Bangkitkan Kesadaran Masyarakat Tak Mudik Nataru
Logo BeritaSatu
Breaking News
INDEX
Breaking News

AGRI 1577 (0)   |   BASIC-IND 938 (0)   |   BISNIS-27 477 (-5)   |   COMPOSITE 5975 (-53)   |   CONSUMER 1621 (0)   |   DBX 1411 (-16)   |   FINANCE 1361 (0)   |   I-GRADE 166 (-1)   |   IDX30 471 (-4)   |   IDX80 128 (-1)   |   IDXBASIC 1248 (-11)   |   IDXBUMN20 358 (-2)   |   IDXCYCLIC 736 (-3)   |   IDXENERGY 747 (1)   |   IDXESGL 129 (-1)   |   IDXFINANCE 1325 (-12)   |   IDXG30 135 (-1)   |   IDXHEALTH 1296 (-14)   |   IDXHIDIV20 416 (-3)   |   IDXINDUST 956 (-21)   |   IDXINFRA 871 (-0)   |   IDXMESBUMN 102 (-0)   |   IDXNONCYC 740 (-6)   |   IDXPROPERT 877 (-12)   |   IDXQ30 135 (-1)   |   IDXSMC-COM 282 (-1)   |   IDXSMC-LIQ 337 (-1)   |   IDXTECHNO 3348 (-40)   |   IDXTRANS 1056 (-1)   |   IDXV30 127 (-1)   |   INFOBANK15 952 (-11)   |   INFRASTRUC 1036 (0)   |   Investor33 406 (-3)   |   ISSI 176 (-1)   |   JII 577 (-4)   |   JII70 205 (-1)   |   KOMPAS100 1130 (-11)   |   LQ45 888 (-8)   |   MANUFACTUR 1250 (0)   |   MBX 1590 (-13)   |   MINING 1939 (0)   |   MISC-IND 1036 (0)   |   MNC36 301 (-2)   |   PEFINDO25 297 (-3)   |   PROPERTY 351 (0)   |   SMinfra18 295 (-1)   |   SRI-KEHATI 340 (-3)   |   TRADE 872 (0)   |  

Bangkitkan Kesadaran Masyarakat Tak Mudik Nataru

Jumat, 26 November 2021 | 09:07 WIB
Oleh : Maria Fatima Bona / JEM

Jakarta, Beritasatu.com - Anggota Komisi IX DPR Rahmad Handoyo mendukung kebijakan pemerintah melarang masyarakat tidak melakukan perjalanan mudik pada libur Natal dan Tahun Baru (Nataru). Untuk itu, ia mendorong semua komponen bangsa membangkitkan kesadaran masyarakat agar tidak melakukan mudik Nataru.

“Keputusan larangan mudik itu sudah baik. Keputusan itu merupakan bentuk perlindungan negara terhadap masyarakat. Tapi saya harus sampaikan, aturan tersebut tidak akan cukup jika tidak disertai dengan kesadaran dan kepatuhan masyarakat untuk tidak mudik,” kata Rahmad Handoyo melalui keterangan pers diterima Beritasatu.com, Jumat (26/11/2021).

Politisi PDI Perjuangan ini mengingatkan kembali kejadian tragis pada saat dan sesudah Lebaran 2021 lalu. Kala itu, kata Rahmad, pemerintah sudah menerapkan aturan larangan mudik. Akan tetapi, masih banyak masyarakat yang mengabaikan aturan tersebut dengan nekat pulang ke kampung halaman.

"Nah, masyarakat perlu kita ingatkan agar berkaca pada situasi usai Lebaran pada bulan Juli lalu, di mana ribuan orang yang meninggal setiap hari, rumah sakit pun nyaris lumpuh. Tentu kita tidak mau kejadian memilukan usai Lebaran lalu terulang di tahun baru nanti. Karena itu kesadaran untuk tidak mudik di hari libur Nataru ini harus terus disosialisasikan dan digelorakan,” kata Rahmad.

Rahmad mengatakan, untuk menghadapi ancaman Covid-19, termasuk menghalau kemungkinan masuknya gelombang ketiga virus corona, tidak berjalan efektif jika hanya dilakukan oleh pemerintah.

“Pemerintah dengan seperangkat aturan, termasuk kerja sama TNI dan Polri tidak akan sanggup mengawasi kalau memang kesadaran masyarakat untuk tidak mudik belum tumbuh,” ucapnya.

Menurut Rahmad, untuk menumbuhkan kesadaran masyarakat, tak bisa ditawar lagi, semua komponen bangsa harus bergerak bersama menggelorakan semangat untuk tidak mudik demi keselamatan bersama.

“Tokoh adat, tokoh agama, politikus, para cendikiawan, pemuka masyarakat untuk saling mengingatkan masyarakat adanya ancaman Covid-19,” ucapnya.

"Sekali lagi, semua aturan yang dibuat tidak akan cukup kalau keinginan niat untuk mudik tinggi. Jadi saya kira yang paling penting. Artinya Indonesia bisa terhindar dari gelombang ketiga Covid-19 jika kesadaran masyarakat untuk tidak mudik sudah ada," sambungnya.

Ditanya kemungkinan adanya masyarakat yang memang harus mudik karena ada hal yang mendesak di saat ada larangan untuk mudik tersebut, menurut Rahmad, yang paling penting itu bagaimana membedakan yang biasa dan yang urgen.

“Kalau ada saudara kita dalam kesusahan, katakanlah musibah, itu kan namanya penting, jadi perlu dibedakan. Ada saat-saat urgen yang mengharuskan seseorang untuk pulang kampung, itu kan juga penting. Tapi kembali lagi, saya kira perlu ada kesadaran dalam masyarakat. Kalau memang tidak penting-penting sekali tidak usah mudik. Tapi kalau memang mengharuskan pulang karena ada sesuatu hal yang mendesak, ya itu manusiawi,” kata Rahmad.

Sebagaimana diketahui, pemerintah melalui Instruksi Menteri Dalam Negeri (Inmendagri) Nomor 62 Tahun 2021 tentang Pencegahan dan Penanggulangan Coronavirus Disease 2019 pada Saat Natal Tahun 2021 dan Tahun Baru Tahun 2022, mengatur tentang larangan masyarakat untuk mudik dan cuti saat libur Natal dan Tahun Baru.



Saksikan live streaming program-program BeritaSatu TV di sini

Sumber: BeritaSatu.com

BAGIKAN

BERITA LAINNYA

Sel Memori Ciptakan Antibodi meski Efikasi Vaksin Menurun

Tubuh memiliki sel memori yang tetap bisa menciptakan kembali antibodi terhadap Covid-19 meskipun efikasi vaksin mulai menurun

KESEHATAN | 30 November 2021

6 Negara Ini Alami Tren Kenaikan Kasus Omicron

Wku Adisasmito mengatakan, kasus Covid-19 di 6 dari 7 negara yang dilanda varian Omicron (B.1.1.529) menunjukkan tren kenaikan kasus

KESEHATAN | 30 November 2021

BioNTech Mulai Garap Vaksin untuk Lawan Omicron

Perusahaan biotek Jerman BioNTech menyatakan telah mulai mengerjakan vaksin yang direkayasa untuk melawan varian Omicron dari Covid-19.

KESEHATAN | 30 November 2021

Kemenkes Imbau Masyarakat Patuh Prokes

Siti Nadia Tarmizi mengimbau masyarakat untuk tidak bereuforia dengan situasi pandemi Covid-19 saat ini, namun harus tetap mematuhi protokol kesehatan (prokes)

KESEHATAN | 30 November 2021

5 Strategi Satgas Cegah Varian Omicron Masuk Indonesia

Lima strategi Satgas Covid-19 cegah varian omicron terdiri dari pengetatan pintu masuk Indonesia hingga disiplin prokes yang ketat.

KESEHATAN | 30 November 2021

Penggunaan Vaksin Non-Sinovac Rendah, Ini Penyebabnya

Masyarakat takut menggunakan vaksin di luar vaksin Sinovac, karena khawatir mengalami kejadian ikutan pasca imunisasi (KIPI).

KESEHATAN | 30 November 2021

Satgas: Masyarakat Diharapkan Tunda Liburan Nataru

Masyarakat diminta menunda liburan menjelang Natal 2021 dan tahun baru 2022 (Nataru) guna mencegah lonjakan kasus Covid-19

KESEHATAN | 30 November 2021

Hanya 5 Provinsi Cakupan Vaksinasi Lansia di Atas 60%

Vaksinasi lansia menjadi pekerjaan rumah (PR) saat ini sebab hanya 5 provinsi yang capaian vaksinasi kelompok lansia di atas 60%.

KESEHATAN | 30 November 2021

Penyintas Covid-19 Masih Bisa Terinfeksi Varian Omicron

Kemungkinan penyintas Covid-19 masih bisa terinfkesi varian omicron terus diuji oleh para peneliti dan WHO.

KESEHATAN | 30 November 2021

Kemenkes: Cegah Gelombang Ketiga Covid-19 dengan Vaksinasi

Manfaat vaksin telah terbukti untuk mencegah cacar dan penyakit menular lainnya yang terjadi sebelum adanya pandemi Covid-19.

KESEHATAN | 30 November 2021


TAG POPULER

# Ameer Azzikra


# Omicron


# Bens Leo


# Cristiano Ronaldo


# Infeksi Lever



TERKINI
8 Desember, LADI Datangi Kantor Pusat WADA

8 Desember, LADI Datangi Kantor Pusat WADA

OLAHRAGA | 7 menit yang lalu










BeritaSatu Logo
TERKONEKSI BERSAMA KAMI
BeritaSatu Facebook
BeritaSatu Twitter
BeritaSatu Instagram
BeritaSatu YouTube
Android Icon iOS Icon
Copyright © 2021 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings