Dugaan Omicron Sudah Menyebar di Indonesia, Ini Argumennya
Logo BeritaSatu
Breaking News
INDEX
Breaking News

AGRI 1577 (0)   |   BASIC-IND 938 (0)   |   BISNIS-27 477 (-5)   |   COMPOSITE 5975 (-53)   |   CONSUMER 1621 (0)   |   DBX 1411 (-16)   |   FINANCE 1361 (0)   |   I-GRADE 166 (-1)   |   IDX30 471 (-4)   |   IDX80 128 (-1)   |   IDXBASIC 1248 (-11)   |   IDXBUMN20 358 (-2)   |   IDXCYCLIC 736 (-3)   |   IDXENERGY 747 (1)   |   IDXESGL 129 (-1)   |   IDXFINANCE 1325 (-12)   |   IDXG30 135 (-1)   |   IDXHEALTH 1296 (-14)   |   IDXHIDIV20 416 (-3)   |   IDXINDUST 956 (-21)   |   IDXINFRA 871 (-0)   |   IDXMESBUMN 102 (-0)   |   IDXNONCYC 740 (-6)   |   IDXPROPERT 877 (-12)   |   IDXQ30 135 (-1)   |   IDXSMC-COM 282 (-1)   |   IDXSMC-LIQ 337 (-1)   |   IDXTECHNO 3348 (-40)   |   IDXTRANS 1056 (-1)   |   IDXV30 127 (-1)   |   INFOBANK15 952 (-11)   |   INFRASTRUC 1036 (0)   |   Investor33 406 (-3)   |   ISSI 176 (-1)   |   JII 577 (-4)   |   JII70 205 (-1)   |   KOMPAS100 1130 (-11)   |   LQ45 888 (-8)   |   MANUFACTUR 1250 (0)   |   MBX 1590 (-13)   |   MINING 1939 (0)   |   MISC-IND 1036 (0)   |   MNC36 301 (-2)   |   PEFINDO25 297 (-3)   |   PROPERTY 351 (0)   |   SMinfra18 295 (-1)   |   SRI-KEHATI 340 (-3)   |   TRADE 872 (0)   |  

Dugaan Omicron Sudah Menyebar di Indonesia, Ini Argumennya

Rabu, 8 Desember 2021 | 02:13 WIB
Oleh : Dwi Argo Santosa / DAS

Jakarta, Beritasatu.com - Varian baru virus Corona B.1.1.529 atau Omicron sudah masuk Indonesia dan menyebar. Dugaan itu diungkapkan ahli patologi klinik Rumah Sakit Universitas Sebelas Maret (RS UNS) Solo, Tonang Dwi Ardyanto, Senin (6/12/2021).

Sampai Selasa (7/12/2021) pemerintah belum mengumumkan temua varian baru tersebut di Indonesia. Namun Tonang menduga Omicron sudah masuk dan menyebar di Indonesia. Hanya saja keberadaan varian baru itu tidak terdeteksi dan tidak terlaporkan karena mereka yang terpapar cenderung bergejala ringan, bahkan sebagian tanpa gejala.

Selain itu, tes antigen dan polymerase chain reaction (PCR) di Indonesia masih tergolong rendah.

Tonang melalui akun pribadinya di media sosial menyebut dasar dugaannya. Penyandang gelar PhD bidang Biologi Molekuler di Totori University Jepang ini menulis, penyebaran varian Omicron sudah sedemikian luas di banyak negara sejak laporan awal temuan varian ini.

Laporan awal itu pun sebenarnya kasusnya sudah terjadi setidaknya dua pekan sebelumnya.

Argumen mengapa varian Omicron di Indonesia belum teridentifikasi, menurut Tonang, karena sebagian besar kasus tanpa gejala atau hanya gejala ringan.

Alasan lainnya, jumlah test PCR kita di bawah ambang. Tonang menyebut, rata-rata tes dilaporkan antara 180.000-200.000 per hari.

“Tapi yang banyak itu tes antigen, sekarang PCR tinggal sekitar 15% saja dari total tes,” katanya.

Dengan demikian rata-rata tes PCR di Indonesia sekarang ini sekitar 30.000/hari. Padahal minimal 39.000/hari.

Selain belum mencapai ambang minimal, persebaran tes pun tidak merata. “Sayangnya, 40-50% dari jumlah PCR itu di Jakarta saja. Sisanya dibagi 33 provinsi lainnya,” katanya.

Spesialis patologi klinik khusus infeksi dan imunologi ini menyebutkan bahwa tes antigen bisa mendeteksi Omicron namun tidak seefektif PCR.

Tonang yang juga menjabat sebagai Wakil Direktur di RS UNS ini mengungkapkan, prevalensi antibodi masyarakat diperkirakan sudah relatif tinggi setelah melewati bulan Juli atau bulan di mana jumlah kasus Covid-19 Indonesia mencapai puncak. Antibodi yang dimaksud tersebut bisa terbentuk dari infeksi alami karena terpapar Covid-19, terbentuk dari vaksinasi, atau dari campuran infeksi-vaksinasi.

Di sisi lain, angka cakupan vaksinasi dosis lengkap sudah mencapai 36,37% dari seluruh penduduk. Bila kecepatan pertambahan angka vaksinasi ini bertahan sampai akhir Desember, maka akan tercapai setidaknya 42% penduduk sudah mendapat dua kali dosis vaksin.

Dengan kondisi seperti itu, ditambah tetap mempertahankan disiplin penerapan protokol kesehatan, menjadi bekal berharga melawan gempuran varian yang oleh WHO dimasukkan sebagai kategori variant of Concern ini. Mereka yang terkena varian baru ini cenderung memiliki gejala ringan. Selain itu penyebarannya tidak leluasa karena sudah banyak yang memiliki antibodi.



Saksikan live streaming program-program BeritaSatu TV di sini

Sumber: BeritaSatu.com

BAGIKAN

BERITA LAINNYA

Antisipasi Gelombang Ketiga, Epidemiolog Minta PTM Dievaluasi

Pemerintah diminta untuk mengevaluasi kembali proses pembelajaran tatap muka (PTM) mengantisipasi prediksi gelombang ketiga Covid-19 pada Februari-Maret.

KESEHATAN | 23 Januari 2022

Legislator PKB Minta Kemenkes Sediakan Vaksin Halal

Anggota DPR dari Fraksi PKB, Nur Nadlifah mendukung adanya desakan masyarakat agar Kemenkes menyediakan vaksin Covid-19 yang halal dan aman bagi umat Islam.

KESEHATAN | 23 Januari 2022

Tjandra Yoga: Tak Semua Infeksi Omicron Ringan

Guru Besar FKUI Tjandra Yoga Aditama menegaskan, tidak semua infeksi Omicron adalah ringan

KESEHATAN | 23 Januari 2022

Megawati Minta Menteri PPPA Sediakan Informasi Gizi Ibu Hamil dengan Komorbid

Ketua Umum PDIP Megawati Soekarnoputri meminta Menteri PPPA I Gusti Ayu Bintang Darmawati menyediakan informasi gizi bagi ibu hamil yang memiliki komorbid.

KESEHATAN | 23 Januari 2022

Satgas Covid-19: Tingkatkan Tracing di Jakarta, Jabar, dan Banten

Alexander Kaliaga Ginting menyatakan, kontak tracing dan testing di wilayah Jakarta, Jawa Barat (Jabar), dan Banten harus ditingkatkan

KESEHATAN | 23 Januari 2022

Kapolri Apresiasi Kontribusi Muhammadiyah untuk Kemaslahatan Umat

Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo mengapresiasi PP Muhammadiyah yang terus berkontribusi untuk kemaslahatan umat, salah satunya di bidang kesehatan.

KESEHATAN | 23 Januari 2022

Update Covid-19: Jakarta Masih Sumbangkan Kasus Terbanyak

Tercatat sebanyak 1.546 kasus Covid-19 transmisi lokal atau sebanyak 58,33% dari kasus nasional pada hari ini.

KESEHATAN | 23 Januari 2022

Kasus Covid-19 Naik, Kemenkes Lakukan Intervensi Bersama Pemda

Kemenkes melakukan intervensi bersama pemda seiring kasus positif Covid-19 yang mengalami tren kenaikan

KESEHATAN | 23 Januari 2022

Vaksinasi Dosis Lengkap Covid-19 Sebanyak 124.080.794

Dosis lengkap cakupan vaksinasi Covid-19 mencapai 59,57% atau sebanyak 124.080.794 dari target sasaran vaksinasi nasional.

KESEHATAN | 23 Januari 2022

Update Covid-19: Kasus Harian Tercatat 2.925

Kasus harian Covid-19 di Indonesia, hingga pukul 12.00 WIB, tercatat sebanyak 2.925 kasus.

KESEHATAN | 23 Januari 2022


TAG POPULER

# Kakek Dihakimi Massa


# Alinea


# Omicron


# Covid-19


# Arsenal



TERKINI
Ini Upaya Pemerintah Cegah Kecelakaan Balikpapan Tidak Terulang

Ini Upaya Pemerintah Cegah Kecelakaan Balikpapan Tidak Terulang

EKONOMI | 13 menit yang lalu










BeritaSatu Logo
TERKONEKSI BERSAMA KAMI
BeritaSatu Facebook
BeritaSatu Twitter
BeritaSatu Instagram
BeritaSatu YouTube
Android Icon iOS Icon
Copyright © 2022 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings