Satgas IDI: Efikasi Vaksin Covid-19 Turun Setelah 6 Bulan
Logo BeritaSatu
Breaking News
INDEX
Breaking News

AGRI 1577 (0)   |   BASIC-IND 938 (0)   |   BISNIS-27 477 (-5)   |   COMPOSITE 5975 (-53)   |   CONSUMER 1621 (0)   |   DBX 1411 (-16)   |   FINANCE 1361 (0)   |   I-GRADE 166 (-1)   |   IDX30 471 (-4)   |   IDX80 128 (-1)   |   IDXBASIC 1248 (-11)   |   IDXBUMN20 358 (-2)   |   IDXCYCLIC 736 (-3)   |   IDXENERGY 747 (1)   |   IDXESGL 129 (-1)   |   IDXFINANCE 1325 (-12)   |   IDXG30 135 (-1)   |   IDXHEALTH 1296 (-14)   |   IDXHIDIV20 416 (-3)   |   IDXINDUST 956 (-21)   |   IDXINFRA 871 (-0)   |   IDXMESBUMN 102 (-0)   |   IDXNONCYC 740 (-6)   |   IDXPROPERT 877 (-12)   |   IDXQ30 135 (-1)   |   IDXSMC-COM 282 (-1)   |   IDXSMC-LIQ 337 (-1)   |   IDXTECHNO 3348 (-40)   |   IDXTRANS 1056 (-1)   |   IDXV30 127 (-1)   |   INFOBANK15 952 (-11)   |   INFRASTRUC 1036 (0)   |   Investor33 406 (-3)   |   ISSI 176 (-1)   |   JII 577 (-4)   |   JII70 205 (-1)   |   KOMPAS100 1130 (-11)   |   LQ45 888 (-8)   |   MANUFACTUR 1250 (0)   |   MBX 1590 (-13)   |   MINING 1939 (0)   |   MISC-IND 1036 (0)   |   MNC36 301 (-2)   |   PEFINDO25 297 (-3)   |   PROPERTY 351 (0)   |   SMinfra18 295 (-1)   |   SRI-KEHATI 340 (-3)   |   TRADE 872 (0)   |  

Satgas IDI: Efikasi Vaksin Covid-19 Turun Setelah 6 Bulan

Senin, 29 November 2021 | 22:48 WIB
Oleh : Maria Fatima Bona / JEM

Jakarta, Beritasatu.com - Ketua Satgas Covid-19 Ikatan Dokter Indonesia (IDI) Zubairi Djoerban membenarkan sejumlah penelitian menyebutkan efikasi vaksin Covid-19 menurun setelah 6 bulan penyuntikan.

“Sejumlah penelitian juga para epidemiolog bahkan menyebutkan efikasi vaksin mengalami penurunan 6 bulan setelah divaksin itu benar,” kata Zubairi saat dihubungi Beritasatu.com, Senin (29/11/2021).

Zubairi menyebutkan, secara teori masyarakat yang mendapat penyuntikan vaksinasi 13 Januari 2021 tentu efikasi vaksin telah menurun. Namun, secara kenyataan lanjut Zubairi, situasi pandemi di Indonesia saat ini sangat rendah dibandingkan negara lainnya.

“Jadi tolong diingat yang lebih dari 6 bulan vaksin itu yang awal-awal. Kalau dia suntik pada beberapa bulan ini ya belum habis efikasinya. Namun, kenyataannya Indonesia berbeda banget dengan Amerika Serikat, Inggris, dan Singapura yang cakupan vaksinasi sudah jauh di atas 50%. Jumlah kasus baru harian lebih tinggi termasuk angka kematiannya,” ucapnya.

Kendati demikian, Zubairi menjelaskan, ancaman gelombang ketiga masih mungkin meski kasus Covid-19 di Indonesia sangat rendah. Pasalnya, Indonesia dikelilingi negara tetangga yang kasus Covid-19 tinggi.

Meski begitu, Zubairi mengajak masyarakat tidak perlu panik karena pemerintah dan Satgas melakukan monitor rutin setiap hari kasus aktif Indonesia, hingga saat masih di bawah 1.000 kasus per hari.

Untuk itu, Zubairi berharap kebijakan vaksinasi dan pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM) level 3 pada Natal dan Tahun Baru (Nataru) dapat mencegah Indonesia dari gelombang ketiga.

“Saya berharap kita tidak mengalami gelombang ketiga baik di Januari maupun Februari 2022,” ucapnya.

Zubairi menuturkan, tahun depan pemerintah akan memberi booster vaksin untuk masyarakat, namun untuk memastikan antibodi masyarakat IDI tak menyarankan untuk melakukan tes antibodi.

“Tes antibodi itu dilakukan untuk keperluan penelitian saja. Kemudian, kesimpulan dari penelitian itu bisa diterapkan di masyarakat tanpa perlu melalui pemeriksaan neutralizing antibodi,” ucapnya.



Saksikan live streaming program-program BeritaSatu TV di sini

Sumber: BeritaSatu.com

BAGIKAN

BERITA LAINNYA

Kasus Covid-19 Naik, Asesmen Level PPKM Ikuti Aturan Berlaku

Asesmen level PPKM tetap mengikuti aturan yang berlaku meski kasus Covid-19 terus menunjukkan kenaikan.

KESEHATAN | 27 Januari 2022

Menkes: Air Kemasan Galon Polikarbonat Aman

Menkes Budi Gunadi Sadikin menegaskan, air kemasan galon guna ulang aman untuk digunakan, baik oleh anak-anak dan ibu hamil.

KESEHATAN | 27 Januari 2022

Studi: Dua Pertiga Kasus Omicron di Inggris adalah Infeksi Ulang

Satu studi di Inggris menemukan lebih dari dua pertiga orang yang dites positif Covid-19 sudah pernah terinfeksi sebelumnya.

KESEHATAN | 27 Januari 2022

Satgas: Peningkatan Kasus Covid-19 Dipicu Penularan Omicron yang Sangat Cepat

Menurut Alexander Ginting, penularan Omicron yang sangat cepat inilah yang menjadi penyebab utama kasus Covid-19 di Indonesia terus meningkat.

KESEHATAN | 27 Januari 2022

Dokter Paru: Batuk dan Gatal Tenggorokan Gejala Umum Omicron

Gejala umum yang ditemukan pada pasien Covid-19 varian Omicron berupa batuk dan gatal tenggorokan

KESEHATAN | 27 Januari 2022


BOR DKI Capai 45%, DPR: Perbanyak Tempat Isolasi Terpusat

Charles Honoris meminta pemerintah untuk segera memperbanyak tempat isolasi terpusat untuk mengantisipasi lonjakan pasien Covid-19 varian Omicron di Jakarta.

KESEHATAN | 27 Januari 2022

Menteri Kesehatan: Kebijakan PTM Disesuaikan Level PPKM

Menteri Kesehatan menyatakan kebijakan pembelajaran tatap muka (PTM) disesuaikan dengan level PPKM yang berlaku pada masing-masing daerah.

KESEHATAN | 27 Januari 2022

Wiku: Perlu Strategi Mitigasi untuk Penyumbang Kasus Covid-19 Terbanyak

Perlu kebijakan khusus yakni strategi mitigasi bagi DKI Jakarta, Jawa Barat, dan Banten sebagai penyumbang terbanyak kasus Covid-19 di Indonesia

KESEHATAN | 27 Januari 2022

Tegur Pemda, Satgas Minta Prokes Masyarakat Dipantau

Satgas Covid-19 menegur dan meminta pemerintah daerah (pemda) kembali meningkatkan pengawasan terhadap penerapan protokol kesehatan (prokes)

KESEHATAN | 27 Januari 2022


TAG POPULER

# Edy Mulyadi


# JKN-KIS


# Presidential Threshold


# Omicron


# Wiyanto Halim



TERKINI
Kalah oleh Filipina, Indonesia Tersingkir dari Piala Asia Wanita

Kalah oleh Filipina, Indonesia Tersingkir dari Piala Asia Wanita

BOLA | 53 menit yang lalu










BeritaSatu Logo
TERKONEKSI BERSAMA KAMI
BeritaSatu Facebook
BeritaSatu Twitter
BeritaSatu Instagram
BeritaSatu YouTube
Android Icon iOS Icon
Copyright © 2022 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings