WHO: Jangan Gunakan Plasma Konvalesen untuk Pasien Covid-19
Logo BeritaSatu
Breaking News
INDEX
Breaking News

AGRI 1577 (0)   |   BASIC-IND 938 (0)   |   BISNIS-27 477 (-5)   |   COMPOSITE 5975 (-53)   |   CONSUMER 1621 (0)   |   DBX 1411 (-16)   |   FINANCE 1361 (0)   |   I-GRADE 166 (-1)   |   IDX30 471 (-4)   |   IDX80 128 (-1)   |   IDXBASIC 1248 (-11)   |   IDXBUMN20 358 (-2)   |   IDXCYCLIC 736 (-3)   |   IDXENERGY 747 (1)   |   IDXESGL 129 (-1)   |   IDXFINANCE 1325 (-12)   |   IDXG30 135 (-1)   |   IDXHEALTH 1296 (-14)   |   IDXHIDIV20 416 (-3)   |   IDXINDUST 956 (-21)   |   IDXINFRA 871 (-0)   |   IDXMESBUMN 102 (-0)   |   IDXNONCYC 740 (-6)   |   IDXPROPERT 877 (-12)   |   IDXQ30 135 (-1)   |   IDXSMC-COM 282 (-1)   |   IDXSMC-LIQ 337 (-1)   |   IDXTECHNO 3348 (-40)   |   IDXTRANS 1056 (-1)   |   IDXV30 127 (-1)   |   INFOBANK15 952 (-11)   |   INFRASTRUC 1036 (0)   |   Investor33 406 (-3)   |   ISSI 176 (-1)   |   JII 577 (-4)   |   JII70 205 (-1)   |   KOMPAS100 1130 (-11)   |   LQ45 888 (-8)   |   MANUFACTUR 1250 (0)   |   MBX 1590 (-13)   |   MINING 1939 (0)   |   MISC-IND 1036 (0)   |   MNC36 301 (-2)   |   PEFINDO25 297 (-3)   |   PROPERTY 351 (0)   |   SMinfra18 295 (-1)   |   SRI-KEHATI 340 (-3)   |   TRADE 872 (0)   |  

WHO: Jangan Gunakan Plasma Konvalesen untuk Pasien Covid-19

Selasa, 7 Desember 2021 | 12:57 WIB
Oleh : Unggul Wirawan / WIR

Jenewa, Beritasatu.com- Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) menyarankan agar tidak menggunakan plasma darah pasien yang telah pulih dari Covid-19 untuk mengobati orang-orang yang sakit.

Seperti dilaporkan Reuters, pada Senin (7/12/2021), WHO menyatakan bukti saat ini menunjukkan plasma konvalesen tidak meningkatkan kelangsungan hidup atau mengurangi kebutuhan akan ventilator.

Hipotesis untuk menggunakan plasma konvalesen adalah bahwa antibodi yang dikandungnya dapat menetralkan virus corona baru, menghentikannya bereplikasi, dan menghentikan kerusakan jaringan.

Beberapa penelitian yang menguji plasma darah konvalesen tidak menunjukkan manfaat nyata untuk merawat pasien Covid-19 yang sakit parah. Uji coba yang berbasis di Amerika Serikat (AS) dihentikan pada bulan Maret setelah ditemukan bahwa plasma tidak mungkin membantu pasien Covid-19 ringan hingga sedang.

“Metode ini juga mahal dan memakan waktu untuk dilakukan,” kata WHO dalam satu pernyataan pada hari Senin.

Menurut WHO, satu panel ahli internasional membuat rekomendasi kuat terhadap penggunaan plasma konvalesen pada pasien dengan penyakit tidak parah. Mereka juga menyarankan untuk tidak menggunakannya pada pasien dengan penyakit parah dan kritis, kecuali dalam konteks uji coba terkontrol secara acak.

Rekomendasi yang diterbitkan dalam British Medical Journal (BMJ), didasarkan pada bukti dari 16 uji coba yang melibatkan 16.236 pasien dengan infeksi Covid-19 yang tidak parah, parah, dan kritis.



Saksikan live streaming program-program BeritaSatu TV di sini

Sumber: BeritaSatu.com

BAGIKAN

BERITA LAINNYA

Pemerintah Siap Antisipasi Lonjakan Kasus Covid-19

Pemerintah pusat dan pemerintah daerah sudah siap mengantisipasi kenaikan kasus konfirmasi positif Covid-19

KESEHATAN | 23 Januari 2022

Waspada, Kasus Covid-19 Bisa Tembus 10.000

Kasus konfirmasi positif Covid-19 yang diprediksi mencapai puncak pada Februari nanti, bisa saja menembus angka 10.000 kasus baru

KESEHATAN | 23 Januari 2022

Tekan Kasus Omicron, Epidemiolog: Masifkan Pelacakan dan Analisis WGS

Epidemiolog meminta pemerintah memasifkan upaya skrining, pengujian, pelacakan dan analisis WGS untuk menekan penyebaran Omicron.

KESEHATAN | 23 Januari 2022

Kasus Covid-19 Naik, Status PPKM Jakarta, Jabar, Banten Dievaluasi

Kasus baru Covid-19 terus naik, status PPKM untuk Jakarta, Jabar, Banten dievaluasi kembali,

KESEHATAN | 23 Januari 2022

Lifepack Luncurkan Layanan Prioritas untuk Penderita Penyakit Kronis

Apotek online Lifepack meluncurkan program Lifepack plus untuk para penderita penyakit kronis.

KESEHATAN | 23 Januari 2022

Satu dari 2 Pasien Omicron yang Meninggal Memiliki Riwayat ke Belanda

Satu dari dua pasien Covid-19 varian Omicron meninggal dunia di Indonesia, diketahui memiliki riwayat perjalanan ke Belanda.

KESEHATAN | 23 Januari 2022

Sepekan, Pasien Covid-19 di Wisma Atlet Naik 6,31%

Dalam sepekan pada periode 17-23 Januari 2022 pasin Covid-19 mengalami kenaikan 6,31% atau 160 pasien dari 2.535 menjadi 2.695.

KESEHATAN | 23 Januari 2022

Indeks Pembangunan Pemuda Turun Akibat Pandemi

Capaian nilai Indeks Pembangunan Pemuda (IPP) Indonesia pada 2020 sebesar 51,00 atau turun sebesar 1,67 poin dari tahun 2019.

KESEHATAN | 23 Januari 2022

Jika Anak Alami Gejala KIPI Setelah Vaksinasi, Tak Perlu Panik

Ketua Komnas KIPI Hinky Hindra Irawan Satari mengatakan, apabila anak mengalami gejala KIPI setelah vaksinasi Covid-19, tidak perlu panik.

KESEHATAN | 22 Januari 2022

Disiplin Prokes, Cara Instan Cegah Covid-19

Komnas KIPI menyatakan, cara instan mencegah Covid-19 adalah dengan disiplin terhadap protokol kesehatan (prokes).

KESEHATAN | 22 Januari 2022


TAG POPULER

# Gempa Sulut


# Air Tanah


# Pasien Omicron Meninggal


# OTT KPK


# Kripto



TERKINI
Pemerintah Siap Antisipasi Lonjakan Kasus Covid-19

Pemerintah Siap Antisipasi Lonjakan Kasus Covid-19

KESEHATAN | 4 menit yang lalu










BeritaSatu Logo
TERKONEKSI BERSAMA KAMI
BeritaSatu Facebook
BeritaSatu Twitter
BeritaSatu Instagram
BeritaSatu YouTube
Android Icon iOS Icon
Copyright © 2022 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings