Logo BeritaSatu

Bangkitkan Kesadaran Masyarakat Tak Mudik Nataru

Jumat, 26 November 2021 | 09:07 WIB
Oleh : Maria Fatima Bona / JEM

Jakarta, Beritasatu.com - Anggota Komisi IX DPR Rahmad Handoyo mendukung kebijakan pemerintah melarang masyarakat tidak melakukan perjalanan mudik pada libur Natal dan Tahun Baru (Nataru). Untuk itu, ia mendorong semua komponen bangsa membangkitkan kesadaran masyarakat agar tidak melakukan mudik Nataru.

“Keputusan larangan mudik itu sudah baik. Keputusan itu merupakan bentuk perlindungan negara terhadap masyarakat. Tapi saya harus sampaikan, aturan tersebut tidak akan cukup jika tidak disertai dengan kesadaran dan kepatuhan masyarakat untuk tidak mudik,” kata Rahmad Handoyo melalui keterangan pers diterima Beritasatu.com, Jumat (26/11/2021).

Politisi PDI Perjuangan ini mengingatkan kembali kejadian tragis pada saat dan sesudah Lebaran 2021 lalu. Kala itu, kata Rahmad, pemerintah sudah menerapkan aturan larangan mudik. Akan tetapi, masih banyak masyarakat yang mengabaikan aturan tersebut dengan nekat pulang ke kampung halaman.

"Nah, masyarakat perlu kita ingatkan agar berkaca pada situasi usai Lebaran pada bulan Juli lalu, di mana ribuan orang yang meninggal setiap hari, rumah sakit pun nyaris lumpuh. Tentu kita tidak mau kejadian memilukan usai Lebaran lalu terulang di tahun baru nanti. Karena itu kesadaran untuk tidak mudik di hari libur Nataru ini harus terus disosialisasikan dan digelorakan,” kata Rahmad.

Rahmad mengatakan, untuk menghadapi ancaman Covid-19, termasuk menghalau kemungkinan masuknya gelombang ketiga virus corona, tidak berjalan efektif jika hanya dilakukan oleh pemerintah.

“Pemerintah dengan seperangkat aturan, termasuk kerja sama TNI dan Polri tidak akan sanggup mengawasi kalau memang kesadaran masyarakat untuk tidak mudik belum tumbuh,” ucapnya.

Menurut Rahmad, untuk menumbuhkan kesadaran masyarakat, tak bisa ditawar lagi, semua komponen bangsa harus bergerak bersama menggelorakan semangat untuk tidak mudik demi keselamatan bersama.

“Tokoh adat, tokoh agama, politikus, para cendikiawan, pemuka masyarakat untuk saling mengingatkan masyarakat adanya ancaman Covid-19,” ucapnya.

"Sekali lagi, semua aturan yang dibuat tidak akan cukup kalau keinginan niat untuk mudik tinggi. Jadi saya kira yang paling penting. Artinya Indonesia bisa terhindar dari gelombang ketiga Covid-19 jika kesadaran masyarakat untuk tidak mudik sudah ada," sambungnya.

Ditanya kemungkinan adanya masyarakat yang memang harus mudik karena ada hal yang mendesak di saat ada larangan untuk mudik tersebut, menurut Rahmad, yang paling penting itu bagaimana membedakan yang biasa dan yang urgen.

“Kalau ada saudara kita dalam kesusahan, katakanlah musibah, itu kan namanya penting, jadi perlu dibedakan. Ada saat-saat urgen yang mengharuskan seseorang untuk pulang kampung, itu kan juga penting. Tapi kembali lagi, saya kira perlu ada kesadaran dalam masyarakat. Kalau memang tidak penting-penting sekali tidak usah mudik. Tapi kalau memang mengharuskan pulang karena ada sesuatu hal yang mendesak, ya itu manusiawi,” kata Rahmad.

Sebagaimana diketahui, pemerintah melalui Instruksi Menteri Dalam Negeri (Inmendagri) Nomor 62 Tahun 2021 tentang Pencegahan dan Penanggulangan Coronavirus Disease 2019 pada Saat Natal Tahun 2021 dan Tahun Baru Tahun 2022, mengatur tentang larangan masyarakat untuk mudik dan cuti saat libur Natal dan Tahun Baru.



Saksikan live streaming program-program BeritaSatu TV di sini

Sumber: BeritaSatu.com

BAGIKAN

BERITA LAINNYA

Lesti Kejora Diisukan Akan Umrah untuk Tenangkan Diri

 Lesti Kejora dikabarkan akan umrah. Hal itu diungkapkan sahabat Lesti, Tiara Marleen dalam unggahan di media sosialnya, @Tiara_marleen1.

NEWS | 6 Oktober 2022

Akademisi PTIQ: Teladani Rasulullah dalam Praktik Bernegara

Abdul Muid Nawawi mengatakan, meneladani Rasulullah dalam hal berbangsa dan bernegara adalah akhlaknya.

NEWS | 6 Oktober 2022

Syngenta Perkenalkan Ekosistem Pertanian Centrigo di Indonesia

Centrigo menawarkan solusi menyeluruh dan terintegrasi dalam mengatasi hambatan untuk mencapai produktivitas dan keuntungan yang lebih tinggi.

NEWS | 6 Oktober 2022

Data Penerima Vaksin Covid-19 sampai 6 Oktober 2022

Berikut ini Data Penerima Vaksin Covid-19 sampai 6 Oktober 2022 sesuai dengan data dari Kementerian Kesehatan.

NEWS | 6 Oktober 2022

Data Kasus & Kematian Covid-19 di Jakarta, 6 Oktober 2022

Berikut ini Data Kasus & Kematian Covid-19 di Jakarta, 6 Oktober 2022 sesuai dengan data dari Kementerian Kesehatan.

NEWS | 6 Oktober 2022

Data Kasus Aktif Covid-19 Nasional sampai 6 Oktober 2022

Berikut ini Data Kasus Aktif Covid-19 Nasional sampai 6 Oktober 2022 sesuai dengan data dari Kementerian Kesehatan.

NEWS | 6 Oktober 2022

Data Prevalensi Covid-19 di 10 Provinsi, 6 Oktober 2022

Berikut ini Data Prevalensi Covid-19 di 10 Provinsi, 6 Oktober 2022 sesuai dengan data dari Kementerian Kesehatan.

NEWS | 6 Oktober 2022

Traktor Nusantara Luncurkan Fitur Keamanan Baru untuk Forklift

PT Traktor Nusantara meluncurkan teknologi terkini SEnS+ pada forklift seri 8FBE18 dalam pemeran Forklift Indonesia 2022.

NEWS | 6 Oktober 2022

Data Positivity Rate Covid-19 sampai 6 Oktober 2022

Berikut ini Data Positivity Rate Covid-19 sampai 6 Oktober 2022 sesuai dengan data dari Kementerian Kesehatan.

NEWS | 6 Oktober 2022

Kesembuhan Terendah Covid-19 di 10 Provinsi, 6 Oktober 2022

Berikut ini Data Kesembuhan Terendah Covid-19 di 10 Provinsi, 6 Oktober 2022 sesuai dengan data dari Kementerian Kesehatan.

NEWS | 6 Oktober 2022


TAG POPULER

# Mamat Alkatiri


# Daftar Korban Meninggal Kanjuruhan


# Jilat Kue HUT TNI


# Lesti Kejora


# Timnas U-17


 

NEWSLETTER

Dapatkan informasi terbaru dari kami
Email yang Anda masukkan tidak valid.

TERKINI
Lesti Kejora Diisukan Akan Umrah untuk Tenangkan Diri

Lesti Kejora Diisukan Akan Umrah untuk Tenangkan Diri

NEWS | 40 menit yang lalu










CONTACT US Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings