Logo BeritaSatu

Anggota DPR Sebut Kemenkes Kunci Pelaksanaan Putusan MA soal Vaksin Halal

Sabtu, 14 Mei 2022 | 23:40 WIB
Oleh : FFS

Jakarta, Beritasatu.com - Anggota DPR dari Fraksi PAN Saleh Partaonan Daulay mengatakan Kementerian Kesehatan (Kemenkes) menjadi kunci pelaksanaan putusan Mahkamah Agung (MA) terkait vaksin halal di Indonesia.

"Pelaksanaan putusan ini kuncinya ada di kementerian kesehatan. Kalau menterinya memiliki political will yang baik, pasti ini bisa langsung dilaksanakan. Pengadaan vaksin selama dua tahun terakhir ini saja bisa berjalan mulus, kenapa vaksin halal malah tersendat," katanya dalam keterangan tertulis di Jakarta, Sabtu (14/5/2022).

Dia meminta pemerintah segera melaksanakan putusan MA terkait kewajiban penyediaan vaksin halal bagi masyarakat. Pelaksanaan putusan MA tersebut adalah cermin bagi tegaknya supremasi hukum di Indonesia. Jika putusan itu diabaikan, Saleh khawatir akan menjadi preseden buruk ke depan dalam membumikan Indonesia sebagai negara hukum.

Anggota Komisi IX DPR itu juga menyayangkan Kemenkes yang terkesan mendiamkan putusan ini. Padahal, kementerian kesehatan memiliki juru bicara yang bisa memberikan tanggapan dan respons.

Menurut dia, sudah banyak pihak yang menyuarakan agar keputusan MA tersebut segera dilaksanakan. Mulai dari politikus, akademisi, LSM, MUI, dan bahkan tokoh masyarakat. Tidak hanya di Jakarta, tetapi juga sudah disuarakan dari berbagai daerah di Indonesia.

Menurutnya, semua pihak ingin mendengar alasan Kemenkes belum melaksanakan putusan MA tersebut. Saleh khawatir publik mempersepsikan Kemenkes mengabaikan putusan tersebut jika terus diam dan tidak memperbarui kebijakan soal vaksin halal.

"Kan bisa saja dijelaskan, misalnya, putusan itu tidak dilaksanakan karena anggarannya tidak ada. Bisa juga karena vaksinnya tidak tersedia. Bisa juga karena sedang perbaikan regulasi dan aturan turunannya," tuturnya.

Menurutnya, jika alasan Kemenkes tidak memiliki anggaran vaksin, itu tidak benar. Hal ini karena dalam paparan di Komisi IX, pihak Kemenkes sudah menjelaskan ketersediaannya.

"Saya lupa berapa persis besarannya, yang jelas anggarannya tergolong cukup besar," ujarnya.



Saksikan live streaming program-program BeritaSatu TV di sini

Sumber: ANTARA

BAGIKAN

BERITA LAINNYA

IDI Duga Kuat Adenovirus Penyebab Hepatitis Akut

Ketua Dewan Pertimbangan Ikatan Dokter Indonesia (IDI) Zubairi Djoerban mengungkapkan tersangka utama penyebab hepatitis akut masih adenovirus.

KESEHATAN | 15 Mei 2022

Entomolog Kesehatan: Obat dan Vaksin DBD Belum Ada

Entomolog Kesehatan Dinkes Kota Bogor mengingatkan, obat dan vaksin untuk melumpuhkan Aedes Aegypti dan Aedes Albocpictus pada kasus DBD belum ada

KESEHATAN | 15 Mei 2022

Usai Dipecat IDI, Dokter Terawan Jadi Dewan Pelindung PDSI

Mantan Menkes dokter Terawan Agus Putranto resmi bergabung dengan Perkumpulan Dokter Seluruh Indonesia (PDSI) usai dipecat oleh PB IDI.

KESEHATAN | 15 Mei 2022

Meski Kasus Covid-19 Melandai, Jakarta Penyumbang Terbanyak

Hari ini kasus Covid-19 harian dengan penambahan kasus terbanyak di DKI Jakarta dengan 93 kasus , disusul Jawa Barat dengan 40 kasus

KESEHATAN | 15 Mei 2022

Vaksinasi Covid-19 Dosis Lengkap Capai 166 Juta Suntikan

Untuk dosis lengkap cakupan vaksinasi Covid-19 mencapai 166.252.348 suntikan atau 79,82% dari target sasaran vaksinasi nasional sebanyak 208.265.720

KESEHATAN | 15 Mei 2022

Update Covid-19: Hari Ini Kemenkes Catat 257 Kasus

Hari ini, Kemenkes mencatat kasus harian Covid-19 di Indonesia terjadi penambahan 257 kasus baru, sehingga total kasus Covid-19 tercatat 6.050.776 kasus

KESEHATAN | 15 Mei 2022

Update: RSPI Sebut Ada 17 Kasus Hepatitis Akut di Indonesia

Dirut RSPI Sulianti Saroso dr Syahril Mansyur menyatakan hingga saat sudah ada 17 dugaan laporan kasus hepatitis akut di Indonesia.

KESEHATAN | 15 Mei 2022

Menkes Dorong Penggalangan Dana Darurat Pandemi ASEAN

Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin mendorong penggalangan dana darurat untuk penanggulangan pandemi di negara-negara anggota ASEAN.

KESEHATAN | 15 Mei 2022

ASEAN Bakal Bentuk Standar Protokol Kesehatan yang Sama

Negara anggota ASEAN akan mengeluarkan joint statement mengenai adopsi negara-negara ASEAN terhadap standar protokol kesehatan.

KESEHATAN | 15 Mei 2022

Menkes se-ASEAN Setuju Dirikan Pusat Kedaruratan Kesehatan Masyarakat

Menkes se-ASEAN menyutujui pendirian Pusat Kedaruratan Kesehatan Masyarakat dan Penyakit Menular ASEAN.

KESEHATAN | 15 Mei 2022


TAG POPULER

# Anggota TNI Tewas


# Medina Zein


# Vaksinasi Covid-19


# Piala Thomas


# Timnas Indonesia


 

NEWSLETTER

Dapatkan informasi terbaru dari kami
Email yang Anda masukkan tidak valid.

TERKINI
Newcastle vs Arsenal: "Meriam London" Pantang Terpeleset

Newcastle vs Arsenal: "Meriam London" Pantang Terpeleset

BOLA | 8 menit yang lalu










BeritaSatu Logo
TERKONEKSI BERSAMA KAMI
BeritaSatu Facebook
BeritaSatu Twitter
BeritaSatu Instagram
BeritaSatu YouTube
Android Icon iOS Icon
Copyright © 2022 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings