Logo BeritaSatu

Epidemiolog Ungkap Penyebab Munculnya Varian Omicron

Minggu, 28 November 2021 | 16:08 WIB
Oleh : Hendro D Situmorang / JEM

Jakarta, Beritasatu.com - Epidemiolog dari Centre for Environmental and Population Health Griffith University Australia, Dicky Budiman mengungkapkan varian Omicron (B.1.1.525) yang berasal dari dari Afrika Selatan lahir dari situasi wilayah negara atau kawasan yang rendah kapasitas dari kombinasi 3T, 5M, dan vaksinasi.

"Sekali lagi hukum biologi berlaku. Varian baru Omicron terjadi akibat lemahnya surveillance genomic 3T (tracing, tracing, treatment), 5M (memakai masker, mencuci tangan pakai sabun dan air mengalir, menjaga jarak, menghindari kerumunan, dan membatasi mobilitas), vaksinasi plus infodemic," katanya ketika dihubungi Beritasatu.com, Minggu (28/11/2021).

Hal tersebut membuat suatu wilayah tinggal menunggu waktu saja lahirnya varian super. Ini adalah teoritis dan hukum biologis, seperti halnya menantang maut, bahkan bisa juga terjadi di wilayah Indonesia.

Ia menyatakan kekhawatirannya mengenai ancaman varian Omicron dari SARS-CoV-2, virus penyebab Covid-19. Ia menduga varian yang pertama kali muncul di Afrika Selatan dengan julukan B.1.1.529 tersebut bisa lima kali lipat lebih mudah menular daripada varian Delta.

Dicky mengatakan, Omicron sangat serius hingga dianggap sebagai varian yang mendapat perhatian (variant of concern) dari Organisasi Kesehatan Dunia (WHO). Ia meyakini, WHO pasti menyadari bahaya varian baru SARS-CoV-2 itu, terutama dari segi penularannya.

"Adanya lonjakan kasus yang sangat ekstrem di Afrika Selatan dengan penambahan kasus lebih dari 200% dalam seminggu di negara yang baru saja memasuki awal musim panas dan di tengah varian Delta yang bersirkulasi, ini artinya sangat besar kemungkinan varian baru yang ada sangat menular," urai panel ahli WHO itu.

"Kalau varian Delta itu 100% kecepatannya dibandingkan virus awal di Wuhan, Tiongkok, maka B.1.1.529 bisa 5 kali lipatnya atau 500%," tambah Dicky.

Menurutnya, ini pertama kalinya varian baru SARS-CoV-2 "lompat kelas". Varian Omicron langsung menjadi variant of concern atau kategori kewaspadaan tertinggi. Omicron tak melalui kategori kelompok variant under investigation (VUI) atau variant of interest (VOI).

"Ini adalah pertanda amat sangat serius, karena umumnya varian yang baru-baru itu jadi variant of interest atau variant under investigation, tapi ini langsung lompat, dan ini menjadi satu-satunya varian baru yang langsung menjadi varian mengkhawatirkan," ujar dia.

Dicky pun memprediksi varian Omicron akan menyumbang kenaikan kasus Covid-19 di seluruh dunia, termasuk Indonesia. Meskipun kasus varian baru ini belum ditemukan di Indonesia, ia menyarankan pemerintah melakukan dua hal sebagai langkah antisipasi.

Ia mengimbau masyarakat dan pemerintah Indonesia memperkuat aksi pencegahan dengan pola hidup sehat dan memperkuat protokol kesehatan minimal 5M. Antara lain, memakai masker, mencuci tangan pakai sabun dan air mengalir, menjaga jarak, menghindari kerumunan, dan membatasi mobilitas di luar rumah.

"Maka masyarakat wajib mengikuti program dua dosis vaksinasi Covid-19 hingga tuntas. Inilah yang salah satu mendasari kenapa saya juga memprediksi ada gelombang berikutnya, dalam hal ini, bukan hanya di Indonesia tetapi juga di dunia," ucap Dicky.

Dia menekankan, apapun varian Covid-19, vaksin akan memberi manfaat bagi pasien yang terjangkit. Dikatakannya, orang yang divaksin akan lebih untung dari sisi keparahan hingga potensi kematian akibat virus Covid-19.



Saksikan live streaming program-program BeritaSatu TV di sini

Sumber: BeritaSatu.com

BAGIKAN

BERITA LAINNYA

Rumor Kudeta Tiongkok, Xi Jinping Disebut Jadi Tahanan Rumah

Rumor kudeta Tiongkok dan Xi Jinping sebagai tahanan rumah menjjadi salah satu topik trending teratas di Twitter

NEWS | 25 September 2022

Rumor Kudeta Presiden Tiongkok Xi Jinping Hebohkan Media Sosial

Media sosial dihebohkan dengan rumor kudeta Presiden Tiongkok, Xi Jinping di Beijing. Xi Jinping telah dimasukkan ke dalam tahanan rumah

NEWS | 25 September 2022

DPR: Shadow Team Nadiem Rendahkan SDM Kemendikbudristek

Shadow team yang diungkapkan Mendikbudristek Nadiem Makarim di forum PBB adalah merendahkan SDM Kemendikbudristek.

NEWS | 24 September 2022

Polisi Amankan Terduga Pelaku Pengeroyokan Siswi SMP di Makassar

Polrestabes Makassar mengamankan empat terduga pelaku pengeroyokan siswi SMP berinisial LA (14). Keempat terduga merupakan rekan kelas korban.

NEWS | 24 September 2022

Masih Banyak Warga di Bantaran yang Buang Sampah ke Sungai

Salah satu penyebab masyarakat di Bekasi membuang sampah ke sungai karena masih rendahnya kesadaran mereka akan kebersihan.

NEWS | 24 September 2022

Puan Maharani Ungkap Tujuannya Bertemu Sejumlah Elite Parpol

Ketua DPR yang juga Ketua DPP PDIP, Puan Maharani mengungkapkan tujuannya melakukan safari politik dan bertemu sejumlah elite parpol. 

NEWS | 24 September 2022

Career Day Mudahkan Masyarakat Cari Kerja di Tengah Pemulihan Ekonomi

Career Day tidak hanya memberikan kemudahan bagi alumni Universitas Bakrie yang hendak mencari kerja, tetapi juga untuk masyarakat umum.

NEWS | 24 September 2022

Kasus dan Kematian Covid-19 Jakarta sampai 24 September 2022

Infografik tentang data kasus dan jumlah kematian Covid-19 Jakarta sampai tanggal 24 September 2022.

NEWS | 24 September 2022

Kenang Prof Samekto Wibowo, Rektor UGM: Beliau Guru Saya

Rektor UGM Yogyakarta Prof dr Ova Emilia mengenang sosok Prof Samekto Wibowo yang meninggal dunia usai terseret ombak di Pantai Pulang Sawal, Gunungkidul.

NEWS | 24 September 2022

Guru Besar UGM yang Terseret Ombak Seorang Dokter Spesialis Neurologi

Guru besar UGM yang meninggal karena terseret ombak, Samekto Wibowo, merupakan dokter spesialis neurologi.

NEWS | 24 September 2022


TAG POPULER

# OTT Hakim Agung


# Penipuan Jam Tangan


# Pertalite


# Curacao


# Lukas Enembe


 

NEWSLETTER

Dapatkan informasi terbaru dari kami
Email yang Anda masukkan tidak valid.

TERKINI
Enea Bastianini Tak Mau Kehilangan Momen di Motegi

Enea Bastianini Tak Mau Kehilangan Momen di Motegi

SPORT | 8 menit yang lalu










CONTACT US Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings