Aturan Karantina Bisa Ditiadakan, Ini Syaratnya
Logo BeritaSatu
Breaking News
INDEX
Breaking News

AGRI 1577 (0)   |   BASIC-IND 938 (0)   |   BISNIS-27 477 (-5)   |   COMPOSITE 5975 (-53)   |   CONSUMER 1621 (0)   |   DBX 1411 (-16)   |   FINANCE 1361 (0)   |   I-GRADE 166 (-1)   |   IDX30 471 (-4)   |   IDX80 128 (-1)   |   IDXBASIC 1248 (-11)   |   IDXBUMN20 358 (-2)   |   IDXCYCLIC 736 (-3)   |   IDXENERGY 747 (1)   |   IDXESGL 129 (-1)   |   IDXFINANCE 1325 (-12)   |   IDXG30 135 (-1)   |   IDXHEALTH 1296 (-14)   |   IDXHIDIV20 416 (-3)   |   IDXINDUST 956 (-21)   |   IDXINFRA 871 (-0)   |   IDXMESBUMN 102 (-0)   |   IDXNONCYC 740 (-6)   |   IDXPROPERT 877 (-12)   |   IDXQ30 135 (-1)   |   IDXSMC-COM 282 (-1)   |   IDXSMC-LIQ 337 (-1)   |   IDXTECHNO 3348 (-40)   |   IDXTRANS 1056 (-1)   |   IDXV30 127 (-1)   |   INFOBANK15 952 (-11)   |   INFRASTRUC 1036 (0)   |   Investor33 406 (-3)   |   ISSI 176 (-1)   |   JII 577 (-4)   |   JII70 205 (-1)   |   KOMPAS100 1130 (-11)   |   LQ45 888 (-8)   |   MANUFACTUR 1250 (0)   |   MBX 1590 (-13)   |   MINING 1939 (0)   |   MISC-IND 1036 (0)   |   MNC36 301 (-2)   |   PEFINDO25 297 (-3)   |   PROPERTY 351 (0)   |   SMinfra18 295 (-1)   |   SRI-KEHATI 340 (-3)   |   TRADE 872 (0)   |  

Aturan Karantina Bisa Ditiadakan, Ini Syaratnya

Jumat, 26 November 2021 | 16:47 WIB
Oleh : Hendro D Situmorang / WM

Jakarta, Beritasatu.com - Aturan karantina pelaku perjalanan luar negeri di Indonesia bisa saja ditiadakan asal memenuhi persyaratan.

Ketua Bidang Perubahan Perilaku Satgas Penanganan Covid-19, Sonny Harry B Harmadi menyatakan, bila kondisi negara Indonesia sudah memungkinkan, maka karantina bagi pelaku perjalanan luar negeri bisa dihapus. Menurutnya aturan karantina yang berubah-ubah itu adalah hal wajar saat pandemi.

"Intinya adalah pengendalian kasus Covid-19 yang terus menurun dan mengecil. Masyarakat harus paham bahwa perubahan itu dibuat untuk menyesuaikan kondisi, bahwa lamanya karantina mempertimbangkan kondisi kita. Kedua datangnya warga negara asing (WNA)," katanya ketika dihubungi Beritasatu.com, Jumat (26/11/2021).

Maka dari itu, Satgas Covid-19 mempunyai green list WNA dari negara mana yang boleh berkunjung ke Indonesia. Negara lain pun memberlakukan hal tersebut. Nantinya hal ini pun akan dievaluasi terus menerus.

Menurutnya sebuah negara ketika level komunitas penularan transmisinya naik dari 1 ke 4, tentu akan sangat berisiko. Hal tersebut pun dipantau dunia, sehingga Indonesia pun belajar dengan mengurangi waktu masa karantina yang nantinya apakah akan ada potensi penularan atau tidak.

"Kita lengkapi bukan soal karantina saja, tetapi juga pemeriksaan swab test PCR Covid-19, syarat vaksinasi lengkap dan PeduliLindungi. Jadi kita lihat apakah dengan syarat karantina 3 hari itu bisa terjadi kasus baru atau tidak, tentunya mereka juga wajib mematuhi protokol kesehatan yang ketat," tegasnya.

Kalau nantinya risiko penularan dinilai menjadi sangat rendah ya, lanjut Sonny, maka karantina tidak diperlukan lagi. Semua menyesuaikan pada risiko-risiko yang ada. Jadi pihak Satgas Covid-19 juga meminimalisir risiko yang ada.

Sementara untuk di negara Turki, UEA, dan Maldives yang tanpa ada karantina, saya juga tidak tahu pasti aturan dan kebijakan mereka. Tentunya ada pertimbangan khusus dari negara tersebut dengan meniadakan karantina.

"Tetapi kalau di Indonesia masih perlu karantina ya, akan dilakukan karena kita masih menemukan adanya indikasi kasus dari pelaku perjalanan internasional. Saat hari pertama saat di-entry negatif, lalu kemudian saat akan keluar dia positif," jelas Sonny.

Itu artinya masih ada risiko. Maka swab test PCR Covid-19 diberlakukan. Sonny pun menyatakan, tidak bisa membandingkan dengan negara lain karena kebijakan negara Indonesia berbeda dengan negara lain. Pastinya kebijakan Indonesia yang mengatur adalah pemerintahan sendiri yang menyusunnya, bukan negara luar.

"Kenapa Indonesia saat ini bisa berada di level komunitas 1, karena kita punya strategi kebijakan yang terkadang tidak perlu dibandingkan dengan negara lain. Indonesia mampu menurunkan kasus Covid-19 dan semoga terus landai," harap dia.

Ketentuan karantina yang diterapkan kepada pelaku perjalanan dari luar negeri yang hendak masuk ke Indonesia terus berubah-ubah. Awalnya ketentuan karantina diberlakukan 14 hari, angka ini disebut sebagai gold standard. Namun kemudian turun menjadi 8 hari, lalu ada aturan 5 hari, dan terakhir 3 hari.

Koordinator Tim Pakar dan Juru Bicara Pemerintah untuk Penanganan Covid-19 Wiku Adisasmito mengatakan, kebijakan karantina untuk pelaku perjalanan memperhatikan tidak hanya kondisi terkini dari dalam negeri tetapi juga dari luar negeri yakni negara asal pelaku perjalanan.

"Penyusunan kebijakan pelaku perjalanan yang baik adalah sensitif dan spesifik memperhatikan tidak hanya kondisi terkini dari negara Indonesia saja. Namun juga negara asal kedatangan pelaku perjalanan," kata Wiku Adisasmito menjawab pertanyaan dari Beritasatu.com saat konferensi pers secara virtual tentang “Perkembangan Penanganan Covid-19 di Indonesia per 25 November 2021”, Kamis (25/11/2021).

Wiku pun memberikan penjelasan tentang aspek apa saja yang menjadi perhatian dalam menentukan durasi karantina pelaku perjalanan Internasional.

Disebutkan Wiku, hal-hal yang diperhatikan oleh pemerintah dalam menentukan pengaturan skrining pelaku perjalanan internasional, termasuk durasi karantina di antaranya kondisi kasus di asal dan tujuan negara, cakupan vaksinasi kepadatan arus perjalanan dan persiapan sarana, dan prasarana protokol kesehatan di negara tujuan.

Sementara itu, Wiku menegaskan bahwa selama pandemi Covid-19 berlangsung 2 tahun ini, Indonesia telah belajar dan siap untuk adaptif dalam penanganan Covid-19 termasuk salah satunya terkait karantina pelaku perjalanan internasional.

“Selama kurang lebih 2 tahun hidup berdampingan dengan pandemi Covid-19, Indonesia sudah banyak belajar. Kini Indonesia sudah lebih siap secara teknis serta sarana dan prasarana, sehingga menyesuaikan dengan itu maka pemerintah melakukan pengendalian Covid-19 yang adaptif termasuk penyesuaian durasi karantina dari waktu ke waktu,” kata Wiku.



Saksikan live streaming program-program BeritaSatu TV di sini

Sumber: BeritaSatu.com

BAGIKAN

BERITA LAINNYA

Rutin Cek Prostat, Tingkatkan Angka Harapan Hidup Laki-laki

Deteksi dini kanker prostat melalui rangkaian pemeriksaan terkait prostat berperan penting guna menambah harapan hidup bagi para pria.

KESEHATAN | 28 Januari 2022

Biasakan Minum Air Putih Saat Bangun Pagi

Untuk memenuhi kebutuhan hidrasi, air mineral menjadi salah satu pilihan masyarakat.

KESEHATAN | 25 Januari 2022


Kapasitas WGS Terbatas Jadi Kendala Percepat Deteksi Omicron

Kapasitas  uji tes Whole Genome Sequencing (WGS) masih sangat terbatas di Indonesia sehingga menjadi kendala untuk mendeteksi varian Omicron.

KESEHATAN | 28 Januari 2022


Kasus Covid-19 Naik, Asesmen Level PPKM Ikuti Aturan Berlaku

Asesmen level PPKM tetap mengikuti aturan yang berlaku meski kasus Covid-19 terus menunjukkan kenaikan.

KESEHATAN | 27 Januari 2022

Studi: Dua Pertiga Kasus Omicron di Inggris adalah Infeksi Ulang

Satu studi di Inggris menemukan lebih dari dua pertiga orang yang dites positif Covid-19 sudah pernah terinfeksi sebelumnya.

KESEHATAN | 27 Januari 2022

Satgas: Peningkatan Kasus Covid-19 Dipicu Penularan Omicron yang Sangat Cepat

Menurut Alexander Ginting, penularan Omicron yang sangat cepat inilah yang menjadi penyebab utama kasus Covid-19 di Indonesia terus meningkat.

KESEHATAN | 27 Januari 2022

Dokter Paru: Batuk dan Gatal Tenggorokan Gejala Umum Omicron

Gejala umum yang ditemukan pada pasien Covid-19 varian Omicron berupa batuk dan gatal tenggorokan

KESEHATAN | 27 Januari 2022


TAG POPULER

# Flight Information Region


# Jefri Tambayong


# Update Covid-19


# Ousmane Dembele


# Ardian Noervianto



TERKINI
Laba Ashmore Indonesia Meningkat Jadi Rp 58,76 Miliar

Laba Ashmore Indonesia Meningkat Jadi Rp 58,76 Miliar

EKONOMI | 13 menit yang lalu










BeritaSatu Logo
TERKONEKSI BERSAMA KAMI
BeritaSatu Facebook
BeritaSatu Twitter
BeritaSatu Instagram
BeritaSatu YouTube
Android Icon iOS Icon
Copyright © 2022 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings