Logo BeritaSatu

Cegah Omicron Kenai Anak, IDAI: Berlakukan Mekanisme Buka Tutup Sekolah

Jumat, 14 Januari 2022 | 20:52 WIB
Oleh : WM

Jakarta, Beritasatu.com - Ketua Ikatan Dokter Anak Indonesia (IDAI) Piprim Basarah Yanuarso menyarankan pemerintah untuk memberlakukan mekanisme buka tutup sekolah sebagai upaya pencegahan varian Omicron mengenai anak-anak.

“Yang terakhir mekanisme kontrol buka tutup sekolah sebaiknya dilakukan secara transparan untuk memberikan keamanan bagi publik,” kata dia dalam jumpa pers virtual “Peluncuran modul Indonesian Breastfeeding Course for Clinician” yang diikuti di Jakarta, Jumat (14/1/2022).

Menanggapi mulai ditemukannya kasus Covid-19 di sekolah, ia menegaskan bahwa kepatuhan anak-anak dengan usia 11 tahun ke bawah, belum bisa menerapkan protokol kesehatan 100% karena belum lengkapnya vaksinasi pada anak usia kurang dari 11 tahun tersebut.

Kemudian, katanya, adanya laporan dari beberapa negara yang mengatakan proporsi akibat infeksi Covid-19 akibat Omicron lebih banyak dibandingkan dengan varian-varian Covid-19 sebelumnya.

Bahkan, Omicron membuat anak-anak di beberapa negara dilaporkan banyak dirawat di rumah sakit, termasuk adanya temuan transmisi lokal varian Omicron di Indonesia.

Akibatnya, anak berpotensi mengalami komplikasi berat yaitu sindrom peradangan multisistem pada anak-anak (MIS-C) dan komplikasi long Covid-19 meski gejala Omicron dapat dikatakan lebih ringan dan tidak semua orang mengalami hal tersebut.

“Kalau sudah ketemu pasiennya itu, kasihan sekali. Saya dikardiologi anak, anak-anak dengan MIS-C itu kontraksi jantungnya sangat lemah, bisa gagal jantung,” kata dia.

Dengan memperhatikan seluruh hal tersebut, dia meminta pemerintah untuk mengevaluasi kembali berjalannya pembelajaran tatap muka (PTM) di sekolah.

Beberapa saran yang ia berikan selain buka tutup sekolah, yaitu adanya pemberian opsi pada anak dan keluarga untuk diperbolehkan memilih pembelajaran dilakukan secara daring atau luring yang didasarkan oleh kondisi dan profil risiko masing-masing keluarga.

Pada anak yang memiliki komorbid, dia mengimbau, segera melakukan pemeriksaan diri terlebih dahulu ke dokter yang menangani.

Ia juga mengatakan untuk anak-anak yang telah melengkapi vaksinasi dan cakap melaksanakan proses tersebut, dapat mengikuti PTM di sekolah.

Dalam kesempatan itu, dia juga mengaku pihaknya telah mengirimkan surat resmi perihal evaluasi itu kepada sejumlah kementerian, seperti Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi, Kementerian Agama, Kementerian Kesehatan, dan Kementerian Dalam Negeri pada Kamis (13/1/2022) bersama dengan empat organisasi profesi lainnya, yaitu PDPI, PAPDI, PERKI, dan PERDATIN.

Piprim berharap, surat yang dikirimkan tersebut dapat segera mendapatkan jawaban dari kementerian terkait, untuk segera melakukan penindakan lebih lanjut.

“Jadi surat ini dari lima organisasi profesi tertanda masing-masing ketua umum perhimpunan profesi ketua PDPI, PAPDI, PERKI, PERDATIN dan Ketua IDAI saya sendiri,” kata dia.



Saksikan live streaming program-program BeritaSatu TV di sini

Sumber: ANTARA

BAGIKAN

BERITA LAINNYA

Jokowi Pilih Pj Gubernur Pengganti Anies dalam Waktu Singkat

Presiden Jokowi memutuskan Pj Gubernur DKI Jakarta pengganti Anies dalam kurun waktu tiga hari saja.

NEWS | 7 Oktober 2022

Tragedi Kanjuruhan, Jokowi Soroti Penggunaan Gas Air Mata

Presiden Jokowi memperhatikan penggunaan gas air mata yang dilakukan personel kepolisian saat terjadinya Tragedi Kanjuruhan.

NEWS | 7 Oktober 2022

Baim Wong Mengeklaim Spontan Buat Konten Prank KDRT

Baim Wong mengeklaim spontan membuat konten prank KDRT bersama istrinya Paula Verhoeven. Konten prank KDRT itu membuat Baim Wong diperiksa polisi.

NEWS | 7 Oktober 2022

2 Jam Diguyur Hujan, Kota Bekasi Dikepung Banjir

Hujan yang mengguyur Kota Bekasi dan sekitarnya selama dua jam tadi menyebabkan sejumlah ruas jalan dan perumahan di Kota Bekasi terendam banjir.

NEWS | 7 Oktober 2022

Diperiksa soal Prank KDRT, Baim Wong Dicecar 25 Pertanyaan

Baim Wong dicecar dengan 25 pertanyaan oleh penyidik Polres Jakarta Selatan saat diperiksa terkait prank KDRT yang dilakukannya bersama Paula Verhoeven.

NEWS | 7 Oktober 2022

Disdik Jabar Bantah Ada Diskriminasi di SMAN 2 Depok

Disdik Jabar membantah adanya diskriminasi terhadap pelajar beragama Kristen di SMAN 2 Depok.

NEWS | 7 Oktober 2022

Musim Hujan, Masyarakat Diminta Waspadai 7 Penyakit Menular

Masyarakat diminta mewaspadai dampak yang timbul dari musim hujan seperti munculnya beberapa penyakit menular.

NEWS | 7 Oktober 2022

Penerbangan Langsung Rute Toraja-Balikpapan Dibuka

Penerbangan langsung atau direct flight Toraja menuju Balikpapan, maupun dari Balikpapan ke Toraja mulai beroperasi, Jumat (7/10/2022).

NEWS | 7 Oktober 2022

Kapolri Dukung Penuh Gerakan Bangga Buatan Indonesia

Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo mendukung sepenuhnya "Gerakan Bangga Buatan Indonesia". 

NEWS | 7 Oktober 2022

Jokowi Kaget Masyarakat Habiskan Rp 100 T Berobat ke Luar Negeri

Presiden Jokowi mengaku kaget masyarakat Indonesia menghabiskan dana US$ 6 miliar atau hampir Rp 100 triliun setiap tahunnya untuk berobat ke luar negeri.

NEWS | 7 Oktober 2022


TAG POPULER

# Jokowi Tak Salami Kapolri


# Banjir Jakarta


# MTsN 19 Jakarta


# Tersangka Tragedi Kanjuruhan


# Mamat Alkatiri


 

NEWSLETTER

Dapatkan informasi terbaru dari kami
Email yang Anda masukkan tidak valid.

TERKINI
Tragedi Kanjuruhan, Jokowi Soroti Penggunaan Gas Air Mata

Tragedi Kanjuruhan, Jokowi Soroti Penggunaan Gas Air Mata

NEWS | 16 menit yang lalu










CONTACT US Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings