Cakupan Imunisasi Anak Menurun, IDAI Luncurkan LITTLe Ku
Logo BeritaSatu
Breaking News
INDEX
Breaking News

AGRI 1577 (0)   |   BASIC-IND 938 (0)   |   BISNIS-27 477 (-5)   |   COMPOSITE 5975 (-53)   |   CONSUMER 1621 (0)   |   DBX 1411 (-16)   |   FINANCE 1361 (0)   |   I-GRADE 166 (-1)   |   IDX30 471 (-4)   |   IDX80 128 (-1)   |   IDXBASIC 1248 (-11)   |   IDXBUMN20 358 (-2)   |   IDXCYCLIC 736 (-3)   |   IDXENERGY 747 (1)   |   IDXESGL 129 (-1)   |   IDXFINANCE 1325 (-12)   |   IDXG30 135 (-1)   |   IDXHEALTH 1296 (-14)   |   IDXHIDIV20 416 (-3)   |   IDXINDUST 956 (-21)   |   IDXINFRA 871 (-0)   |   IDXMESBUMN 102 (-0)   |   IDXNONCYC 740 (-6)   |   IDXPROPERT 877 (-12)   |   IDXQ30 135 (-1)   |   IDXSMC-COM 282 (-1)   |   IDXSMC-LIQ 337 (-1)   |   IDXTECHNO 3348 (-40)   |   IDXTRANS 1056 (-1)   |   IDXV30 127 (-1)   |   INFOBANK15 952 (-11)   |   INFRASTRUC 1036 (0)   |   Investor33 406 (-3)   |   ISSI 176 (-1)   |   JII 577 (-4)   |   JII70 205 (-1)   |   KOMPAS100 1130 (-11)   |   LQ45 888 (-8)   |   MANUFACTUR 1250 (0)   |   MBX 1590 (-13)   |   MINING 1939 (0)   |   MISC-IND 1036 (0)   |   MNC36 301 (-2)   |   PEFINDO25 297 (-3)   |   PROPERTY 351 (0)   |   SMinfra18 295 (-1)   |   SRI-KEHATI 340 (-3)   |   TRADE 872 (0)   |  

Cakupan Imunisasi Anak Menurun, IDAI Luncurkan LITTLe Ku

Senin, 29 November 2021 | 21:35 WIB
Oleh : Maria Fatima Bona / JEM

Jakarta, Beritasatu.com - Ikatan Dokter Anak Indonesia (IDAI) mencegah menurunnya cakupan imunisasi di berbagai daerah dengan meluncurkan program LITTLe Ku atau lengkapi imunisasi terlambat/tidak lengkap anakku.

Ketua Umum Pengurus Pusat IDAI Piprim Basarah Yanuarso mengatakan, program LITTLe Ku ini hadir untuk mempermudah IDAI mendapatkan laporan tentang meningkatnya kasus penyakit yang dapat dicegah dengan imunisasi dalam satu bulan terakhir.

“Kita dengar penyakit difteri, campak, dan rubella tentu saja ini sangat terkait dengan cakupan imunisasi yang menurun selama masa pandemi Covid-19 ini,” kata Piprim saat memberi keterangan pers secara virtual pada acara Media Briefing dengan tema: Dukungan Multisektoral untuk Kejar Imunisasi, Senin (29/11/2021).

Piprim menyebutkan, imunisasi turun di bawah 60% saja, tentu ini bisa membuat penyakit yang sudah terkendali akan bermunculan kembali. Apalagi banyak tenaga kesehatan (nakes) bukan dokter anak yang justru khawatir untuk melakukan imunisasi kejar.

Adapun imunisasi kejar adalah imunisasi yang diberikan pada anak-anak yang terlambat atau belum mendapatkan imunisasi dan baru sadar setelah jadwalnya terlewat.

“Banyak sekali kejadian anak-anak yang terlambat imunisasi begitu datang ke puskesmas justru ditolak. Ini orang tuanya anti vaksin, kemudian sadar dan anaknya sudah terlambat jadwal sehingga datang malah ditolak,” paparnya.

“Ini kenapa program LITTLe Ku perlu kita gulirkan, di samping itu juga anak-anak mulai masuk PTM (pembelajaran tatap muka) tentu saja imunisasi sangat penting dilakukan, tidak hanya imunisasi Covid-19 tapi imunisasi dasar, imunisasi lanjutan yang basic ini juga sangat perlu dilakukan untuk membuat anak tetap terjadi imunitasnya,” sambungnya.

Program LITTLe Ku ini, lanjut Piprim diharapkan dapat memperbarui secara rutin data penyakit yang dapat dicegah dengan imunisasi (PD3I) di provinsi masing-masing pada bulan Oktober hingga Desember 2021. Selain itu, data cakupan vaksinasi, imunisasi hingga media sosial IDAI.

“IDAI menganjurkan sekali IDAI cabang memiliki akun media sosial agar bisa sama-sama mengedukasi masyarakat serempak dari pusat maupun cabangnya,” ucapnya.

Piprim mengharapkan adanya data kasus PD3I di provinsi masing-masing mulai Desember 2021 yang dilaporkan pada rapat rutin mingguan IDAI. Selain itu, program LITTLe Ku juga membuka layanan konsultasi nakes melalui sambungan telepon.

"Kami membuat hotline IDAI untuk support pertanyaan-pertanyaan nakes bidan, perawat, dokter umum dan dokter spesialis anak juga yang butuh informasi lanjutan sehingga program ini bisa terlaksana dengan baik,” ucapanya.

Kadang ada yang mau bertanya imunisasi tentang anak terlambat imunisasi usia 3 tahun, apa dulu vaksinnya yang seperti ini silakan memanfaatkan hotline IDAI,” pungkasnya.



Saksikan live streaming program-program BeritaSatu TV di sini

Sumber: BeritaSatu.com

BAGIKAN

BERITA LAINNYA

Kasus Covid-19 Naik, Asesmen Level PPKM Ikuti Aturan Berlaku

Asesmen level PPKM tetap mengikuti aturan yang berlaku meski kasus Covid-19 terus menunjukkan kenaikan.

KESEHATAN | 27 Januari 2022

Menkes: Air Kemasan Galon Polikarbonat Aman

Menkes Budi Gunadi Sadikin menegaskan, air kemasan galon guna ulang aman untuk digunakan, baik oleh anak-anak dan ibu hamil.

KESEHATAN | 27 Januari 2022

Studi: Dua Pertiga Kasus Omicron di Inggris adalah Infeksi Ulang

Satu studi di Inggris menemukan lebih dari dua pertiga orang yang dites positif Covid-19 sudah pernah terinfeksi sebelumnya.

KESEHATAN | 27 Januari 2022

Satgas: Peningkatan Kasus Covid-19 Dipicu Penularan Omicron yang Sangat Cepat

Menurut Alexander Ginting, penularan Omicron yang sangat cepat inilah yang menjadi penyebab utama kasus Covid-19 di Indonesia terus meningkat.

KESEHATAN | 27 Januari 2022

Dokter Paru: Batuk dan Gatal Tenggorokan Gejala Umum Omicron

Gejala umum yang ditemukan pada pasien Covid-19 varian Omicron berupa batuk dan gatal tenggorokan

KESEHATAN | 27 Januari 2022


BOR DKI Capai 45%, DPR: Perbanyak Tempat Isolasi Terpusat

Charles Honoris meminta pemerintah untuk segera memperbanyak tempat isolasi terpusat untuk mengantisipasi lonjakan pasien Covid-19 varian Omicron di Jakarta.

KESEHATAN | 27 Januari 2022

Menteri Kesehatan: Kebijakan PTM Disesuaikan Level PPKM

Menteri Kesehatan menyatakan kebijakan pembelajaran tatap muka (PTM) disesuaikan dengan level PPKM yang berlaku pada masing-masing daerah.

KESEHATAN | 27 Januari 2022

Wiku: Perlu Strategi Mitigasi untuk Penyumbang Kasus Covid-19 Terbanyak

Perlu kebijakan khusus yakni strategi mitigasi bagi DKI Jakarta, Jawa Barat, dan Banten sebagai penyumbang terbanyak kasus Covid-19 di Indonesia

KESEHATAN | 27 Januari 2022

Tegur Pemda, Satgas Minta Prokes Masyarakat Dipantau

Satgas Covid-19 menegur dan meminta pemerintah daerah (pemda) kembali meningkatkan pengawasan terhadap penerapan protokol kesehatan (prokes)

KESEHATAN | 27 Januari 2022


TAG POPULER

# Edy Mulyadi


# JKN-KIS


# Presidential Threshold


# Omicron


# Wiyanto Halim



TERKINI
Kalah oleh Filipina, Indonesia Tersingkir dari Piala Asia Wanita

Kalah oleh Filipina, Indonesia Tersingkir dari Piala Asia Wanita

BOLA | 33 menit yang lalu










BeritaSatu Logo
TERKONEKSI BERSAMA KAMI
BeritaSatu Facebook
BeritaSatu Twitter
BeritaSatu Instagram
BeritaSatu YouTube
Android Icon iOS Icon
Copyright © 2022 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings