Cara Mudah Mengatur Pola Makan Sehat untuk Lansia
Logo BeritaSatu
Breaking News
INDEX
Breaking News

AGRI 1577 (0)   |   BASIC-IND 938 (0)   |   BISNIS-27 477 (-5)   |   COMPOSITE 5975 (-53)   |   CONSUMER 1621 (0)   |   DBX 1411 (-16)   |   FINANCE 1361 (0)   |   I-GRADE 166 (-1)   |   IDX30 471 (-4)   |   IDX80 128 (-1)   |   IDXBASIC 1248 (-11)   |   IDXBUMN20 358 (-2)   |   IDXCYCLIC 736 (-3)   |   IDXENERGY 747 (1)   |   IDXESGL 129 (-1)   |   IDXFINANCE 1325 (-12)   |   IDXG30 135 (-1)   |   IDXHEALTH 1296 (-14)   |   IDXHIDIV20 416 (-3)   |   IDXINDUST 956 (-21)   |   IDXINFRA 871 (-0)   |   IDXMESBUMN 102 (-0)   |   IDXNONCYC 740 (-6)   |   IDXPROPERT 877 (-12)   |   IDXQ30 135 (-1)   |   IDXSMC-COM 282 (-1)   |   IDXSMC-LIQ 337 (-1)   |   IDXTECHNO 3348 (-40)   |   IDXTRANS 1056 (-1)   |   IDXV30 127 (-1)   |   INFOBANK15 952 (-11)   |   INFRASTRUC 1036 (0)   |   Investor33 406 (-3)   |   ISSI 176 (-1)   |   JII 577 (-4)   |   JII70 205 (-1)   |   KOMPAS100 1130 (-11)   |   LQ45 888 (-8)   |   MANUFACTUR 1250 (0)   |   MBX 1590 (-13)   |   MINING 1939 (0)   |   MISC-IND 1036 (0)   |   MNC36 301 (-2)   |   PEFINDO25 297 (-3)   |   PROPERTY 351 (0)   |   SMinfra18 295 (-1)   |   SRI-KEHATI 340 (-3)   |   TRADE 872 (0)   |  

Cara Mudah Mengatur Pola Makan Sehat untuk Lansia

Selasa, 26 Oktober 2021 | 14:36 WIB
Oleh : Feriawan Hidayat / FER

Jakarta, Beritasatu.com - Bagi para lanjut usia (lansia), sebaiknya segera mengatur pola makan yang sehat, agar meminimalisasi dampak dari zat makanan yang membahayakan tubuh.

Pakar gizi sekaligus Ketua Indonesia Sport Nutritionist Association, Dr Rita Ramayulis DCN MKes, mengatakan lansia harus menjaga berat badan ideal, agar tidak terlampau gemuk maupun kurus.

"Ini bisa dilakukan dengan menjaga pola makan, sebab lansia tidak bisa menyamakan keadaan dirinya dengan masa usia muda," ujar dr Rita Ramayulis dalam webinar event "Peran Penting Umami Dalam Meningkatkan Asupan Gizi dan Kesehatan Lansia" seperti dikutip dari keterangan pers, Selasa (26/10/2021).

Menurut dr Rita, pada dasarnya hormon-hormon pengatur selera makan pada lansia cenderung sudah menurun, terlebih saat diopname di rumah sakit. Karena itu jika lansia diopname, proses pemulihan menjadi semakin lama jika asupan nutrisinya sedikit.

"Selera makan lansia serta orang-orang yang baru sembuh cenderung rendah karena berbagai faktor fisiologis dan psikologis, namun sebenarnya dapat diatasi dengan meningkatkan reseptor rasa yang dimiliki melalui pengaturan rasa dasar seperti manis, asam, pahit, asin, dan umami,” ungkapnya.

Dr Rita mengatakan, penggunaan monosodium glutamat (MSG) sebagai salah satu sumber rasa umami pada makanan di rumah sakit bisa menjadi solusi untuk mempercepat proses recovery pasien lansia yang diopname.

"Sudah banyak penelitian yang membuktikan hal tersebut, salah satunya dilakukan oleh Shigeru Yamamoto dkk, pada tahun 2009, dalam penelitian tersebut, terbukti bahwa pemberian MSG pada makanan yang dikonsumsi lansia membuat mereka lebih banyak memproduksi saliva, itu penting untuk mambantu proses mengunyah dan menelan pada lansia," lanjutnya.

Penelitian tersebut juga membuktikan bahwa penambahan MSG pada makanan yang dikonsumsi lansia, membuat nafsu makan meningkat. Salah satu faktor utama penyebab malnutrisi pada lansia adalah turunnya nafsu makan dan juga masalah mengunyah serta menelan. Sehingga, peran MSG ini ternyata sangat baik.

Dr Rita menambahkan, banyak juga di antara masyarakat yang salah persepsi juga karena mengetahui MSG sebagai salah satu sumber rasa umami pada makanan dapat meningkatkan selera makan, sehingga menjadi khawatir konsumsi makanan tidak terkontrol.

"Kendati demikian, masih ada juga masyarakat yang salah kaprah. Rasa umami pada berbagai pangan memang meningkatkan selera makan, namun bukan berarti menjadi tidak terkontrol seperti ingin makan terus. Justru bumbu umami bisa memberi rasa kenyang saat akan dan setelah makan. Sudah ada jurnal ilmiah yang menjelaskan tentang penelitian ini,” tandasnya.

Public Relations Manager PT Ajinomoto Indonesia Katarina Larasati menambahkan, webinar ini diharapkan dapat mengedukasi para peserta tentang informasi gizi dengan fakta ilmiah, serta berkontribusi dalam mewujudkan masyarakat Indonesia yang lebih sehat. Terlebih, event webinar ini masih akan berlanjut hingga bulan November 2021.

"Acara webinar kali ini diperuntukkan bagi ahli gizi, ahli diet, mahasiswa dan mahasiswi gizi. Pasalnya, kami merasa perlu menyebarkan fakta yang benar dan informatif tentang bumbu umami yang akan mendukung masyarakat Indonesia tetap sehat saat situasi pandemi covid-19. Selain itu, Kami berharap para ahli gizi, ahli diet di seluruh Indonesia, dapat menyebarkan fakta informatif dan ilmiah tentang apa yang kami sampaikan hari ini kepada masyarakat luas," kata Katarina.



Saksikan live streaming program-program BeritaSatu TV di sini

Sumber: BeritaSatu.com

BAGIKAN

BERITA LAINNYA

Vaksin Dosis 3 Masih Dipertimbangkan untuk Cegah Omicron

Yang menjadi hal utama saat ini adalah masyarakat harus melengkapi vaksinasi dosis pertama dan kedua.

KESEHATAN | 1 Desember 2021

Ini Varian-varian Baru Covid-19 yang Mendunia

Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) mencatat dan mengumumkan nama-nama baru untuk varian-varian virus corona SARS-CoV-2 yang terdeteksi di berbagai negara.

KESEHATAN | 1 Desember 2021

Data Belum Cukup, Terlalu Dini Sebut Omicron Mematikan

Masih terlalu dini menyebut Covid-19 varian Omicron atau B.11529 ini mematikan atau bergejala ringan, karena datanya belum cukup.

KESEHATAN | 1 Desember 2021

Omicron Menular Lebih Cepat, tetapi Bergejala Ringan

Penularan dari varian Omicron lebih cepat dari varian sebelumnya namun sebagian besar kasus Covid-19 akibat varian tersebut hanya gejala ringan

KESEHATAN | 30 November 2021

Kemenkes: Omicron Hasil Mutasi Varian Sebelumnya

Munculnya varian B.1.1.529 atau varian Omicron merupakan hasil kombinasi mutasi dari varian lainnya seperti Delta, Alpha, Beta, Gamma, AY.23 dan AY.4.

KESEHATAN | 30 November 2021

Sel Memori Ciptakan Antibodi meski Efikasi Vaksin Menurun

Tubuh memiliki sel memori yang tetap bisa menciptakan kembali antibodi terhadap Covid-19 meskipun efikasi vaksin mulai menurun

KESEHATAN | 30 November 2021

6 Negara Ini Alami Tren Kenaikan Kasus Omicron

Wku Adisasmito mengatakan, kasus Covid-19 di 6 dari 7 negara yang dilanda varian Omicron (B.1.1.529) menunjukkan tren kenaikan kasus

KESEHATAN | 30 November 2021

BioNTech Mulai Garap Vaksin untuk Lawan Omicron

Perusahaan biotek Jerman BioNTech menyatakan telah mulai mengerjakan vaksin yang direkayasa untuk melawan varian Omicron dari Covid-19.

KESEHATAN | 30 November 2021

Kemenkes Imbau Masyarakat Patuh Prokes

Siti Nadia Tarmizi mengimbau masyarakat untuk tidak bereuforia dengan situasi pandemi Covid-19 saat ini, namun harus tetap mematuhi protokol kesehatan (prokes)

KESEHATAN | 30 November 2021

5 Strategi Satgas Cegah Varian Omicron Masuk Indonesia

Lima strategi Satgas Covid-19 cegah varian omicron terdiri dari pengetatan pintu masuk Indonesia hingga disiplin prokes yang ketat.

KESEHATAN | 30 November 2021


TAG POPULER

# Aturan Perjalanan Dalam Negeri


# Fadel Muhammad


# Umrah


# Reuni 212


# Omicron



TERKINI
Ditopang Pracetak, Waskita Beton Raup Pendapatan Rp 743 M

Ditopang Pracetak, Waskita Beton Raup Pendapatan Rp 743 M

EKONOMI | 9 menit yang lalu










BeritaSatu Logo
TERKONEKSI BERSAMA KAMI
BeritaSatu Facebook
BeritaSatu Twitter
BeritaSatu Instagram
BeritaSatu YouTube
Android Icon iOS Icon
Copyright © 2021 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings