Karantina Pelaku Perjalanan Berubah-ubah, Ini Penjelasannya
Logo BeritaSatu
Breaking News
INDEX
Breaking News

AGRI 1577 (0)   |   BASIC-IND 938 (0)   |   BISNIS-27 477 (-5)   |   COMPOSITE 5975 (-53)   |   CONSUMER 1621 (0)   |   DBX 1411 (-16)   |   FINANCE 1361 (0)   |   I-GRADE 166 (-1)   |   IDX30 471 (-4)   |   IDX80 128 (-1)   |   IDXBASIC 1248 (-11)   |   IDXBUMN20 358 (-2)   |   IDXCYCLIC 736 (-3)   |   IDXENERGY 747 (1)   |   IDXESGL 129 (-1)   |   IDXFINANCE 1325 (-12)   |   IDXG30 135 (-1)   |   IDXHEALTH 1296 (-14)   |   IDXHIDIV20 416 (-3)   |   IDXINDUST 956 (-21)   |   IDXINFRA 871 (-0)   |   IDXMESBUMN 102 (-0)   |   IDXNONCYC 740 (-6)   |   IDXPROPERT 877 (-12)   |   IDXQ30 135 (-1)   |   IDXSMC-COM 282 (-1)   |   IDXSMC-LIQ 337 (-1)   |   IDXTECHNO 3348 (-40)   |   IDXTRANS 1056 (-1)   |   IDXV30 127 (-1)   |   INFOBANK15 952 (-11)   |   INFRASTRUC 1036 (0)   |   Investor33 406 (-3)   |   ISSI 176 (-1)   |   JII 577 (-4)   |   JII70 205 (-1)   |   KOMPAS100 1130 (-11)   |   LQ45 888 (-8)   |   MANUFACTUR 1250 (0)   |   MBX 1590 (-13)   |   MINING 1939 (0)   |   MISC-IND 1036 (0)   |   MNC36 301 (-2)   |   PEFINDO25 297 (-3)   |   PROPERTY 351 (0)   |   SMinfra18 295 (-1)   |   SRI-KEHATI 340 (-3)   |   TRADE 872 (0)   |  

Karantina Pelaku Perjalanan Berubah-ubah, Ini Penjelasannya

Kamis, 25 November 2021 | 19:19 WIB
Oleh : Hendro D Situmorang / JEM

Jakarta, Beritasatu.com - Ketentuan karantina yang diterapkan kepada pelaku perjalanan dari luar negeri yang hendak masuk ke Indonesia terus berubah-ubah. Awalnya ketentuan karantina diberlakukan 14 hari, angka ini disebut sebagai gold standar. Namun kemudian turun menjadi 8 hari, lalu ada aturan 5 hari, dan terakhir 3 hari.

Mengenai hal ini, Koordinator Tim Pakar dan Juru Bicara Pemerintah untuk Penanganan Covid-19 Wiku Adisasmito mengatakan, kebijakan karantina untuk pelaku perjalanan memperhatikan tidak hanya kondisi terkini dari dalam negeri tetapi juga dari luar negeri yakni negara asal pelaku perjalanan.

"Penyusunan kebijakan pelaku perjalanan yang baik adalah sensitif dan spesifik memperhatikan tidak hanya kondisi terkini dari negara Indonesia saja. Namun juga negara asal kedatangan pelaku perjalanan," kata Wiku Adisasmito menjawab pertanyaan dari Beritasatu.com saat konferensi pers secara virtual tentang “Perkembangan Penanganan Covid-19 di Indonesia per 25 November 2021”, Kamis (25/11/2021).

Wiku pun memberikan penjelasan tentang aspek apa saja yang menjadi perhatian dalam menentukan durasi karantina pelaku perjalanan Internasional.

Disebutk Wiku hal-hal yang diperhatikan oleh pemerintah dalam menentukan pengaturan skrining pelaku perjalanan internasional, termasuk durasi karantina di antaranya kondisi kasus di asal dan tujuan negara, cakupan vaksinasi kepadatan arus perjalanan dan persiapan sarana, dan prasarana protokol kesehatan di negara tujuan.

Sementara itu, Wiku menegaskan bahwa selama pandemi Covid-19 berlangsung 2 tahun ini, Indonesia telah belajar dan siap untuk adaptif dalam penanganan Covid-19 termasuk salah satunya terkait karantina pelaku perjalanan internasional.

“Selama kurang lebih 2 tahun hidup berdampingan dengan pandemi Covid-19, Indonesia sudah banyak belajar. Kini Indonesia sudah lebih siap secara teknis serta sarana dan prasarana, sehingga menyesuaikan dengan itu maka pemerintah melakukan pengendalian Covid-19 yang adaptif termasuk penyesuaian durasi karantina dari waktu ke waktu,” pungkas Wiku.



Saksikan live streaming program-program BeritaSatu TV di sini

Sumber: BeritaSatu.com

BAGIKAN

BERITA LAINNYA

Pemerintah Dorong Peningkatan Testing Covid-19

Pemerintah terus mendorong peningkatan akses testing Covid-19 untuk pengendalian pandemi dan pemulihan Indonesia.

KESEHATAN | 6 Desember 2021

Kasus Covid-19 Naik, Menkominfo: Tingkatkan Kepatuhan Prokes

Kasus Covid-19 naik lagi di 21 kabupaten/kota di Indonesia, masyarakat dan pemda diminta tingkatkan protokol kesehatan.

KESEHATAN | 5 Desember 2021

Ketua IDI Kota Tangerang Beri Tips Cegah Varian Omicron

Ketua IDI Kota Tangerang, dr Emma Agustini memberikan tips untuk mencegah varian Omicron.

KESEHATAN | 5 Desember 2021

Masyarakat Puas Kinerja Jokowi Tangani Covid-19

Mayoritas masyarakat merasa pusat dengan kerja Presiden Joko Widodo (Jokowi) dalam menangani wabah Covid-19 di Tanah Air.

KESEHATAN | 5 Desember 2021

Mayoritas Masyarakat Puas dengan Penerapan PPKM dan Prokes

Indikator Politik Indonesia menemukan mayoritas masyarakat puas dengan penerapan PPKM, prokes dan vaksinasi untuk mengendalikan pandemi Covid-19 di Tanah Air.

KESEHATAN | 5 Desember 2021

Update Covid-19: Vaksinasi Dosis Pertama Capai 68,38%

Cakupan vaksinasi Covid-19 untuk dosis pertama telah mencapai 68,38%.

KESEHATAN | 5 Desember 2021

Waspadai Omicron! Jangan Sampai Ganggu Pemulihan Ekonomi

Jangan sampai omicron mengganggu proses pemulihan ekonomi dalam negeri.

KESEHATAN | 5 Desember 2021

Dalam 5 Tahun, Pilates Re Bar Ekspansi 50 Cabang

Pilates Re Bar, studio penunjang kegiatan fitnes yang terafiliasi dengan Jepanese pilates reformer studio, akan membuka 50 cabang.

KESEHATAN | 5 Desember 2021

Jumlah Pasien Covid-19 Wisma Atlet Tinggal 147 Orang

Jumlah pasien Covid-19 yang dirawat di Rumah Sakit Darurat Covid-19 (RSDC) Wisma Atlet sisa 147 pasien.

KESEHATAN | 5 Desember 2021

Kemenkes: Sesuai Peta Jalan, Vaksin Sinovac Jadi Dosis Kedua

Siti Nadia Tarmizi menyatakan, rencana pasokan vaksin Sinovac oleh pemerintah adalah sebagian besar diutamakan untuk dosis kedua.

KESEHATAN | 4 Desember 2021


TAG POPULER

# Mahasiswi Bunuh Diri


# Kasus Anak Ahok


# Kereta Api Tabrak Angkot


# Marcus/Kevin


# Jokowi 3 Periode



TERKINI
Khofifah Tegaskan Sistem Peringatan Dini Sudah Berjalan

Khofifah Tegaskan Sistem Peringatan Dini Sudah Berjalan

NASIONAL | 6 menit yang lalu










BeritaSatu Logo
TERKONEKSI BERSAMA KAMI
BeritaSatu Facebook
BeritaSatu Twitter
BeritaSatu Instagram
BeritaSatu YouTube
Android Icon iOS Icon
Copyright © 2021 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings