Vaksinolog: Semua Vaksin Covid-19 Aman dan Efektif
Logo BeritaSatu
Breaking News
INDEX
Breaking News

AGRI 1577 (0)   |   BASIC-IND 938 (0)   |   BISNIS-27 477 (-5)   |   COMPOSITE 5975 (-53)   |   CONSUMER 1621 (0)   |   DBX 1411 (-16)   |   FINANCE 1361 (0)   |   I-GRADE 166 (-1)   |   IDX30 471 (-4)   |   IDX80 128 (-1)   |   IDXBASIC 1248 (-11)   |   IDXBUMN20 358 (-2)   |   IDXCYCLIC 736 (-3)   |   IDXENERGY 747 (1)   |   IDXESGL 129 (-1)   |   IDXFINANCE 1325 (-12)   |   IDXG30 135 (-1)   |   IDXHEALTH 1296 (-14)   |   IDXHIDIV20 416 (-3)   |   IDXINDUST 956 (-21)   |   IDXINFRA 871 (-0)   |   IDXMESBUMN 102 (-0)   |   IDXNONCYC 740 (-6)   |   IDXPROPERT 877 (-12)   |   IDXQ30 135 (-1)   |   IDXSMC-COM 282 (-1)   |   IDXSMC-LIQ 337 (-1)   |   IDXTECHNO 3348 (-40)   |   IDXTRANS 1056 (-1)   |   IDXV30 127 (-1)   |   INFOBANK15 952 (-11)   |   INFRASTRUC 1036 (0)   |   Investor33 406 (-3)   |   ISSI 176 (-1)   |   JII 577 (-4)   |   JII70 205 (-1)   |   KOMPAS100 1130 (-11)   |   LQ45 888 (-8)   |   MANUFACTUR 1250 (0)   |   MBX 1590 (-13)   |   MINING 1939 (0)   |   MISC-IND 1036 (0)   |   MNC36 301 (-2)   |   PEFINDO25 297 (-3)   |   PROPERTY 351 (0)   |   SMinfra18 295 (-1)   |   SRI-KEHATI 340 (-3)   |   TRADE 872 (0)   |  

Vaksinolog: Semua Vaksin Covid-19 Aman dan Efektif

Rabu, 1 Desember 2021 | 19:48 WIB
Oleh : Maria Fatima Bona / JEM

Jakarta, Beritasatu.com - Vaksinolog Dirga Sakti Rambe mengajak masyarakat segera melakukan vaksinasi Covid-19 dengan vaksin merek apapun yang beredar di Indonesia saat ini. Dirga mengatakan, semua jenis vaksin Covid-19 yang sudah masuk ke Indonesia telah mendapatkan izin penggunaan dari Badan Pengawasan Obat dan Makanan (BPOM) sehingga keamanan dan efektivitas vaksin terjamin.

Dirga menjelaskan, sekalipun vaksin Covid-19 dikembangkan dalam waktu yang relatif singkat dibandingkan dengan vaksin lainnya, tetapi pada prinsipnya tahapan pengembangannya sesuai dengan standar. Mulai dari uji praklinis pada hewan, kemudian masuk tahap uji klinis tahap 1,2 dan 3 pada manusia hingga mendapatkan izin BPOM.

“Artinya suatu vaksin merek apapun mendapat izin dari BPOM, maka dipastikan vaksin itu aman dan efektif. Jadi pesan untuk masyarakat jangan pilih-pilih vaksin,” ujarnya pada acara dialog bertajuk “Kasus Turun Percepatan Vaksinasi Terus Berjalan” secara daring, Rabu (1/12/2021).

Dirga menyebutkan, hingga saat ini ada sekitar 10 jenis vaksin yang telah mendapatkan izin dari BPOM dan vaksin-vaksin tersebut telah dipastikan keamanannya dan efektif digunakan.

Untuk itu, Dirga mendorong masyarakat untuk segera melakukan vaksinasi Covid-19. Pasalnya, lanjut Dirga, dalam dua pekan terakhir ini ada penurunan laju vaksinasi. Padahal, pada situasi ini seharusnya masyarakat tidak boleh lengah karena pandemi Covid-19 belum selesai.

Dokter spesialis penyakit dalam mengatakan, meski situasi pandemi terkendali saat ini, namun tetap harus waspada karena ada ancaman potensi gelombang ketiga Covid-19.

“Gelombang ketiga ini kita enggak tahu kapan, terkait mobilisasi, liburan jelang Natal dan Tahun Baru dan sekarang ada varian Omicron yang kapan saja, sewaktu-waktu menyebar ke berbagai negara. Oleh karena itu, jangan lengah tetap harus vaksinasi,” ucapnya.

Dirga menambahkan, berdasarkan penelitian menunjukkan saat tingkat penularan di masyarakat sedang rendah, maka vaksin berada tingkat yang optimal.

Ia mencontohkan pada periode Juni dan Juli 2021 menghadapi serangan gelombangan kedua, sebetulnya efektivitas vaksin bisa berkurang atau lebih rendah dibandingkan sekarang pada saat di masyarakat terkendali.

“Ini kesempatan yang baik sekali, kesempatan emas di saat kasus sedang kita tekan serendah mungkin, ini kesempatan yang baik untuk meningkatkan cakupan vaksinasi,” ucapnya.

Dirga mengimbau masyarakat yang telah mendapat vaksin dosis lengkap harus tetap perketat disiplin protokol kesehatan (prokes). Sedangkan bagi yang baru satu dosis untuk segera mendapat dosis lengkap sesuai jadwal ditetapkan.

“Bagi yang belum vaksinasi dan termasuk kelompok risiko tinggi seperti lansia dan orang dengan komorbid harus segera vaksinasi sebelum nanti terjadi hal-hal yang tidak diinginkan karena enggak ada yang aman kalau semua orang belum aman,” pungkasnya.



Saksikan live streaming program-program BeritaSatu TV di sini

Sumber: BeritaSatu.com

BAGIKAN

BERITA LAINNYA

Reisa: Kenaikan Kasus Covid-19 Jadi Alarm Tingkatkan Kewaspadaan

Kenaikan jumlah kasus positif Covid-19 yang terjadi dalam sepekan telah menjadi alarm Indonesia untuk lebih meningkatkan kewaspadaan

KESEHATAN | 24 Januari 2022

Update Vaksinasi Covid-19: Cakupan Dosis Pertama Capai 87%

Cakupan vaksinasi Covid-19 dosis pertama hari ini telah mencapai 181.377.519 dosis suntikan atau 87%.

KESEHATAN | 24 Januari 2022

Update Covid-19: Kasus Aktif Tembus 20.000

Kasus aktif Covid-19 di Indonesia hari ini tembus ke angka 20.000.

KESEHATAN | 24 Januari 2022

Kepala BRIN Ungkap Faktor Penghambat Vaksin Merah Putih

Terdapat 3 faktor penghambat vaksin Merah Putih dengan masalah utama yakni minimnya pengalaman peneliti.

KESEHATAN | 24 Januari 2022

2 dari 5 Kasus Omicron di Kota Tangerang Sudah Sembuh

Kepala Dinas Kesehatan Kota Tangerang Dini Anggraeni menyampaikan dua dari lima kasus Omicron di wilayahnya sudah sembuh.

KESEHATAN | 24 Januari 2022

Angka Kesembuhan Covid-19 Naik, Bukti Efektivitas Vaksin

Angka kesembuhan Covid-19 menunjukkan tren peningkatan yang baik

KESEHATAN | 24 Januari 2022

John Riady Dukung Gagasan Jokowi Wujudkan Ketahanan Kesehatan Global

Komisaris Utama RS Siloam International Hospitals (SILO) John Riady mendukung gagasan Presiden Jokowi meningkatkan ketahanan sistem kesehatan dunia.

KESEHATAN | 24 Januari 2022

Kemenkes: 631 Pasien Omicron Jalani Isolasi

Terdapat 631 pasien varian Omicron yang sedang menjalani isolasi.

KESEHATAN | 24 Januari 2022

Satu Pasien Omicron Meninggal 12 Januari, Begini Penjelasan Kemenkes

Kemenkes memberikan penjelasan pasien Omicron yang meninggal dunia pada 12 Januari 2022, namun laporannya baru 10 hari kemudian.

KESEHATAN | 24 Januari 2022

Waspada, Pasien Omicron Mulai Butuh Oksigen

Menkes mengatakan, dari 1.626 pasien Omicron, yang membutuhkan tabung oksigen hanya 20 pasien dan ada 2 pasien yang meninggal.

KESEHATAN | 24 Januari 2022


TAG POPULER

# Kakek Dihakimi Massa


# Alinea


# Omicron


# Covid-19


# Arsenal



TERKINI
Tekuk Guinea, Gambia ke Perempat Final Piala Afrika

Tekuk Guinea, Gambia ke Perempat Final Piala Afrika

BOLA | 13 menit yang lalu










BeritaSatu Logo
TERKONEKSI BERSAMA KAMI
BeritaSatu Facebook
BeritaSatu Twitter
BeritaSatu Instagram
BeritaSatu YouTube
Android Icon iOS Icon
Copyright © 2022 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings