Logo BeritaSatu

Cegah Omicron, WNA Khusus Tidak Perlu Karantina

Minggu, 28 November 2021 | 20:25 WIB
Oleh : Bayu Marhaenjati / FMB

Jakarta, Beritasatu.com - Di tengah antisipasi penyebaran Covid-19 varian Omicron, Satgas Covid-19 memberikan pengecualian untuk WNA khusus yang diperbolehkan masuk ke Indonesia.

Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Mayjen TNI Suharyanto, mengatakan Satuan Tugas Penanganan Covid-19 telah membuat aturan protokol kesehatan pelaku perjalanan internasional, terkait mengantisipasi varian Covid-19 baru B.1.1.529.

Selain menerapkan pelarangan sementara kedatangan terhadap warga negara asing (WNA) dari sejumlah negara masuk ke Indonesia, ada juga mekanisme khusus bagi WNA yang diperbolehkan masuk.

"Ada beberapa yang diperlakukan dalam mekanisme khusus antara lain, beberapa WNA dari tiga negara yang tergabung dalam TCA (Travel Corridor Arrangement), yaitu dari Korea Selatan, Tiongkok dan Uni Emirat Arab. Kemudian pemegang visa diplomatik, kunjungan setingkat menteri ke atas, dan anggota G-20 yang bukan berasal dari 10 negera, ini tidak perlu karantina tetapi tetap dilaksanakan pengawasan dengan menggunakan sistem travel bubble," ujar Suharyanto, dalam keterangan pers yang disiarkan secara daring, Minggu (28/11/2021).

Dikatakan Suharyanto, penutupan sementara pintu masuk ke Indonesia diberlakukan bagi WNA yang berasal dari negara Afrika Selatan, Bostwana, Lesotho, Eswatini, Mozambique, Malawi, Zambia, Zimbabwe, Angola, Namibia, dan Hongkong.

"Atau yang pernah tinggal dan mengunjungi negara tersebut dalam kurun waktu 14 hari, ini ditutup untuk masuk ke Indonesia," ungkapnya.

Suharyanto menyampaikan, bagi warga negara Indonesia (WNI) yang berasal dari negara-negara yang disebutkan di atas tetap bisa masuk ke Indonesia, tetapi harus menjalani karantina 14x24 jam atau 14 hari.

"Tentu saja beserta ketentuan-ketentuan PCR secara ketat. Kemudian bagi WNI dan WNA yang masuk ke Indonesia, di luar 10 negara yang tadi disebutkan ini tetap menjalani karantina selama 7x24 jam," katanya.

Menurut Suharyanto, BNPB akan mengeluarkan Surat Edaran (SE) Nomor 23 Tahun 2021 tentang Protokol Kesehatan Perjalanan Internasional Pada Masa Pandemi Corona Virus Disease 2019 (Covid-19).

"Menindaklanjuti ini, maka BNPB akan mengeluarkam surat edaran yang berlaku mulai besok, pukul 00.01, tanggal 29 November 2021. SE-nya sudah ada," tandasnya.

Maksud surat edaran ini adalah untuk menerapkan protokol kesehatan terhadap pelaku perjalanan internasional pada masa pandemi Covid-19. Sementara, tujuannya untuk melakukan pemantauan, pengendalian, dan evaluasi dalam rangka mencegah terjadi peningkatan penularan Covid-19, termasuk varian baru yang telah bermutasi seperti SARS-CoV-2 varian B.1.1.529 yang ditemukan di beberapa negara dunia.



Saksikan live streaming program-program BeritaSatu TV di sini

Sumber: BeritaSatu.com

BAGIKAN

BERITA LAINNYA

Data Penerima Vaksin Covid-19 sampai 26 September 2022

Berikut ini Data Penerima Vaksin Covid-19 sampai 26 September 2022 sesuai dengan data dari Kementerian Kesehatan.

NEWS | 26 September 2022

Data Kasus & Kematian Covid-19 di Jakarta, 26 September 2022

Berikut ini Data Kasus & Kematian Covid-19 di Jakarta, 26 September 2022 sesuai dengan data dari Kementerian Kesehatan.

NEWS | 26 September 2022

Data Kasus Aktif Covid-19 Nasional sampai 26 September 2022

Berikut ini Data Kasus Aktif Covid-19 Nasional sampai 26 September 2022 sesuai dengan data dari Kementerian Kesehatan.

NEWS | 27 September 2022

Data Prevalensi Covid-19 di 10 Provinsi, 26 September 2022

Berikut ini Data Prevalensi Covid-19 di 10 Provinsi, 26 September 2022 sesuai dengan data dari Kementerian Kesehatan.

NEWS | 26 September 2022

Data Positivity Rate Covid-19 sampai 26 September 2022

Berikut ini Data Positivity Rate Covid-19 sampai 26 September 2022 sesuai dengan data dari Kementerian Kesehatan.

NEWS | 26 September 2022

Data Kesembuhan Covid-19 di 10 Provinsi, 26 September 2022

Berikut ini Data Kesembuhan Terendah Covid-19 di 10 Provinsi, 26 September 2022 sesuai dengan data dari Kementerian Kesehatan.

NEWS | 26 September 2022

Kasus Positif dan Kematian Covid-19 sampai 26 September 2022

Berikut ini Data Kasus Positif dan Kematian Covid-19 sampai 26 September 2022 sesuai dengan data dari Kementerian Kesehatan.

NEWS | 26 September 2022

Data Kematian Covid-19 di 10 Provinsi, 26 September 2022

Berikut ini Data Kematian Tertinggi Covid-19 di 10 Provinsi, 26 September 2022 sesuai dengan data dari Kementerian Kesehatan.

NEWS | 26 September 2022

Prediksi Puncak Covid-19 Berdasarkan Data, 26 September 2022

Berikut ini Prediksi Puncak Covid-19 Berdasarkan Data, 26 September 2022 sesuai dengan data dari Kementerian Kesehatan.

NEWS | 26 September 2022

Kasus Positif Kumulatif & Suspek Covid-19, 26 September 2022

Berikut ini Data Kasus Positif Kumulatif & Suspek Covid-19, 26 September 2022 sesuai dengan data dari Kementerian Kesehatan.

NEWS | 26 September 2022


TAG POPULER

# Iran


# Kudeta Tiongkok


# Guru Besar UGM Tergulung Ombak


# Xi Jinping


# Lukas Enembe


 

NEWSLETTER

Dapatkan informasi terbaru dari kami
Email yang Anda masukkan tidak valid.

TERKINI
Hingga Agustus, Belanja Kompensasi dan Subsidi Rp 244,6 T

Hingga Agustus, Belanja Kompensasi dan Subsidi Rp 244,6 T

EKONOMI | 2 menit yang lalu










CONTACT US Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings