Logo BeritaSatu

Cegah Omicron, Karantina 14 Hari bagi WNI dari 10 Negara Ini

Minggu, 28 November 2021 | 19:53 WIB
Oleh : Jeis Montesori / JEM

Jakarta, Beritasatu.com - Pemerintah Indonesia mengeluarkan peraturan baru berupa masa karantina selama 14 hari atau 14x24 jam kepada Warga Negara Indonesia (WNI) yang pernah tinggal atau mengunjungi 10 negara yang telah mengonfirmasi adanya transmisi komunitas varian baru SARS-CoV-2 B.1.1.529 atau varian Umicron.

Adapun negara-negara dimaksud adalah Afrika Selatan, Botswana, Angola, Zambia, Zimbabwe, Malawi, Mozambique, Namibia, Eswatini, dan Lesotho.

Sementara untuk WNI dan Warga Negara Asing (WNA) yang pernah tinggal atau mengunjungi dalam kurun waktu 14 hari, baik secara langsung maupun transit di negara asing dari negara/wilayah dengan persebaran varian baru SARS-CoV-2 B.1.1.529 yang belum terjadi transmisi komunitas (Jerman, Italia, Belgia, Hong Kong, Inggris, dan Republik Ceko) diwajibkan karantina selama 8 hari atau 8 x 24 jam.

Peraturan baru tersebut diatur dalam Surat Edaran (SE) Satgas Penanganan Covid-19 Nomor 23 Tahun 2021 tentang Protokol Kesehatan Perjalanan Internasional pada Masa Pandemi Covid-19, yang diterbutkan hari ini, Minggu, 28 November 2021.

Disebutkan, kewajiban karantina tersebut dijalankan dengan ketentuan bagi WNI, yaitu Pekerja Migran Indonesia (PMI), pelajar/mahasiswa, pegawai pemerintah yang kembali dari perjalanan dinas luar negeri sesuai dengan Surat Keputusan Ketua Satuan Tugas Penanganan Covid-19 Nomor 14 Tahun 2021 tentang Pintu Masuk (Entry Point), maka untuk tempat karantina dan kewajiban RT-PCR bagi WNI pelaku perjalanan internasional biayanya ditanggung oleh pemerintah.

Sementara bagi WNI di luar kriteria tersebut di atas dan bagi WNA, termasuk diplomat asing, di luar kepala perwakilan asing dan keluarga kepala perwakilan asing, wajib menjalani karantina di tempat akomodasi karantina yang mendapatkan rekomendasi dari Satgas Penanganan Covid-19.

Selanjutnya dalam SE tersebut juga diatur seluruh pelaku perjalanan internasional, baik yang berstatus WNI maupun WNA harus menunjukkan kartu atau sertifikat berupa fisik maupun digital telah menerima vaksin Covid-19 dosis lengkap minimalnya 14 hari sebelum keberangkatan sebagai persyaratan memasuki Indonesia.

Adapun ketentuan untuk WNI wajib menunjukkan kartu atau sertifikat (fisik maupun digital) telah menerima vaksin Covid-19 dosis lengkap sebagai persyaratan memasuki Indonesia, serta dalam hal WNI belum mendapat vaksin di luar negeri maka akan divaksinasi di tempat karantina setibanya di Indonesia setelah dilakukan pemeriksaan RT-PCR kedua dengan hasil negatif.

Sedangkan untuk WNA wajib menunjukkan kartu atau sertifikat (fisik maupun digital) telah menerima vaksin Covid-19 dosis lengkap sebagai persyaratan memasuki Indonesia. Dalam hal WNA belum mendapat vaksin di luar negeri maka akan divaksinasi di tempat karantina setibanya di Indonesia setelah dilakukan pemeriksaan RT-PCR kedua dengan hasil negatif.

Sebagaimana diketahui, WHO menyampaikan bahwa varian B.1.1.529 pertama kali dilaporkan ada di Afrika Selatan pada 24 November 2021. Virus tersebut telah menyebar cepat ke sejumlah negara di dunia.



Saksikan live streaming program-program BeritaSatu TV di sini

Sumber: BeritaSatu.com

BAGIKAN

BERITA LAINNYA


TAG POPULER

# DNA Pro


# CPO


# PDSI


# SEA Games


# Hari Kebangkitan Nasional


 

NEWSLETTER

Dapatkan informasi terbaru dari kami
Email yang Anda masukkan tidak valid.

TERKINI
Amirudin Bawa Pemkab Banggai Raih WTP 10 Kali Berturut-turut

Amirudin Bawa Pemkab Banggai Raih WTP 10 Kali Berturut-turut

NEWS | 9 menit yang lalu










BeritaSatu Logo
TERKONEKSI BERSAMA KAMI
BeritaSatu Facebook
BeritaSatu Twitter
BeritaSatu Instagram
BeritaSatu YouTube
Android Icon iOS Icon
Copyright © 2022 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings