Logo BeritaSatu

Satgas IDI: Aturan Baru Pelaku Perjalanan Harus Dimonitor dan Dievaluasi

Kamis, 21 Oktober 2021 | 17:50 WIB
Oleh : Maria Fatima Bona / WM

Jakarta, Beritasatu.com - Ketua Satgas Penanganan Covid-19 Ikatan Dokter Indonesia (IDI), Prof Zubairi Djoerban mengatakan, peraturan apapun harus selalu dimonitor dan dievaluasi berdasarkan data kasus Covid-19 harian.

Hal ini merespons kebijakan pemerintah yang tertuang dalam Instruksi Menteri Dalam (Inmendagri) 53/2021 tentang PPKM Level 3, 2, dan 1 di Jawa dan Bali dan luar Jawa dan Bali untuk pelaku perjalanan menggunakan moda transportasi udara wajib melakukan swab polymerase chain reaction (PCR) H-2. Sedangkan, untuk moda transportasi darat dan laut hanya menggunakan rapid Antigen.

“ Harus dimonitor harus selalu dimonitor dan evaluasi berdasarkan data kasus harian. Kalau terjadi ada klaster-klaster baru baik itu di bus, kereta api, dan pesawat, maka kebijakan harus diperketat kembali. Jadi batalkan yang sekarang kemudian kembali lebih ketat,” kata Zubairi saat dihubungi Beritasatu.com, Kamis (21/10/2021).

Menurutnya, selama kebijakan dilakukan memonitor dan mengevaluasi dengan ketat, maka kebijakan yang sekarang yakni Inmendagri Nomor 53 ini secara ilmiah bisa dipertanggungjawabkan.

Zubairi menyebutkan, pemerintah melonggarkan pelaku perjalanan menggunakan kapal laut hanya menggunakan hasil rapid antigen karena kapal laut cukup lega dan bisa saling jaga jarak. Namun, ia mengingatkan, hal ini tidak untuk pelaku perjalanan menggunakan kapal pesiar. Pasalnya, berdasarkan data internasional menunjukan klaster Covid-19 paling banyak.

Kemudian, untuk perjalanan darat menggunakan kereta api, Zubairi menyebutkan, penumpang kereta api maupun bus tidak pernah kosong, namun karena Indonesia lagi mengalami penurunan kasus sehingga penularannya rendah yakni positivity rate kasus di Indonesia di bawah 3%

“Risiko penularan rendah, PPKM bisa diterima dilonggarkan dengan syarat tetap harus dipantau dengan ketat. Monitor dan evaluasi apabila terjadi klaster dan ditemukan klaster kebijakan diganti,” ucapnya.

Selanjutnya, Zubairi juga kembali mengingatkan tentang peraturan perjalanan internasional yakni harus telah melakukan vaksin 2 kali dan mengikuti proses skrining dan karantina seperti melakukan pemeriksaan swab PCR saat kedatangan dan hari ke-4. Bagi pelaku perjalanan yang hasilnya negatif dapat meninggalkan tempat karantina di hari ke-5. Pasalnya, proses skrining dan karantina ini berlaku untuk semua negara.



Saksikan live streaming program-program BTV di sini

Sumber: BeritaSatu.com

BAGIKAN

BERITA LAINNYA

Bantah Tembak Brigadir J, Ferdy Sambo Dicecar Hakim

Ferdy Sambo dicecar oleh majelis hakim PN Jaksel karena terus membantah turut menembak Brigadir Nofriansyah Yosua Hutabarat atau Brigadir J.

NEWS | 7 Desember 2022

Tahanan Polsek Astana Anyar Dipindahkan Usai Bom Bunuh Diri

Pelayanan dan tahanan Polsek Astana Anyar dipindahkan ke Mapolrestabes Bandung usai bom bunuh diri yang menghancurkan Mapolsek Astana Anyar. 

NEWS | 7 Desember 2022

Terpidana Bom Bali I, Umar Patek Bebas Bersyarat Hari Ini

Ditjen Pemasyarakatan Kemenkumham menyatakan, Hisyam bin Alizein alias Umar Patek, terpidana bom Bali I bebas bersyarat mulai hari ini, Rabu (7/12/2022).

NEWS | 7 Desember 2022

Setelah Menikah, Kaesang dan Erina Tak Akan Tunda Momongan

Kaesang Pangarep mengaku akan langsung tancap gas untuk punya momongan setelah resmi menikah dengan Erina Gudono.

NEWS | 7 Desember 2022

Mengaku Tak Jujur, Ferdy Sambo Tak Sudi Disebut Pembohong

Ferdy Sambo tidak sudi disebut pembohong, meski hasil poligraf atau uji kebohongan terkait kasus pembunuhan Brigadir J menyatakan Ferdy Sambo tidak jujur.

NEWS | 7 Desember 2022

Kapolri Instruksikan Usut Tuntas Bom Bunuh Diri Bandung

Kapolri Sigit menginstruksikan kepada seluruh jajaran kepolisian untuk mengusut tuntas peristiwa bom bunuh diri Bandung tersebut.

NEWS | 7 Desember 2022

KPK Tangkap Ra Latif dan 5 Pejabat Pemkab Bangkalan, Ini Daftarnya

KPK menangkap Bupati Bangkalan, AbduI Latif Amin Imron atau Ra Latif dan lima pejabat di Pemkab Bangkalan terkait kasus jual beli jabatan. 

NEWS | 7 Desember 2022

Bharada E Pastikan Ferdy Sambo Ikut Tembak Brigadir J

Bharada Richard Eliezer Pudihang Lumiu atau Bharada E menegaskan Ferdy Sambo ikut menembak Brigadir Nofriansyah Yosua Hutabarat atau Brigadir J.

NEWS | 7 Desember 2022

Kapolri Sampaikan Dukacita kepada Korban Bom Bandung

Saat menjenguk korban bom Bandung di Rumah Sakit Immanuel, Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo menyampaikan duka atas wafatnya Aipa Sofyan. 

NEWS | 7 Desember 2022

Ferdy Sambo Akui Tidak Jujur Saat Diperiksa Uji Kebohongan

Ferdy Sambo akui tidak jujur saat diperiksa poligraf atau alat uji kebohongan terkait kasus pembunuhan berencana Brigadir J. 

NEWS | 7 Desember 2022


TAG POPULER

# Bom Bandung


# Ferdy Sambo


# Gempa Cianjur


# Pernikahan Kaesang


# KKB Tembak Mati


 

NEWSLETTER

Dapatkan informasi terbaru dari kami
Email yang Anda masukkan tidak valid.

TERKINI
Bantah Tembak Brigadir J, Ferdy Sambo Dicecar Hakim

Bantah Tembak Brigadir J, Ferdy Sambo Dicecar Hakim

NEWS | 3 menit yang lalu










CONTACT US Commodity Square, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
B UNIVERSE