Logo BeritaSatu

Vaksinasi Pertama di 21 Provinsi Belum Capai Target  

Selasa, 7 Desember 2021 | 19:01 WIB
Oleh : WM

Jakarta, Beritasatu.com - Juru Bicara Satgas Penanganan Covid-19 Wiku Adisasmito mengatakan, saat ini pelaksanaan vaksinasi dosis pertama Indonesia telah mencapai 68,45% dari target dan vaksinasi dosis kedua sebesar 47,59%. Hanya saja terdapat 21 provinsi yang capaian vaksinasi dosis pertamanya masih di bawah capaian nasional.

"Terdapat beberapa tantangan yang membuat vaksinasi dosis pertama dan kedua di beberapa wilayah tidak mencapai capaian nasional, yang pertama itu terkait dengan isu logistik dan petugas pelaksana vaksin," kata Wiku dalam konferensi pers daring, di Jakarta, Selasa (7/12/2021).

Dikatakan, tenaga kesehatan yang menjadi petugas pelaksana vaksin berjumlah terbatas di beberapa provinsi. Untuk itu, pemerintah sebetulnya telah meminta pertolongan dari TNI dan Polisi guna membantu pelaksanaan vaksinasi.

"Pada saat yang sama kami mempromosikan vaksinasi untuk memastikan orang-orang menyadari pentingnya vaksinasi. Tampaknya progresnya saat ini cukup baik," katanya.

Wiku mengakui, terdapat keengganan dari beberapa penduddk untuk melakukan vaksinasi sebagaimana terjadi di sejumlah wilayah di negara-negara Eropa, tetapi pemerintah berusaha mencari solusi untuk setiap rintangan terkait program vaksinasi.

"Kami berkomunikasi dekat dengan pemerintah daerah dan pemerintah pusat selalu mendukung pemerintah daerah saat mereka menemukan masalah. Dan kami menggunakan data yang benar yang disamakan dengan data mereka juga," ucapnya.

Wiku juga mengatakan, target vaksinasi akan disesuaikan dengan penemuan terbaru yang diakui secara internasional.

Sementara itu, target pemerintah saat ini bahwa dua dosis vaksin Covid-19 harus diterima oleh 208,26 juta penduduk masih dapat melindungi masyarakat melalui terbentuknya kekebalan komunitas.

"Berdasarkan bukti internasional atau negara lain tampaknya target kami masih dapat melindungi masyarakat. Kami akan lanjut memonitor perkembangan temuan riset dan survei dari negara lain dan kami akan menyesuaikan kebijakan jika ada bukti baru," kata Wiku dalam

Dalam kesempatan yang sama, ia memastikan vaksin booster selain untuk tenaga kesehatan akan mulai disuntikkan awal tahun 2022 kepada masyarakat yang rentan terpapar penyakit ini. Untuk target detailnya, termasuk terkait apakah jurnalis juga akan menjadi prioritas, ia belum bisa menyampaikan secara resmi.



Saksikan live streaming program-program BeritaSatu TV di sini

Sumber: ANTARA

BAGIKAN

BERITA LAINNYA


TAG POPULER

# Adik Jokowi Menikah


# Yeremia Rambitan


# Joe Biden


# Alex Noerdin


# KRL


 

NEWSLETTER

Dapatkan informasi terbaru dari kami
Email yang Anda masukkan tidak valid.

TERKINI
HUT Ke-22 Apeksi, Momentum Kepala Daerah Bertukar Gagasan

HUT Ke-22 Apeksi, Momentum Kepala Daerah Bertukar Gagasan

NEWS | 4 jam yang lalu










BeritaSatu Logo
TERKONEKSI BERSAMA KAMI
BeritaSatu Facebook
BeritaSatu Twitter
BeritaSatu Instagram
BeritaSatu YouTube
Android Icon iOS Icon
Copyright © 2022 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings