Sel Memori Ciptakan Antibodi meski Efikasi Vaksin Menurun
Logo BeritaSatu
Breaking News
INDEX
Breaking News

AGRI 1577 (0)   |   BASIC-IND 938 (0)   |   BISNIS-27 477 (-5)   |   COMPOSITE 5975 (-53)   |   CONSUMER 1621 (0)   |   DBX 1411 (-16)   |   FINANCE 1361 (0)   |   I-GRADE 166 (-1)   |   IDX30 471 (-4)   |   IDX80 128 (-1)   |   IDXBASIC 1248 (-11)   |   IDXBUMN20 358 (-2)   |   IDXCYCLIC 736 (-3)   |   IDXENERGY 747 (1)   |   IDXESGL 129 (-1)   |   IDXFINANCE 1325 (-12)   |   IDXG30 135 (-1)   |   IDXHEALTH 1296 (-14)   |   IDXHIDIV20 416 (-3)   |   IDXINDUST 956 (-21)   |   IDXINFRA 871 (-0)   |   IDXMESBUMN 102 (-0)   |   IDXNONCYC 740 (-6)   |   IDXPROPERT 877 (-12)   |   IDXQ30 135 (-1)   |   IDXSMC-COM 282 (-1)   |   IDXSMC-LIQ 337 (-1)   |   IDXTECHNO 3348 (-40)   |   IDXTRANS 1056 (-1)   |   IDXV30 127 (-1)   |   INFOBANK15 952 (-11)   |   INFRASTRUC 1036 (0)   |   Investor33 406 (-3)   |   ISSI 176 (-1)   |   JII 577 (-4)   |   JII70 205 (-1)   |   KOMPAS100 1130 (-11)   |   LQ45 888 (-8)   |   MANUFACTUR 1250 (0)   |   MBX 1590 (-13)   |   MINING 1939 (0)   |   MISC-IND 1036 (0)   |   MNC36 301 (-2)   |   PEFINDO25 297 (-3)   |   PROPERTY 351 (0)   |   SMinfra18 295 (-1)   |   SRI-KEHATI 340 (-3)   |   TRADE 872 (0)   |  

Sel Memori Ciptakan Antibodi meski Efikasi Vaksin Menurun

Selasa, 30 November 2021 | 22:05 WIB
Oleh : WM

Jakarta, Beritasatu.com - Juru Bicara Vaksinasi Covid-19 Kementerian Kesehatan (Kemenkes) Siti Nadia Tarmizi mengatakan, tubuh memiliki sel memori yang tetap bisa menciptakan kembali antibodi terhadap Covid-19 meskipun efikasi vaksin mulai menurun setelah enam bulan pascapenyuntikan.

Nadis mengatakan bahwa sel memori di dalam tubuh akan membentuk kembali antibodi untuk menghalau SARS- CoV-2 apabila terdeteksi menginfeksi tubuh.

"Walaupun terjadinya penurunan efikasi, memori kita masih ada yang kemudian nanti pas ada virus masuk ke tubuh kita, sel memori akan membentuk lagi antibodi. Dengan adanya sistem-sistem yang siap sedia untuk menghadapi berbagai serangan virus, maka virus akan cepat dinetralisir," jelas Nadia, di Jakarta, Selasa (30/11/2021).

Hal ini, lanjut Nadia, menjawab anggapan yang mengatakan percuma divaksinasi karena efikasi vaksin tersebut akan menurun setelah enam bulan. Dia menegaskan bahwa orang yang sudah divaksin, walaupun antibodi terhadap Covid-19 menurun setelah enam bulan, masih lebih baik dan terproteksi dibandingkan dengan orang yang tidak divaksin sama sekali.

Nadia menekankan bahwa manfaat vaksin jauh lebih besar dibandingkan efek samping yang didapat pascaimunisasi. Selain itu, manfaat dari vaksin bukan hanya untuk melindungi diri sendiri tapi juga akan berdampak lebih besar apabila dilakukan secara bersama-sama yang dapat menciptakan kekebalan kelompok untuk menghentikan penularan virus di masyarakat.

Nadia juga menegaskan kembali bahwa vaksin Covid-19 yang ada sekarang ini dipastikan aman karena telah diteliti secara ilmiah dan sudah melewati serangkaian pengujian, baik pengujian pada hewan hingga uji klinis bertahap pada manusia.

"Semua vaksin yang dikembangkan sudah melalui rangkaian penelitian dan terbukti aman dan efektif dalam menghalau virus," katanya.

Setidaknya saat ini, menurut Nadia, sudah ada 11 jenis vaksin di Indonesia yang sudah mendapatkan izin penggunaan darurat. Vaksin itu sebagian digunakan oleh program pemerintah secara nasional, program Vaksin Gotong Royong oleh perusahaan, dan sebagian lainnya sudah mendapatkan izin untuk bisa digunakan sebagai salah satu alternatif untuk skema vaksinasi secara mandiri.

"Jadi peran vaksin adalah dengan divaksinasi Covid-19 maka kekebalan individu terbangun. Kalau semua individu semakin banyak muncul kekebalannya, maka akan muncul kekebalan kelompok dan pada akhirnya permasalahan pandemi yang disebabkan oleh Covid-19 menghilang," katanya.



Saksikan live streaming program-program BeritaSatu TV di sini

Sumber: ANTARA

BAGIKAN

BERITA LAINNYA

Kasus Covid-19 Naik, Status PPKM Jakarta, Jabar, Banten Dievaluasi

Kasus baru Covid-19 terus naik, status PPKM untuk Jakarta, Jabar, Banten dievaluasi kembali,

KESEHATAN | 23 Januari 2022

Lifepack Luncurkan Layanan Prioritas untuk Penderita Penyakit Kronis

Apotek online Lifepack meluncurkan program Lifepack plus untuk para penderita penyakit kronis.

KESEHATAN | 23 Januari 2022

Satu dari 2 Pasien Omicron yang Meninggal Memiliki Riwayat ke Belanda

Satu dari dua pasien Covid-19 varian Omicron meninggal dunia di Indonesia, diketahui memiliki riwayat perjalanan ke Belanda.

KESEHATAN | 23 Januari 2022

Sepekan, Pasien Covid-19 di Wisma Atlet Naik 6,31%

Dalam sepekan pada periode 17-23 Januari 2022 pasin Covid-19 mengalami kenaikan 6,31% atau 160 pasien dari 2.535 menjadi 2.695.

KESEHATAN | 23 Januari 2022

Indeks Pembangunan Pemuda Turun Akibat Pandemi

Capaian nilai Indeks Pembangunan Pemuda (IPP) Indonesia pada 2020 sebesar 51,00 atau turun sebesar 1,67 poin dari tahun 2019.

KESEHATAN | 23 Januari 2022

Jika Anak Alami Gejala KIPI Setelah Vaksinasi, Tak Perlu Panik

Ketua Komnas KIPI Hinky Hindra Irawan Satari mengatakan, apabila anak mengalami gejala KIPI setelah vaksinasi Covid-19, tidak perlu panik.

KESEHATAN | 22 Januari 2022

Disiplin Prokes, Cara Instan Cegah Covid-19

Komnas KIPI menyatakan, cara instan mencegah Covid-19 adalah dengan disiplin terhadap protokol kesehatan (prokes).

KESEHATAN | 22 Januari 2022

Persentase Korban Jiwa Akibat Omicron Sangat Kecil

Meskipun rata-rata kasus Omicron bergejala ringan, Badan Kesehatan Dunia (WHO) mengingatkan agar wabah varian ini tidak diremehkan.

KESEHATAN | 22 Januari 2022

Varian Delta Masih Mendominasi, Faskes Perlu Bersiaga

Kementerian Kesehatan menyatakan, varian Delta masih mendominasi kasus Covid-19 maka fasilitas pelayanan kesehatan perlu bersiaga

KESEHATAN | 22 Januari 2022

KIPI Lebih Banyak Terjadi pada Orang Dewasa daripada Anak

Komnas KIPI menyatakan, berdasarkan golongan umur, usia anak lebih rendah mengalami KIPI dari usia produktif atau dewasa

KESEHATAN | 22 Januari 2022


TAG POPULER

# Gempa Sulut


# Air Tanah


# Pasien Omicron Meninggal


# OTT KPK


# Kripto



TERKINI
Pramono Ungkap PDIP Pernah Berkali-kali Ditawarkan Masuk Kabinet SBY

Pramono Ungkap PDIP Pernah Berkali-kali Ditawarkan Masuk Kabinet SBY

POLITIK | 6 menit yang lalu










BeritaSatu Logo
TERKONEKSI BERSAMA KAMI
BeritaSatu Facebook
BeritaSatu Twitter
BeritaSatu Instagram
BeritaSatu YouTube
Android Icon iOS Icon
Copyright © 2022 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings