Ini Aturan Terbaru Bepergian Saat Liburan Nataru
Logo BeritaSatu
Breaking News
INDEX
Breaking News

AGRI 1577 (0)   |   BASIC-IND 938 (0)   |   BISNIS-27 477 (-5)   |   COMPOSITE 5975 (-53)   |   CONSUMER 1621 (0)   |   DBX 1411 (-16)   |   FINANCE 1361 (0)   |   I-GRADE 166 (-1)   |   IDX30 471 (-4)   |   IDX80 128 (-1)   |   IDXBASIC 1248 (-11)   |   IDXBUMN20 358 (-2)   |   IDXCYCLIC 736 (-3)   |   IDXENERGY 747 (1)   |   IDXESGL 129 (-1)   |   IDXFINANCE 1325 (-12)   |   IDXG30 135 (-1)   |   IDXHEALTH 1296 (-14)   |   IDXHIDIV20 416 (-3)   |   IDXINDUST 956 (-21)   |   IDXINFRA 871 (-0)   |   IDXMESBUMN 102 (-0)   |   IDXNONCYC 740 (-6)   |   IDXPROPERT 877 (-12)   |   IDXQ30 135 (-1)   |   IDXSMC-COM 282 (-1)   |   IDXSMC-LIQ 337 (-1)   |   IDXTECHNO 3348 (-40)   |   IDXTRANS 1056 (-1)   |   IDXV30 127 (-1)   |   INFOBANK15 952 (-11)   |   INFRASTRUC 1036 (0)   |   Investor33 406 (-3)   |   ISSI 176 (-1)   |   JII 577 (-4)   |   JII70 205 (-1)   |   KOMPAS100 1130 (-11)   |   LQ45 888 (-8)   |   MANUFACTUR 1250 (0)   |   MBX 1590 (-13)   |   MINING 1939 (0)   |   MISC-IND 1036 (0)   |   MNC36 301 (-2)   |   PEFINDO25 297 (-3)   |   PROPERTY 351 (0)   |   SMinfra18 295 (-1)   |   SRI-KEHATI 340 (-3)   |   TRADE 872 (0)   |  

Ini Aturan Terbaru Bepergian Saat Liburan Nataru

Selasa, 30 November 2021 | 17:27 WIB
Oleh : WM


Jakarta, Beritasatu.com - Pemerintah, melalui Satuan Tugas (Satgas) Penanganan Covid-19, mengeluarkan aturan terbaru mengenai perjalanan saat Natal 2021 dan Tahun Baru 2022.

Kebijakan itu dituangkan dalam Surat Edaran (SE) Satgas Penanganan Covid-19 24/2021 tentang Pengaturan Aktivitas dan Mobilitas Masyakarat selama Periode Natal 2021 dan Tahun Baru 2022 dalam Masa Pandemi Covid-19.

"Tujuan surat edaran ini adalah melakukan pengaturan, pengawasan dan evaluasi dalam rangka pengendalian laju penularan Covid-19 selama periode Natal 2021 dan Tahun Baru 2022," demikian pernyataan Ketua Satgas Covid-19 Mayjen TNI Suharyanto dalam SE Satgas Penanganan Covid-19 24/2021 yang dikutip di Jakarta, Selasa (30/11/2021).

Disampaikan, pelaku perjalanan jarak jauh dengan moda transportasi udara dari dan ke daerah di wilayah Pulau Jawa-Bali serta perjalanan antarkabupaten atau antarkota di dalam wilayah Pulau Jawa-Bali wajib menunjukkan kartu vaksin minimal dosis pertama dan surat keterangan hasil negatif tes RT-PCR.

Dipaparkan, surat keterangan hasil negatif tes RT-PCR itu sampelnya diambil dalam kurun waktu maksimal 3x24 jam sebelum keberangkatan.

Sementara masyarakat yang telah mendapatkan vaksin lengkap juga wajib menunjukkan surat keterangan hasil negatif rapid test antigen yang sampelnya diambil dalam kurun waktu maksimal 1x24 jam sebelum keberangkatan.

Kemudian, bagi pelaku perjalanan jarak jauh dengan moda transportasi udara antarkabupaten atau antarkota di luar wilayah Pulau Jawa-Bali wajib menunjukkan kartu vaksin minimal dosis pertama dan hasil negatif tes RT-PCR yang sampelnya diambil dalam kurun waktu maksimal 3x24 jam atau hasil negatif rapid test antigen yang sampelnya diambil dalam kurun waktu maksimal 1x24 jam sebelum keberangkatan.

Sementara itu, bagi pelaku perjalanan jarak jauh dengan moda transportasi laut atau darat menggunakan kendaraan pribadi atau umum, penyeberangan dan kereta api antarkota wajib menunjukkan kartu vaksin minimal dosis pertama dan hasil negatif tes RT-PCR yang sampelnya diambil dalam kurun waktu maksimal 3x24 jam atau hasil negatif rapid test antigen yang sampelnya diambil dalam kurun waktu maksimal 1x24 jam sebelum keberangkatan.
Khusus perjalanan rutin dengan moda transportasi darat menggunakan kendaraan pribadi atau umum dan kereta api dalam satu wilayah atau kawasan aglomerasi perkotaan dikecualikan dari persyaratan perjalanan itu.

Khusus perjalanan kendaraan logistik dan transportasi barang lainnya yang melakukan perjalanan dalam negeri di wilayah Pulau Jawa-Bali wajib menunjukkan kartu vaksin dosis lengkap dan surat keterangan hasil negatif rapid test antigen yang sampelnya diambil dalam kurun waktu maksimal 14x24 jam sebelum keberangkatan.

Bagi yang baru mendapatkan vaksin pertama, wajib menunjukkan surat keterangan hasil negatif rapid test antigen yang sampelnya diambil dalam kurun waktu maksimal 7x24 jam sebelum keberangkatan.

Apabila belum mendapatkan vaksinasi, wajib menunjukkan surat keterangan hasil negatif rapid test antigen yang sampelnya diambil dalam kurun waktu maksimal 1x24 jam sebelum keberangkatan.

Kendati demikian, ketentuan menunjukkan kartu vaksin dikecualikan bagi pelaku perjalanan usia di bawah 12 tahun, pelaku perjalanan kendaraan logistik dan transportasi barang lainnya yang melakukan perjalanan dalam negeri di wilayah luar Jawa-Bali.

Selain itu, kewajiban menunjukkan kartu vaksin juga dikecualikan bagi pelaku perjalanan dengan kondisi kesehatan khusus atau penyakit komorbid yang menyebabkan pelaku perjalanan tidak dapat menerima vaksin.

Namun, pengecualian itu wajib melampirkan surat keterangan dokter dari rumah sakit pemerintah yang menyatakan bahwa yang bersangkutan belum dan/atau tidak dapat mengikuti vaksinasi Covid-19.

Disampaikan Suharyanto, aturan perjalanan pada periode Natal 2021 dan Tahun Baru 2022 itu berlaku mulai 24 Desember 2021 hingga 2 Januari 2022.



Saksikan live streaming program-program BeritaSatu TV di sini

Sumber: ANTARA

BAGIKAN

BERITA LAINNYA

Waspada, Angka Reproduction Rate Indonesia Naik Jadi 1,5

Memasuki pekan ketiga Januari 2022, angka reproduction rate di Indonesia naik menjadi 1,5.

KESEHATAN | 21 Januari 2022

Perbaiki Kualitas Tidur dengan Cara Ini

Tidur yang berkualitas penting untuk menghindari berbagai gangguan kesehatan.

KESEHATAN | 21 Januari 2022

87 Jemaah Umrah Positif Covid-19, 10 Probable Omicron

Para jemaah umrah ini tertular selama perjalanan saat kembali ke Tanah Air.

KESEHATAN | 21 Januari 2022

Diskresi Karantina Covid-19 bagi Pelaku Olahraga, Begini Respons Satgas

Menpora mengajukan usulan diskresi karantina atau dispensasi karantina pelaku olahraga dari luar negeri.

KESEHATAN | 21 Januari 2022

Menkes Terbitkan Ketentuan Isolasi Mandiri Pasien Omicron

Menkes menerbitkan Surat Edaran (SE) Nomor HK.02.01/MENKES/18/2022 tentang Pencegahan dan Pengendalian Kasus Covid-19 varian Omicron

KESEHATAN | 21 Januari 2022

Pemerintah Apresiasi Gereja Gelar Vaksinasi Booster

Kemenag apresiasi pengurus gereja menyelenggarakan program vaksinasi Covid-19 dosis ketiga (booster).

KESEHATAN | 21 Januari 2022

Hadapi Omicron, Vaksin Sputnik V Lebih Baik Dibanding Pfizer

Vaksin Sputnik V menunjukkan tingkat antibodi yang lebih tinggi daripada Pfizer dalam menghadapi Omicron.

KESEHATAN | 21 Januari 2022

Hingga Hari Ini, Kasus Omicron di Indonesia Tembus 1.078

Juru Bicara Vaksinasi Covid-19 Kemenkes Siti Nadia Tarmizi menyatakan kasus positif Covid-19 varian Omicron di Indonesia tembus 1.078.

KESEHATAN | 21 Januari 2022

Kendalikan Omicron, Pemerintah Fokus pada Dua Kunci Ini

Pemerintah fokus pada dua kunci kendalikan kasus Covid-19 varian Omicron di Indonesia tetap terkendali.

KESEHATAN | 21 Januari 2022

Studi: Covid-19 Berdampak pada Ingatan dan Fokus Perhatian

Para ilmuwan dari Universitas Oxford, Inggris telah mengungkap dampak Covid-19 pada ingatan dan fokus perhatian.

KESEHATAN | 21 Januari 2022


TAG POPULER

# Arteria Dahlan


# Rahmat Effendi


# IBL


# Gaga Muhammad


# Kereta Peluru



TERKINI
Sepekan, Pasien Covid-19 di Wisma Atlet Kemayoran Naik 307 Orang

Sepekan, Pasien Covid-19 di Wisma Atlet Kemayoran Naik 307 Orang

KESEHATAN | 5 menit yang lalu










BeritaSatu Logo
TERKONEKSI BERSAMA KAMI
BeritaSatu Facebook
BeritaSatu Twitter
BeritaSatu Instagram
BeritaSatu YouTube
Android Icon iOS Icon
Copyright © 2022 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings