Kanker Prostat yang Diderita SBY Disebut Silent Killer, Ini Penjelasannya
Logo BeritaSatu
Breaking News
INDEX
Breaking News

AGRI 1577 (0)   |   BASIC-IND 938 (0)   |   BISNIS-27 477 (-5)   |   COMPOSITE 5975 (-53)   |   CONSUMER 1621 (0)   |   DBX 1411 (-16)   |   FINANCE 1361 (0)   |   I-GRADE 166 (-1)   |   IDX30 471 (-4)   |   IDX80 128 (-1)   |   IDXBASIC 1248 (-11)   |   IDXBUMN20 358 (-2)   |   IDXCYCLIC 736 (-3)   |   IDXENERGY 747 (1)   |   IDXESGL 129 (-1)   |   IDXFINANCE 1325 (-12)   |   IDXG30 135 (-1)   |   IDXHEALTH 1296 (-14)   |   IDXHIDIV20 416 (-3)   |   IDXINDUST 956 (-21)   |   IDXINFRA 871 (-0)   |   IDXMESBUMN 102 (-0)   |   IDXNONCYC 740 (-6)   |   IDXPROPERT 877 (-12)   |   IDXQ30 135 (-1)   |   IDXSMC-COM 282 (-1)   |   IDXSMC-LIQ 337 (-1)   |   IDXTECHNO 3348 (-40)   |   IDXTRANS 1056 (-1)   |   IDXV30 127 (-1)   |   INFOBANK15 952 (-11)   |   INFRASTRUC 1036 (0)   |   Investor33 406 (-3)   |   ISSI 176 (-1)   |   JII 577 (-4)   |   JII70 205 (-1)   |   KOMPAS100 1130 (-11)   |   LQ45 888 (-8)   |   MANUFACTUR 1250 (0)   |   MBX 1590 (-13)   |   MINING 1939 (0)   |   MISC-IND 1036 (0)   |   MNC36 301 (-2)   |   PEFINDO25 297 (-3)   |   PROPERTY 351 (0)   |   SMinfra18 295 (-1)   |   SRI-KEHATI 340 (-3)   |   TRADE 872 (0)   |  

Kanker Prostat yang Diderita SBY Disebut Silent Killer, Ini Penjelasannya

Selasa, 2 November 2021 | 19:01 WIB
Oleh : Markus Junianto Sihaloho / DAS

Jakarta, Beritasatu.com - Presiden keenam RI Susilo Bambang Yudhoyono atau SBY didiagnosis mengidap kanker prostat seperti dikabarkan staf pribadinya, Ossy Dermawan, Selasa (2/11/2021). Kanker prostat disebut juga sebagai silent killer.

Pada 24 Oktober 2021 lalu, pemeran Gunther dalam serial legendaris Friends, James Michael Tyler, meninggal dunia karena kanker prostat. Sedangkan mantan Presiden Korea Selatan Roh Tae-woo meninggal pada 26 Oktober 2021.

Seperti diberitakan, kesehatan Roh memburuk sejak 2002 ketika ia menjalani operasi kanker prostat dan berulang kali dirawat di rumah sakit.

Jauh sebelumnya, pada 19 Juli 2019, penulis kawakan Arswendo Atmowiloto meninggal dunia karena penyakit yang sama.

Pada pemberitaan Beritasatu.com sebelumnya, dokter spesialis urologi Siloam Hospitals Kebon Jeruk (SHKJ) dr Marto Sugiono SpU menyebut bahwa kanker prostat merupakan tumor ganas yang tumbuh di dalam kelenjar prostat dan menyerang segala usia.

Prostat adalah kelenjar kecil yang terletak di bagian dasar kandung kemih. Kelenjar ini merupakan bagian dari sistem reproduksi dan posisinya mengelilingi saluran yang membawa urine dari kandung kemih ke penis.

Prostat juga berfungsi sebagai penghasil semen, yaitu cairan yang dikeluarkan bersama sperma saat ejakulasi.

Penyakit ini kerap menjadi silent killer bagi para pria sebab kadang kala penderitanya tidak mengalami gejala apa pun. Gejala baru dirasakan ketika kanker sudah memasuki stadium akhir.

Penyakit ini perlu diwaspadai, menurut Marto, karena prevalensi penderita kanker prostat di Indonesia cukup tinggi yakni 11 dari 100.000 dan menjadi salah satu penyebab kematian pada pria.

Berdasarkan informasi yang dikumpulkan, ada sejumlah faktor yang meningkatkan risiko kanker prostat. Pria berusia di atas 65 tahun cenderung diserang kanker prostat. Apalagi jika ada riwayat anggota keluarga yang pernah mengidapnya.

Faktor lainnya adalah kegemukan atau obesitas. Harvard Health Publishing meriset bahwa pria obesitas mendapat risiko tambahan terkena kanker prostat. Bahkan, obesitas yang parah bisa meningkatkan risiko hingga 34%.

Uniknya, penelitian menemukan juga bahwa pria bertubuh tinggi lebih berisiko mengalami kanker prostat agresif.

Faktor risiko lainnya adalah pria yang mengonsumsi banyak kalsium, baik dari asupan makanan maupun suplemen, lebih berisiko terkena kanker prostat agresif. Plus bila kurang mengonsumsi makanan berserat, seperti sayuran.

Faktor lainnya adalah peradangan di kelenjar prostat. Ada juga faktor risiko dari penyakit seks menular seperti gonore dan klamidia. Lalu ada juga faktor gangguan tidur. Pria yang cukup tidur cenderung memiliki risiko kanker prostat yang lebih rendah.

Informasi yang diperoleh menemukan bahwa ada beberapa faktor lain yang juga disebut bisa menjadi penyebab terjadinya kanker prostat. Meski demikian, faktor-faktor risiko ini masih diperdebatkan, yakni prosedur vasektomi, di mana pria yang pernah menjalani vasektomi mungkin memiliki risiko terkena kanker prostat.

Hasil penelitian yang dimuat di sebuah jurnal di Eropa menyebutkan pria yang sering ejakulasi cenderung memiliki risiko lebih rendah terkena kanker prostat dibandingkan pria yang jarang ejakulasi. Pasalnya, air mani yang keluar saat ejakulasi dapat membantu mengeluarkan zat-zat asing penyebab peradangan dan senyawa radikal bebas pemicu kanker yang terdapat dalam prostat.

Tapi ada juga jurnal yang menemukan pria yang sering berhubungan seks atau masturbasi justru mengalami peningkatan risiko kanker prostat lebih dini, pada usia 20-30an.



Saksikan live streaming program-program BeritaSatu TV di sini

Sumber: BeritaSatu.com

BAGIKAN

BERITA LAINNYA

Tegur Pemda, Satgas Minta Prokes Masyarakat Dipantau

Satgas Covid-19 menegur dan meminta pemerintah daerah (pemda) kembali meningkatkan pengawasan terhadap penerapan protokol kesehatan (prokes)

KESEHATAN | 27 Januari 2022

Pemerintah Diingatkan Berhati-hati Membuat Narasi Covid-19

Erlina Burhan menyarankan pemerintah untuk lebih berhati-hati  membuat sebuah narasi sosialisasi Covid-19 yang akan disampaikan kepada masyarakat.

KESEHATAN | 27 Januari 2022

Menkes: Pasien Covid-19 yang Bergejala Sedang dan Berat Bisa Dirawat di RS

Menteri Kesehatan (Menkes) menegaskan, pasien Covid-19 yang direkomendasikan bisa dirawat di RS adalah mereka yang bercirikan gejala sedang dan berat

KESEHATAN | 27 Januari 2022

IDAI: Percepat Vaksinasi Covid-19 karena Anak Dapat Jadi Penular Aktif

IDAI menyatakan, anak dapat menjadi penular yang aktif sehingga pemerintah perlu mempercepat vaksinasi Covid-19 pada kelompok anak-anak

KESEHATAN | 27 Januari 2022

Menkes: Kasus Covid-19 Melonjak Akibat Cepat dan Tingginya Penularan Omicron

Kasus Covid-19 terus meningkat khususnya wilayah DKI Jakarta, Jawa Barat, dan Banten akibat cepat, banyak dan tingginya penularan varian Omicron.

KESEHATAN | 27 Januari 2022

Kasus Harian Covid-19 Indonesia 8.077, DKI Jakarta 4.149

Kemenkes kasus harian Covid-19 di Indonesia, Kamis (27/1/2022), mencapai 8.077 dan DKI Jakarta masih menjadi penyumbang terbanyak dengan 4.149.

KESEHATAN | 27 Januari 2022

Bertambah 222, Kasus Omicron di Indonesia Capai 1.988 Pasien

Kasus positif Covid-19 varian Omicron kembali meningkat menjadi 1.988 pasien.

KESEHATAN | 27 Januari 2022

126,4 Juta Masyarakat Indonesia Telah Jalani Vaksinasi Lengkap

Kemenkes melaporkan jumlah warga Indonesia yang telah mendapat vaksinasi Covid-19 lengkap pada Kamis (27/1/2022) sebanyak 126,4 juta atau tepatnya 126.413.464.

KESEHATAN | 27 Januari 2022

Update Covid-19: Waspada, Kasus Harian Tembus 8.000

Kementerian Kesehatan (Kemenkes), Kamis (27/1/2022), melaporkan kasus harian Covid-19 mencapai 8.077 orang.

KESEHATAN | 27 Januari 2022

60 Pegawai Positif Covid-19, Risma Lockdown Kemensos

Sebanyak 60 pegawai Kemensos di kantor pusat Jakarta dinyatakan positif Covid-19. Mensos Risma langsung melakukan lockdown.

KESEHATAN | 27 Januari 2022


TAG POPULER

# Edy Mulyadi


# JKN-KIS


# Presidential Threshold


# Omicron


# Wiyanto Halim



TERKINI
Universitas Harus Cetak SDM Cerdas di Era Transformasi Digital

Universitas Harus Cetak SDM Cerdas di Era Transformasi Digital

NASIONAL | 8 menit yang lalu










BeritaSatu Logo
TERKONEKSI BERSAMA KAMI
BeritaSatu Facebook
BeritaSatu Twitter
BeritaSatu Instagram
BeritaSatu YouTube
Android Icon iOS Icon
Copyright © 2022 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings