Survei: 63% Konsumen di Indonesia Anggap Kesehatan Kurang Ideal
Logo BeritaSatu
Breaking News
INDEX
Breaking News

AGRI 1577 (0)   |   BASIC-IND 938 (0)   |   BISNIS-27 477 (-5)   |   COMPOSITE 5975 (-53)   |   CONSUMER 1621 (0)   |   DBX 1411 (-16)   |   FINANCE 1361 (0)   |   I-GRADE 166 (-1)   |   IDX30 471 (-4)   |   IDX80 128 (-1)   |   IDXBASIC 1248 (-11)   |   IDXBUMN20 358 (-2)   |   IDXCYCLIC 736 (-3)   |   IDXENERGY 747 (1)   |   IDXESGL 129 (-1)   |   IDXFINANCE 1325 (-12)   |   IDXG30 135 (-1)   |   IDXHEALTH 1296 (-14)   |   IDXHIDIV20 416 (-3)   |   IDXINDUST 956 (-21)   |   IDXINFRA 871 (-0)   |   IDXMESBUMN 102 (-0)   |   IDXNONCYC 740 (-6)   |   IDXPROPERT 877 (-12)   |   IDXQ30 135 (-1)   |   IDXSMC-COM 282 (-1)   |   IDXSMC-LIQ 337 (-1)   |   IDXTECHNO 3348 (-40)   |   IDXTRANS 1056 (-1)   |   IDXV30 127 (-1)   |   INFOBANK15 952 (-11)   |   INFRASTRUC 1036 (0)   |   Investor33 406 (-3)   |   ISSI 176 (-1)   |   JII 577 (-4)   |   JII70 205 (-1)   |   KOMPAS100 1130 (-11)   |   LQ45 888 (-8)   |   MANUFACTUR 1250 (0)   |   MBX 1590 (-13)   |   MINING 1939 (0)   |   MISC-IND 1036 (0)   |   MNC36 301 (-2)   |   PEFINDO25 297 (-3)   |   PROPERTY 351 (0)   |   SMinfra18 295 (-1)   |   SRI-KEHATI 340 (-3)   |   TRADE 872 (0)   |  

Survei: 63% Konsumen di Indonesia Anggap Kesehatan Kurang Ideal

Kamis, 21 Oktober 2021 | 22:21 WIB
Oleh : Willy Masaharu / WM

Jakarta, Beritasatu.com - Perusahaan nutrisi global, Herbalife Nutrition, kembali merilis sejumlah temuan dari hasil survei bertajuk “Asia Pacific Health Inertia Survey 2021”. Survei yang ditujukan untuk mengungkap wawasan masyarakat tentang dampak pandemi terhadap kesehatan konsumen serta sikap dan perilaku mereka untuk meningkatkan kesehatan. Survei ini diselenggarakan pada bulan Juli dan Agustus 2021 di 11 negara Asia Pasifik di antaranya Australia, Hong Kong, Indonesia, Jepang, Korea, Malaysia, Filipina, Singapura, Taiwan, Thailand, dan Vietnam. Survei ini juga diikuti oleh 5.496 konsumen Herbalife Nutrition yang berusia diatas 18 tahun.

Senior Director & Country General Manager Herbalife Nutrition Indonesia, Andam Dewi mengatakan, pandemi ini telah berdampak di berbagai kehidupan kehidupan masyarakat. “Tak terkecuali kepada bagaimana masyarakat mengelola kesehatannya. Ada kesadaran tinggi terhadap peran penting dari berolahraga secara teratur, mengonsumsi makanan sehat, dan dukungan lingkungan dan komunitas dalam mencapai kesehatan yang lebih baik secara keseluruhan,” kata Andam Dewi, dalam keterangannya, Kamis (21/10/2021),

Merujuk pada hasil Asia Pacific Health Inertia Survey 2021, 63% konsumen di Indonesia mengatakan bahwa kesehatan fisik mereka saat ini kurang ideal, dan ketika ditanya tentang kondisi kesehatan mental 60% responden juga merasa kurang ideal.

Dikatakan Andam Dewi, bagi mereka yang mengalami penurunan kesehatan fisik dalam 12 bulan terakhir, 69% responden di Indonesia mengaitkan hal ini dengan kurangnya aktivitas fisik, diikuti dengan banyak mengonsumsi makanan yang tidak sehat (42%).

“Ketika bicara tentang penurunan kesehatan mental, alasan utama adalah stres akibat pekerjaan yang terdampak situasi ekonomi yang tidak menentu (70%), kurangnya aktivitas di luar (61%) dan akibat lebih sering tinggal di rumah karena pembatasan mobilitas (60%),” katanya.

Sementara responden yang mengalami peningkatan kesehatan fisik dan mental, faktor yang berperan pada responden di Indonesia secara umum adalah mengonsumsi makanan yang lebih sehat, mendapatkan pengaruh positif dari keluarga dan teman, lebih banyak waktu untuk pribadi, serta banyak meluangkan waktu untuk beristirahat dan melakukan aktivitas olahraga.

Meskipun sebagian besar konsumen Indonesia beranggapan bahwa kondisi kesehatan mereka saat ini kurang ideal, namun banyak di antara mereka yang telah mengambil inisiatif untuk mengonsumsi makanan yang lebih sehat dan lebih sering berolahraga.

Merujuk pada hasil survei, 75% konsumen di Indonesia mengatakan bahwa selama pandemi, mereka mulai mengonsumsi makanan yang lebih sehat. Sedangkan responden, yang selama pandemi cenderung mengonsumsi makanan yang tidak sehat memberikan beberapa alasan, seperti 64 persen menyatakan bahwa akses untuk mendapatkan makanan yang tidak sehat lebih mudah dibanding makanan sehat. Selain itu, 58% menyatakan bahwa kurangnya motivasi dari keluarga atau lingkungan sekitar untuk memperbanyak konsumsi makanan sehat selama pandemi.

Survei ini juga mengungkapkan bahwa 64% konsumen di Indonesia mulai lebih sering berolahraga selama pandemi. Bagi mereka yang jarang berolahraga selama pandemi, sebagian besar mengaku berolahraga kurang dari 1 hingga 3 hari per minggu, dengan alasan utama yaitu kurangnya motivasi, kurangnya ruang di rumah untuk melakukan olahraga, dan keterbatasan untuk mengakses gym dan pusat kebugaran.



Teknologi Jadi Kunci Gaya Hidup Sehat dan Aktif
Dengan gelombang digital yang melanda negara-negara di Asia Pasifik, teknologi dan media sosial juga memainkan peran yang lebih penting dalam mendukung gaya hidup sehat dan aktif.

Saat ini, konsumen di Indonesia menggunakan alat teknologi seperti video dan kelas kebugaran virtual yang tersedia untuk umum (57%), pelacak kebugaran (37%), aplikasi nutrisi (31%), serta aplikasi kebugaran dan olahraga (28%) untuk mendukung pola hidup sehat mereka.

Sementara responden di Indonesia lebih cenderung menyatakan bahwa media sosial memiliki pengaruh positif (45%) pada kesehatan mental mereka daripada pengaruh negatif (13%). Mereka yang menjadikan media sosial memiliki efek positif umumnya menggunakan media sosial untuk membaca konten inspiratif/motivasi (71%), melihat konten lucu/ringan (70%), inspirasi/motivasi dari influencer media sosial (63%)

Ketika ditanya tentang rencana mereka untuk menerapkan kebiasaan hidup sehat dan aktif dalam 12 bulan ke depan, sebagian besar konsumen di Indonesia (99%) mengatakan bahwa mereka berencana untuk mengonsumsi makanan yang lebih sehat, sementara 90% juga berencana untuk lebih sering berolahraga.

Langkah-langkah yang akan mereka ambil untuk mengonsumsi makanan yang lebih sehat, di antaranya: minum air lebih banyak (79%), memasukkan lebih banyak buah dan sayuran ke dalam menu makanan (72%), memastikan makanan nutrisi yang seimbang (61%)

“Hasil Asia Pacific Health Inertia Survey 2021 menunjukkan kepada kami bahwa pentingnya memotivasi masyarakat untuk mendapatkan kembali kesehatan yang diinginkan. Kami perlu terus memperkuat komitmen untuk mendorong masyarakat menerapkan gaya hidup sehat yang aktif dengan didukung nutrisi seimbang. Komitmen ini kami mulai dengan menyelenggarakan Herbalife Nutrition Virtual Run 2021 dan progam kampanye “Get Moving With Good Nutrition”. Tujuannya untuk menginspirasi masyarakat agar mengadaptasi gaya hidup sehat dan aktif, serta mendorong komunitas agar saling mendukung dalam meningkatkan aktivitas gaya hidup sehat,” tutup Andam Dewi.

Herbalife Nutrition Virtual Run 2021 berlangsung serentak pada 1 Oktober hingga 31 Oktober 2021 di 11 negara Asia Pasifik, di antaranya Australia, Hong Kong, Indonesia, Jepang, Korea, Malaysia, Filipina, Singapura, Taiwan, Thailand, dan Vietnam. Herbalife Nutrition Virtual Run tahun lalu diikuti lebih dari 14.000 peserta yang menempuh jarak hampir 600.000 kilometer di seluruh Asia Pasifik. Pada tahun 2021 ini, Herbalife Nutrition Virtual Run mempunyai tujuan yang lebih besar dan lebih berani, dengan dukungan lebih banyak platform atau aplikasi lari virtual serta konten digital untuk memudahkan peserta. Penggunaan perangkat dan platform edukasi ini juga ditujukan untuk membantu peserta membentuk komunitas agar dapat saling mendukung aktifitas gaya hidup sehat.



Saksikan live streaming program-program BeritaSatu TV di sini

Sumber: BeritaSatu.com

BAGIKAN

BERITA LAINNYA

Vaksinolog: Jangan Panik Hadapi Omicron

Dalam menyikapi adanya varian baru Covid-19 seperti Delta dan Omicron butuh kewaspadaan, bukan kepanikan.

KESEHATAN | 2 Desember 2021

Kemenkes Gencarkan Sosialisasi Vaksinasi Covid-19

Kemenkes bersama berbagai pihak melakukan sosialisasi untuk mengingatkan kepada masyarakat bahwa pandemi Covid-19 belum selesai.

KESEHATAN | 2 Desember 2021

Cegah Omicron, Masa Karantina WNA dan WNI Jadi 10 Hari

Demi mencegah masuknya varian omicron, masa karantina bagi WNA dan WNI ditambah menjadi 10 hari dari sebelumnya 7 hari.

KESEHATAN | 2 Desember 2021

Omicron Akan Cepat Salip Delta Jadi Varian Dominan

Data terbaru Afsel memperlihatkan, Omicron tampaknya mampu mengatasi beberapa kekebalan. Varian ini dengan cepat akan menyalip Delta menjadi varian dominan.

KESEHATAN | 2 Desember 2021

Pakar: Vaksinasi Nasional Dulu Baru Booster

Cakupan vaksinasi nasional masih perlu ditingkatkan sebelum melakukan vaksinasi booster.

KESEHATAN | 2 Desember 2021

Cegah Omicron, Luhut Larang Pejabat Negara ke Luar Negeri

Luhut Binsar Pandjaitan melarang pejabat negara untuk melakukan perjalanan ke luar negeri guna mencegah penularan varian Omicron.

KESEHATAN | 1 Desember 2021

Menkes: Lansia Perlu Dipaksa Divaksin Secepatnya

Menkes Budi Gunadi mengatakan upaya meningkatkan cakupan vaksinasi pada lansia perlu ada pemaksaan.

KESEHATAN | 1 Desember 2021

Ini Arahan Jokowi Hadapi Varian Omicron

Mensesneg Pratikno mengatakan, Presiden Jokowi telah memberi arahan kepada jajaran menteri untuk menghadapi varian baru Covid-19, Omicron

KESEHATAN | 1 Desember 2021

Akses Pengobatan Diabetes Diperluas

Prevalensi diabetes melitus di Indonesia masih tinggi di tengah tantangan akses layanan kesehatan.

KESEHATAN | 1 Desember 2021

Vaksinolog: Semua Vaksin Covid-19 Aman dan Efektif

Vaksinolog Dirga Sakti Rambe menyebutkan semua jenis vaksin yang beredar di Indonesia aman dan efektif untuk digunakan.

KESEHATAN | 1 Desember 2021


TAG POPULER

# Reshuffle Kabinet


# Vaksin Sinovac


# Reuni 212


# BWF World Tour


# Sri Mulyani



TERKINI
Pimpin KNPI, Andreas Bertekad Satukan Organisasi Pemuda

Pimpin KNPI, Andreas Bertekad Satukan Organisasi Pemuda

POLITIK | 4 menit yang lalu










BeritaSatu Logo
TERKONEKSI BERSAMA KAMI
BeritaSatu Facebook
BeritaSatu Twitter
BeritaSatu Instagram
BeritaSatu YouTube
Android Icon iOS Icon
Copyright © 2021 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings