Tahapan Seseorang Mulai Terinfeksi HIV Hingga Timbul Gejala AIDS

Tahapan Seseorang Mulai Terinfeksi HIV Hingga Timbul Gejala AIDS
Tes HIV ( Foto: Drugs Discovery )
Andres Fatubun Kamis, 14 November 2013 | 16:27 WIB

Jakarta - Ketika seseorang terkena virus HIV, ia tidak langsung tertekan AIDS. HIV merupakan virus yang dapat menyerang kekebalan tubuh manusia, sedangkan AIDS adalah penyakitnya. Virus HIV memerlukan waktu untuk menjadi AIDS yang mematikan dan sangat berbahaya dengan jangka waktu beberapa tahun.

Ada empat tahapan ketika seseorang mulai terinfeksi virus HIV sampai timbul gejala AIDS.

Tahap pertama, HIV masuk ke dalam tubuh, sampai terbentuknya antibody terhadap HIV dalam darah. Dalam fase ini, tidak ada tanda-tanda khusus karena penderita HIV tampak sehat dan merasa sehat. Tahap ini disebut periode jendala umumnya berkisar dua minggu hingga enam bulan, dan test HIV belum bisa mendeteksi keberadaan virus ini.

Tahap kedua, HIV mulai berkembang biak dalam tubuh. Sama seperti periode jendala, tidak ada tanda-tanda khusus seseorang dinyatakan HIV. Namun test HIV sudah dapat mendeteksi apakah sudah terinfeksi HIV atau belum, karena telah terbentuk antibody terhadap HIV dalam darah. Rata-rata tahap kedua ini berlangsung antara lima sampai 10 tahun tergantung daya tahan tubuh.

Tahap ketiga, sistem kekebalan tubuh semakin menurun. Hal ini ditandai dengan munculnya gejala infeksi oportunistik seperti pembengkakan kelenjar limfa di seluruh tubuh, diare terus menerus, flu, dan lainnya. Tahapan ini umumnya berlangsung selama lebih dari satu bulan. 

Tahap terakhir, keempat, kondisi sistem kekebalan tubuh sangat lemah. Berbagai penyakit lain bermunculan dan semakin parah.

Sumber: PR