi Masyarakat Kementerian Kesehatan, Dhian Probhoyekti mengatakan, Indonesia masih menghadapi masalah stunting dan obesitas

KESEHATAN | 18 Januari 2022

BPOM: Pengembangan Vaksin Merah Putih Butuh Waktu Lama

kepala BPOM Penny K Lukito menyatakan bahwa pengembangan vaksin Merah Putih membutuhkan waktu yang lama

KESEHATAN | 18 Januari 2022

Nadia: Cakupan Vaksinasi Nasional Tembus 300 Juta Suntikan

Cakupan vaksinasi nasional Covid-19 tembus lebih dari 300 juta suntikan atau 72% dari total target 416,4 juta suntikan pada 8 Januari 2022.

KESEHATAN | 18 Januari 2022

Menkes: 1,12 Juta Dosis Vaksin Kedaluwarsa

Menteri Kesehatan (Menkes) Budi Gunadi Sadikin melaporkan, hingga bulan Desember 2021, terdapat 1,121 juta vaksin Covid-19 yang kedaluwarsa

KESEHATAN | 18 Januari 2022

Jaga Kualitas Tidur, Pilihan Bantal dan Guling Tak Bisa Sembarangan

Salah memilih bantal dan guling, membuat tidur jadi tak nyenyak atau bahkan bisa memicu gangguan kesehatan.

KESEHATAN | 18 Januari 2022

BPOM Terbitkan Izin UEA terhadap 4 Obat dan 13 Jenis Vaksin Covid-19

BPOM) telah memberikan Izin Penggunaan Darurat atau Emergency Use Authorization (EUA) terhadap 4 jenis obat Covid-19

KESEHATAN | 18 Januari 2022

BPOM Laporkan Kesiapan Produksi Vaksin Dalam Negeri

BPOM melaporkan kesiapan produksi dua kandidat vaksin Covid-19 dalam negeri di tengah tahapan uji klinik yang masih bergulir pada 2022

KESEHATAN | 18 Januari 2022

Kasus Harian Covid-19 Kembali Tembus 1.000, Jakarta Sumbang 670 Kasus

Daerah dengan penambahan kasus terbanyak tercatat di DKI Jakarta dengan 670 kasus, disusul Jawa Barat dengan 292 kasus.

KESEHATAN | 18 Januari 2022


TAG POPULER

# IKN


# Nia Ramadhani


# Omicron


# Rahmat Effendi


# Sanksi Antidoping



TERKINI
IBL: Tangerang Hawks Curi Kemenangan dari Bali United

IBL: Tangerang Hawks Curi Kemenangan dari Bali United

OLAHRAGA | 4 jam yang lalu










BeritaSatu Logo
TERKONEKSI BERSAMA KAMI
BeritaSatu Facebook
BeritaSatu Twitter
BeritaSatu Instagram
BeritaSatu YouTube
Android Icon iOS Icon
Copyright © 2022 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings