Logo BeritaSatu

Libur Nataru, Kasus Covid-19 Diprediksi Naik 70.000-400.000

Senin, 29 November 2021 | 20:24 WIB
Oleh : WM

Jakarta, Beritasatu.com - Satgas Penanganan Covid-19 memprediksi potensi peningkatan kasus aktif Covid -19 gelombang ketiga pada libur Natal dan Tahun Baru bisa mencapai 400.000 dengan menggunakan skenario terburuk dan 70.000 dengan skenario moderat.

Ketua Bidang Data dan IT Satgas Penanganan Covid-19 Dewi Nur Aisyah mengatakan, prediksi potensi kenaikan kasus Covid-19 dilakukan dengan menggunakan data dan variabel terkait penanganan Covid-19 yang ada di Indonesia dan dilakukan modeling dengan menggunakan kecerdasan buatan.

Pada skenario paling ideal, yaitu di mana kekebalan kelompok sudah terbentuk, mobilitas rendah, kepatuhan protokol kesehatan tinggi, dan tidak ada varian baru maka kasus aktif Covid-19 di Indonesia diprediksi tetap landai bahkan menurun hingga awal tahun depan. Namun skenario ini tereliminasi karena saat ini sudah muncul varian baru Omicron dan kekebalan kelompok dipastikan belum terbentuk pada Desember 2021.

Sementara skenario kedua yang menunjukkan potensi peningkatan kasus aktif dengan puncak sekitar 70.000 kasus dengan kondisi kekebalan kelompok belum terbentuk, mobilitas penduduk tinggi, dan kepatuhan protokol kesehatan cukup baik di masyarakat.

"Kekebalan kelompok belum terbentuk karena melihat data sekarang Desember pun masih belum terkejar untuk 70% jadi kekebalan kelompok belum ada, mobilitas tinggi, tapi kepatuhan protokol kesehatan cukup baik, mangkanya dia naik tapi puncak kasusnya sekitar 70.000 kasus saja," kata Dewi,pada Dialog Covid-19 Dalam Angka: Analisis Gelombang Ketiga Covid-19 Indonesia secara daring, Senin (29/11/2021)

Skenario ketiga yaitu jika kekebalan kelompok belum terbentuk, mobilitas tinggi, kepatuhan terhadap protokol kesehatan rendah maka puncak kasus gelombang ketiga diprediksi sekitar 260.000 kasus.

Perbandingan prediksi angka puncak kasus gelombang ketiga dengan skenario kedua dan skenario ketiga terpaut cukup jauh yaitu hampir 200.000 kasus dengan yang membedakan adalah tingkat kepatuhan protokol kesehatan. Oleh karena itu Dewi menekankan agar masyarakat tetap disiplin menerapkan protokol kesehatan agar tidak terjadi kenaikan jumlah kasus yang signifikan.

Sementara skenario terburuk adalah apabila kekebalan kelompok belum terbentuk, mobilitas masyarakat tinggi, kepatuhan protokol kesehatan rendah, dan ada varian baru di Indonesia yang tingkat infeksinya 40% hingga 50.000 lebih menular dari yang sudah ada sebelumnya. Skenario terburuk tersebut diprediksi akan meningkatkan kasus aktif hingga 400.000 pada puncaknya.

Dewi menerangkan potensi puncak kasus aktif apabila terjadi gelombang ketiga diprediksi akan tetap lebih rendah dibandingkan dengan lonjakan kasus pada pertengahan tahun 2021. Hal itu dikarenakan makin meluasnya cakupan vaksinasi Covid-19 di masyarakat saat ini dibandingkan pada tengah tahun lalu.



Saksikan live streaming program-program BeritaSatu TV di sini

Sumber: ANTARA

BAGIKAN

BERITA LAINNYA

Tragedi Kanjuruhan, Ridwan Kamil Dukung Kompetisi Sepak Bola Dihentikan

Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil mendukung agar kompetisi sepak bola dihentikan sementara imbas tragedi Kanjuruhan yang menewaskan ratusan orang. 

NEWS | 3 Oktober 2022

Relawan Perkenalkan Ganjar Pranowo Lewat Turnamen PUBG Mobile

Sahabat Ganjar memperkenalkan sosok Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo kepada masyarakat di Kabupaten Belitung, Bangka Belitung melalui turnamen PUBG mobile.

NEWS | 2 Oktober 2022

Kasus Ferdy Sambo, Mahfud MD Sebut Divisi Propram Polri Akan Dirombak

Mahfud MD mengatakan pemerintah merekomendasikan perombakan secara terbatas Divisi Propam Polri buntut dari kasus Brigadir J yang menjerat Ferdy Sambo. 

NEWS | 2 Oktober 2022

Waspada, Gas Air Mata Bisa Berdampak Fatal

Dokter spesialis mata Eka Hospital Bekasi, Moh Arief Herdiawan meminta masyarakat agar mewaspadai gas air mata karena bisa berdampak fatal.

NEWS | 3 Oktober 2022

Bima Arya Mengaku Menikmati Kerja Sama dengan Anies Baswedan

Wali Kota Bogor Bima Arya Sugiarto mengaku menikmati jalinan kerja sama dengan Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan dalam mengelola daerahnya.

NEWS | 3 Oktober 2022

Survei: Mayoritas Warga Inggris Ingin Liz Truss Mengundurkan Diri

Mayoritas warga Inggris ingin Perdana Menteri Liz Truss mengundurkan diri. Hal itu terungkap dari jajak pendapat baru yang diterbitkan YouGov.

NEWS | 2 Oktober 2022

PDAM Bekasi Tumbangkan Lavani di Final Livoli Divisi Satu

PDAM Bekasi menumbangkan Lavani Bogor di final kompetisi bola voli Livoli Divisi Satu di GOR Debes Kabupaten Bogor, Minggu (2/10/2022).

NEWS | 2 Oktober 2022

Tragedi Kanjuruhan, DPR: Kompetisi Sepak Bola Jangan Hanya Pentingkan Bisnis

Politikus PDIP Said Abdullah menyatakan tragedi Kanjuruhan, Malang menjadi pelajaran agar kompetisi sepak bola jangan hanya pentingkan aspek bisnis.

NEWS | 2 Oktober 2022

Ini Penyebab Kepuasan Kinerja Jokowi Naik 5 Persen dalam Sepekan

Survei Indikator Politik Indonesia menunjukkan kepuasan masyarakat terhadap kinerja Presiden Jokowi naik 5 persen dalam sepekan. Ini alasannya. 

NEWS | 2 Oktober 2022

Ditolak Denmark, Prancis Akan Kirim Howitzer ke Ukraina

Prancis akan mengirim howitzer yang ditolak Denmark ke Ukraina. Kyiv mungkin mendapatkan hingga 12 howitzer Caesar dari Paris.

NEWS | 2 Oktober 2022


TAG POPULER

# Tragedi Kanjuruhan


# Lesti Kejora


# Pembantaian di Papua Barat


# Arema FC


# Raja Charles III


 

NEWSLETTER

Dapatkan informasi terbaru dari kami
Email yang Anda masukkan tidak valid.

TERKINI
Relawan Perkenalkan Ganjar Pranowo Lewat Turnamen PUBG Mobile

Relawan Perkenalkan Ganjar Pranowo Lewat Turnamen PUBG Mobile

NEWS | 14 menit yang lalu










CONTACT US Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings