Logo BeritaSatu

Satgas: Masyarakat Diharapkan Tunda Liburan Nataru

Selasa, 30 November 2021 | 20:42 WIB
Oleh : Hendro D Situmorang / WM

Jakarta, Beritasatu.com - Masyarakat diminta menunda liburan menjelang Natal 2021 dan tahun baru 2022 (Nataru). Hal itu untuk menghindari potensi lonjakan kasus Covid-19.

Kepala Bidang Penanganan Kesehatan Satgas Covid-19 Alexander Ginting mengatakan, berbagai aturan yang dikeluarkan untuk menghindari lonjakan kasus Covid-19. Pemerintah juga ingin mengantisipasi varian baru dan lonjakan kasus di beberapa negara.

Salah satunya adalah pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM) Level 3 di seluruh Indonesia dalam periode Nataru. Imbauan dan regulasi lain juga telah ditetapkan guna menekan risiko peningkatan mobilitas masyarakat, seperti tercantum dalam Inmendagri 62/2021. Hal ini dilakukan untuk mengantisipasi kembali meningkatnya kasus Covid-19.

"Kita harus terus membangun kewaspadaan masyarakat bahwa pandemi belum selesai. Kendati ada pelonggaran, tapi kita harus tetap waspada karena virus masih ada. Harus dibatasi supaya tidak ada mobilitas yang tinggi. Harus jadi atensi kita untuk mempertahankan level PPKM yang sudah ada,” tutur Alex dalam Dialog dari Media Center Forum Merdeka Barat 9 - KPCPEN, Selasa (30/11/2021), bertema "Tunda Liburan untuk Keselamatan Bersama".

Bila harus melakukan perjalanan antardaerah, Alex meminta masyarakat mematuhi aturan pemerintah seperti keharusan vaksinasi, menggunakan PeduliLindungi, memastikan kesehatan sebelum bepergian, aturan ganji genap, juga menerapkan tes PCR atau antigen sesuai tujuan dan moda transportasi yang digunakan.

Bersamaan, posko PPKM di berbagai wilayah, ruang publik, hingga level desa/kelurahan juga harus dihidupkan, karena PPKM tetap menjadi salah satu instrumen handal untuk pengendalian pandemi.

Dalam Nataru, Alex menjelaskan, harus ada pengetatan di 3 tempat utama, yakni tempat ibadah, perbelanjaan, serta lokasi wisata lokal. Kemudian, prokes dan vaksinasi harus terus dijalankan.

“Prokes itu harus. Vaksinasi harus dikejar, libur bukan berarti vaksinasi terhenti,” ujarnya.

Deputi Bidang Koordinasi Pemerataan Pembangunan Wilayah dan Penanggulangan Bencana Kementerian Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (PMK), Sudirman menegaskan, regulasi tersebut dalam rangka mengantisipasi agar masyarakat saat libur Nataru berada di wilayah masing-masing. Tunda liburan ini untuk keselamatan maupun saudara-saudara.

Untuk pengaturan lebih lanjut, Inmendagri akan ditindaklanjuti dengan surat edaran dari kementerian terkait, maupun peraturan-peraturan dari pihak pemerintah daerah. Begitu pula kepada para pelaku usaha, Sudirman juga mengharapkan untuk mengikuti peraturan yang berlaku, di mana solusi-solusi yang ditawarkan pemerintah daerah akan ditindaklanjuti.

“Masih ada liburan yang akan datang. Semoga kebijakan tunda liburan ini akan memberikan keselamatan bagi kita semua,” katanya.

Pakar Epidemiologi, Dicky Budiman mengingatkan bahwa momentum landai seperti saat ini memiliki dua sisi. Pada satu sisi, harus diapresiasi, namun di sisi lain, juga sekaligus harus diwaspadai.

“Karena dalam situasi melandai biasanya orang jadi abai,” jelasnya.

Penyebaran virus, dikatakan Dicky, hanya bisa terjadi ketika manusia membawa dan menularkannya. Karena itu, ia meminta upaya prokes 5M, 3T, dan vaksinasi harus selalu diperkuat. Termasuk usaha meningkatkan surveilans untuk mencapai setidaknya angka 1% untuk mengetahui penyebaran varian dan varian apa yang ada.

Dicky juga mengingatkan pentingnya mengejar pemerataan dan percepatan vaksinasi, terutama di daerah-daerah.

“Potensi gelombang ketiga, varian baru, apapun itu, dipengaruhi oleh seberapa banyak penduduk kita yang rawan secara imunitas, atau belum punya imunitas yang baik. Terutama, (imunitas) dari vaksinasi,” tutur Dicky seraya menambahkan, vaksinasi juga tetap penting bagi para penyintas.



Saksikan live streaming program-program BeritaSatu TV di sini

Sumber: BeritaSatu.com

BAGIKAN

BERITA LAINNYA

Menpora Yakin PBSI Bisa Atasi Kisruh Antara Kevin dengan Herry IP

Menpora yakin PBSI dapat mengatasi kisruh antara pemain ganda putra Kevin Sanjaya Sukamuljo dan pelatihnya Herry Iman Pierngadi.

NEWS | 27 September 2022

P2G Desak Pemerintah Beri Afirmasi kepada 1,6 Juta Guru

P2G mendesak Mendikbudristek Nadiem Anwar Makarim memberikan afirmasi kepada 1,6 juta guru yang belum mendapat tunjangan profesi guru.

NEWS | 27 September 2022

Ternyata, Ini Isi Koper Mencurigakan di Depan Polda Metro Jaya

Polisi memastikan koper mencurigakan di kawasan depan Polda Metro Jaya bukan berisi benda berbahaya. Ternyata, koper itu milik anggota polisi berisi pakaian.

NEWS | 27 September 2022

Anies Capres, Ini Cawapres dari PKS, Demokrat, dan Nasdem

Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan bakal diusung sebagai capres di Pilpres 2024 oleh koalisi Partai Nasdem, Demokrat, dan PKS

NEWS | 27 September 2022

Kasus Suap, Hakim Itong Isnaeni Dituntut 7 Tahun Penjara

Jaksa KPK menuntut Hakim Itong Isnaeni Hidayat, hakim nonaktif PN Surabaya dihukum 7 tahun penjara atas perkara dugaan suap penanganan perkara.. 

NEWS | 27 September 2022

Mantan Panglima OPM Minta Lukas Enembe Penuhi Pemeriksaan KPK

Mantan Panglima OPM Lambert Pekikir menyorot mangkirnya Gubernur Papua Lukas Enembe dari pemeriksaan KPK.

NEWS | 27 September 2022

Puan Minta Ahmadi Noor Supit Buat Gebrakan Tingkatkan Kinerja BPK

Ketua DPR, Puan Maharani berharap anggota BPK terpilih, Ahmadi Noor Supit membuat gebrakan untuk meningkatkan kinerja BPK dalam mencegah kerugian negara.

NEWS | 27 September 2022

KLHK Proses 1.308 Kasus Pencemaran Lingkungan Hidup ke Pengadilan

KLHK telah memproses 1.308 kasus pencemaran lingkungan hidup baik pidana dan perdata hingga ke pengadilan dalam beberapa tahun terakhir.

NEWS | 27 September 2022

KPU Tak Perpanjang Masa Perbaikan Dokumen Parpol

KPU memastikan tidak akan memperpanjang waktu perbaikan dokumen pendaftaran partai politik (parpol) calon peserta Pemilu 2024

NEWS | 27 September 2022

Keluarga Yakin Mahsa Amini Disiksa Polisi Susila Iran sebelum Tewas

Keluarga Mahsa Amini yang meninggal dalam tahanan Iran meyakini, wanita berusia 22 tahun itu meninggal setelah mendapat penyiksaan dari polisi susila.

NEWS | 27 September 2022


TAG POPULER

# Kevin Sanjaya


# Surplus APBN


# Kompor Listrik


# AKBP Arif Rachman


# Lukas Enembe


 

NEWSLETTER

Dapatkan informasi terbaru dari kami
Email yang Anda masukkan tidak valid.

TERKINI
Kaesang Pangarep: 70% Uang Saya Diinvestasikan di Saham

Kaesang Pangarep: 70% Uang Saya Diinvestasikan di Saham

EKONOMI | 8 menit yang lalu










CONTACT US Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings