Logo BeritaSatu

Studi Ungkap Efek Covid pada Sperma

Rabu, 22 Desember 2021 | 14:06 WIB
Oleh : Unggul Wirawan / WIR

Brussels, Beritasatu.com- Infeksi Covid-19 dapat berdampak negatif pada kualitas sperma hingga tiga bulan. Seperti dilaporkan RT, Selasa (21/12/2021), penelitian yang baru dirilis menemukan bahwa virus corona mengurangi jumlah sperma hingga 37% sekaligus memperlambat pergerakannya.

Penelitian yang belum ditinjau kalangan medis dilakukan oleh akademisi di Belgia pada 120 pria yang menderita kasus gejala Covid-19. Penelitian itu diterbitkan dalam jurnal Fertility and Sterility, Senin (20/12).

Sampel dari semua peserta penelitian, yang memiliki usia rata-rata 35 tahun dan telah bebas gejala selama rata-rata 52 hari pada saat sampel diambil. Penelitian menunjukkan penurunan 37% dalam jumlah sperma peserta setelah terinfeksi virus.

Dampak Covid pada kesuburan pria berlangsung selama tiga bulan, para peneliti menemukan, pada saat itu jumlah sperma telah kembali ke tingkat normal. Bersamaan dengan berkurangnya jumlah sperma, terjadi penurunan 60% dalam kemampuan semen untuk bergerak.

“Pasangan dengan keinginan untuk hamil harus diperingatkan bahwa kualitas sperma setelah infeksi Covid-19 dapat menjadi kurang optimal,” bunyi kesimpulan studi, meskipun para ilmuwan menerima bahwa penelitian lebih lanjut diperlukan untuk melihat dampak jangka panjang pada kesuburan.

Situasi ini mencerminkan apa yang sudah diketahui tentang virus lain, seperti influenza, yang diketahui merusak sperma. Mengenai flu, para ilmuwan sebelumnya menyalahkan dampak buruk itu pada suhu tubuh tinggi yang disebabkan oleh demam.

Namun, dengan Covid, penelitian tersebut menunjukkan bahwa demam bukanlah penyebabnya, melainkan masalah sperma disebabkan oleh respons kekebalan tubuh terhadap virus.

Tes yang dilakukan pada individu yang terlibat dalam penelitian ini melihat korelasi antara konsentrasi antibodi Covid-19 yang lebih tinggi dalam darah pasien dan penurunan fungsi sperma, yang dikenal sebagai disfungsi sperma sementara.

Terlepas dari efek negatif Covid-19 pada jumlah sperma, para peneliti mencatat ada “bukti kuat” bahwa virus tidak dapat ditularkan secara seksual melalui air mani pasien yang baru saja sembuh dari infeksi.



Saksikan live streaming program-program BeritaSatu TV di sini

Sumber: BeritaSatu.com

BAGIKAN

BERITA LAINNYA


TAG POPULER

# MotoGP 2022


# Ukraina


# Persik


# Sirkuit Formula E


# Holywings


 

NEWSLETTER

Dapatkan informasi terbaru dari kami
Email yang Anda masukkan tidak valid.

TERKINI
Kebocoran Gas Klorin di Yordania, 12 Tewas dan 251 Terluka

Kebocoran Gas Klorin di Yordania, 12 Tewas dan 251 Terluka

NEWS | 18 menit yang lalu










BeritaSatu Logo
TERKONEKSI BERSAMA KAMI
BeritaSatu Facebook
BeritaSatu Twitter
BeritaSatu Instagram
BeritaSatu YouTube
Android Icon iOS Icon
Copyright © 2022 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings