Ini Varian-varian Baru Covid-19 yang Mendunia
Logo BeritaSatu
Breaking News
INDEX
Breaking News

AGRI 1577 (0)   |   BASIC-IND 938 (0)   |   BISNIS-27 477 (-5)   |   COMPOSITE 5975 (-53)   |   CONSUMER 1621 (0)   |   DBX 1411 (-16)   |   FINANCE 1361 (0)   |   I-GRADE 166 (-1)   |   IDX30 471 (-4)   |   IDX80 128 (-1)   |   IDXBASIC 1248 (-11)   |   IDXBUMN20 358 (-2)   |   IDXCYCLIC 736 (-3)   |   IDXENERGY 747 (1)   |   IDXESGL 129 (-1)   |   IDXFINANCE 1325 (-12)   |   IDXG30 135 (-1)   |   IDXHEALTH 1296 (-14)   |   IDXHIDIV20 416 (-3)   |   IDXINDUST 956 (-21)   |   IDXINFRA 871 (-0)   |   IDXMESBUMN 102 (-0)   |   IDXNONCYC 740 (-6)   |   IDXPROPERT 877 (-12)   |   IDXQ30 135 (-1)   |   IDXSMC-COM 282 (-1)   |   IDXSMC-LIQ 337 (-1)   |   IDXTECHNO 3348 (-40)   |   IDXTRANS 1056 (-1)   |   IDXV30 127 (-1)   |   INFOBANK15 952 (-11)   |   INFRASTRUC 1036 (0)   |   Investor33 406 (-3)   |   ISSI 176 (-1)   |   JII 577 (-4)   |   JII70 205 (-1)   |   KOMPAS100 1130 (-11)   |   LQ45 888 (-8)   |   MANUFACTUR 1250 (0)   |   MBX 1590 (-13)   |   MINING 1939 (0)   |   MISC-IND 1036 (0)   |   MNC36 301 (-2)   |   PEFINDO25 297 (-3)   |   PROPERTY 351 (0)   |   SMinfra18 295 (-1)   |   SRI-KEHATI 340 (-3)   |   TRADE 872 (0)   |  

Ini Varian-varian Baru Covid-19 yang Mendunia

Rabu, 1 Desember 2021 | 07:25 WIB
Oleh : Hendro D Situmorang / BW

Jakarta, Beritasatu.com - Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) mencatat dan mengumumkan nama-nama baru untuk varian-varian virus corona SARS-CoV-2 yang terdeteksi di berbagai negara.

WHO telah membagi 2 kategori utama jenis varian Covid-19, yaitu variant of concern (VoC) atau varian yang menjadi perhatian, dan variant of interest (VoI) atau varian yang diamati.

Penamaan ini tidak terkait dengan suatu negara, hanya mempermudah penyebutan di masyarakat umum dan bisa diingat masyarakat. Dilansir dari WHO, varian-varian baru virus corona diberikan nama sesuai alfabet Yunani, seperti Alpha, Beta, dan Gamma, yang lebih mudah diingat.

Mengenai VoC, ada 4 varian yang harus diperhatikan:
1. Varian A (Alpha) atau B.1.1.7 bersifat lebih menular dan lebih berpeluang menyebabkan keparahan gejala.
2. Varian Beta (B.1.351) bersifat lebih menular dan meningkatkan risiko kebutuhan perawatan di rumah sakit.
3. Varian Gamma (P.1) bersifat lebih menular dan meningkatkan risiko kebutuhan perawatan di rumah sakit.
4. Varian Delta (B.1.617.2) bersifat lebih menular bahkan bagi orang yang telah tervaksin serta meningkatkan risiko kebutuhan perawatan di RS.

WHO melaporkan, ada 6 VOI yang sedang diamati, yaitu:
5. Varian Eta (B.1.525)
6. Iota (B.1.526)
7. Kappa (B.1.517.1)
8. Lambda (C.37)
9. Mu (B.1621)
10. Omicron (B.1.1.529)

Dari 10 varian tersebut, 1-4 sudah masuk ke Indonesia, sedangkan 5-10 belum sampai Tanah Air.

Varian ini diprediksi dapat mempengaruhi karakteristik virus dilihat dari perubahan genetiknya maupun perubahan transmisi di komunitas termasuk memunculkan klaster kasus di beberapa negara.

Epidemiolog dari Centre for Environmental and Population Health Griffith University Australia, Dicky Budiman, mengatakan, terkait varian yang ada saat ini ada VoC atau VoI yang bisa turun juga selama deretan yang jadi catatan dan belum hilang, seperti Delta, Alpha, Beta, dan Gamma.

"Varian-varian itu masih ada, apalagi yang kasus Covid-19 di awal varian D614G itu. Itu semua varian-varian yang mendunia hingga sejak kemunculan varian Delta dan munculnya juga varian C.1.2, Mu yang masih dalam pengamatan dan belum menjadi varian of concern karena dari sisi 3 kriteria VoC terutama kecepatan penularannya belum terpenuhi," ungkap dia.

Ini berbeda dengan varian Omicron. Dari semua varian, yang paling ganas dan mematikan adalah varian Delta. Namun, bila dibandingkan dengan Omicron belum bisa dibandingkan karena masih relatif baru, meski ada kelebihan pada kecepatannya.

Tetap untuk tingkat keganasan, kombinasi beberapa hal istilah ini atau bisa berpotensi memperburuk satu sisi pengendalian wabah itu ada beberapa faktor yakni dari kecepatannya, gejala klinis, atau dari menurunkan efikasi vaksin dan treatment atau tidak terdiagnosis.

"Ini yang akan harus kita tunggu. Varian Omicron harus kita waspadai dengan respons yang benar, bukan reaktif agar masyarakat tidak panik. Kita harus khawatir, ya, tetapi tidak panik apalagi sampai berlebihan ya. Rasa khawatir ada manfaatnya juga agar manusia menjadi lebih waspada yang berbasis logis dan sains," pungkas Dicky yang juga panel ahli WHO.



Saksikan live streaming program-program BeritaSatu TV di sini

Sumber: BeritaSatu.com

BAGIKAN

BERITA LAINNYA

Muhadjir: 123.313 Orang Datang dari Luar Negeri, 3.923 Positif Covid-19

Sebanyak 3.923 orang pelaku perjalanan luar negeri yang masuk ke Indonesia positif Covid-19.

KESEHATAN | 17 Januari 2022

Ketua Satgas Covid-19: Kebijakan Penanganan Covid-19 Disesuaikan Ancamannya

Kebijakan penanganan pandemi Covid-19 di Indonesia berubah-ubah sesuai dengan potensi ancaman virus Corona.

KESEHATAN | 17 Januari 2022

Masyarakat Tidak Bisa Pilih Merek Vaksin Booster

Masyarakat tak bisa memilih jenis merek vaksin yang akan digunakan sebagai vaksinasi booster selanjutnya.

KESEHATAN | 17 Januari 2022


Omicron Transmisi Lokal Sudah Menyebar di 9 Wilayah Indonesia

Kasus Omicron transmisi lokal saat ini sudah tersebar di 9 wilayah di Indonesia.

KESEHATAN | 17 Januari 2022

Masyarakat Nonprioritas Dapat Vaksin Booster, Begini Penjelasan Kemenkes

Kementerian Kesehatan menjelaskan alasan masyarakat nonprioritas memperoleh tiket untuk vaksinasi booster

KESEHATAN | 17 Januari 2022


Omicron Disebut Lebih Cepat Menular dari Delta, Nadia: Belum Ada Data Pasti

Juru Bicara Vaksinasi Covid-19 Kemenkes Sit i Nadia Tarmizi menyebut, belum ada data yang pasti Omicron lebih cepat penularannya

KESEHATAN | 17 Januari 2022

Update Covid-19: Tambah 772, Kasus Positif 4.271.649

Pertambahan hari ini menurun dibandingkan sehari sebelumnya atau Minggu (16/1/2022) sebanyak 885 kasus.

KESEHATAN | 17 Januari 2022

Jokowi: Menyuntikkan 297 Juta Dosis Vaksin Covid-19 di Indonesia Tidak Mudah

Pencapaian cakupan vaksinasi Covid-19 hingga mencapai 297 juta dosis suntikan di Indonesia bukan perkara mudah.

KESEHATAN | 17 Januari 2022


TAG POPULER

# Tsunami


# PPnBM Mobil


# Pelabuhan Kedindi Reo


# Varian Covid-19


# NFT



TERKINI
Dukung Literasi Zakat, Uhamka Raih Penghargaan Baznas Award 2022

Dukung Literasi Zakat, Uhamka Raih Penghargaan Baznas Award 2022

NASIONAL | 2 jam yang lalu










BeritaSatu Logo
TERKONEKSI BERSAMA KAMI
BeritaSatu Facebook
BeritaSatu Twitter
BeritaSatu Instagram
BeritaSatu YouTube
Android Icon iOS Icon
Copyright © 2022 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings