Selasa, 18 Juli 2023

SBY Akui Banyak Kasus Penggunaan Lahan

Penulis: Novy Lumanauw | Editor: FAB
Senin, 5 Mei 2014 | 14:47 WIB
Helikopter Badan Penanggulangan Bencana Nasional (BNPB) melakukakan bom air di atas kawasan hutan yang terbakar di Kabupaten Pelalawan, Riau, Rabu (26/3). Antara/Taufan Razzak
Helikopter Badan Penanggulangan Bencana Nasional (BNPB) melakukakan bom air di atas kawasan hutan yang terbakar di Kabupaten Pelalawan, Riau, Rabu (26/3). Antara/Taufan Razzak (Antara/Taufan Razzak)

Jakarta - Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) mengatakan, penggunaan lahan yang tidak berkelanjutan berdampak terhadap keberlangsungan hutan primer dan lahan gambut di Asia Tenggara. Dia mengatakan, saat ini, hutan primer dan lahan gambut di Asia Tenggara terus menurun dan terdegradasi.

Namun meski terdapat sejumlah pencapaian, masih terdapat banyak kasus praktik penggunaan lahan yang tidak berkelanjutan. Hutan dan lahan gambut di Asia Tenggara terus menurun dan terdegradasi.

"Di Provinsi Riau, meski seluruh upaya pencegahan telah dilakukan oleh para pemangku kepentingan selama bertahun-tahun, kebakaran hutan tetap terjadi dari waktu ke waktu. Saya pribadi menjadi saksi mata kebakaran hutan di sana dan efek yang menghancurkan bagi warga lokal dan provinsi-provinsi tetangga," kata SBY pada pembukaan Forest Asia Summit 2014 di Jakarta, Senin (5/5).

Hadir pada kesempatan itu, Dirjen CIFOR Peter Holmgren, Menteri Konservasi Lingkungan dan Hutan Myanmar U Win Tun, Menteri Lingkungan dan Sumber Daya Air Singapura Vivian Balakrishnan, Menteri Perindustrian dan Sumber Daya Utama Brunei Darussalam Pehin Dato Yahya Bakar, dan perwakilan negara-negara sahabat.

Konferensi yang diselenggarakan Center for International Forestry Research (CIFOR) bekerja sama dengan Kementerian Kehutanan Republik Indonesia juga dihadiri para pemangku kepentingan di bidang pelestarian lingkungan dari negara-negara Asia Tenggara.

SBY mengungkapkan, faktor utama terdegradasinya hutan primer disebabkan oleh kegagalan pemerintah daerah memitigasi situasi yang disebabkan oleh kebakaran. Sebagai Kepala Negara, SBY juga pernah memerintahkan misi penanggulangan bencana di Riau, yang diikuti dengan aksi penegakan hukum untuk menghadapi kejahatan kehutanan.

"Karena upaya ini, lebih dari seratus individu dan selusin korporasi menghadapi pengadilan terkait kejahatan kehutana, kejahatan yang menyebabkan bencana kemanusian dan lingkungan,"katanya.

Oleh sebab itu, katanya, manajemen kehutanan harus diperkuat, khususnya menyangkut ketersediaan peta hutan yang akurat untuk konservasi dan penggunaan lahan berkelanjutan.

"Dari inisiatif ini, kita akan memiliki sebuah peta Indonesia untuk membantu menyelasaikan persaingan klaim terhadap lahan. Kita juga akan lebih mampu mengurangi deforestasi dan meningkatkan produktivitas lansekap alam kita," katanya.

Sumber: Investor Daily

Saksikan live streaming program-program BTV di sini

Bagikan


BERITA TERKAIT

Jokowi soal Buku SBY Pilpres 2024 dan Cawe-cawe Presiden Jokowi: Enggak Usah Khawatir

Jokowi soal Buku SBY Pilpres 2024 dan Cawe-cawe Presiden Jokowi: Enggak Usah Khawatir

BERSATU KAWAL PEMILU
Jokowi Tanggapi Positif Mimpi SBY

Jokowi Tanggapi Positif Mimpi SBY

NASIONAL
Mimpi SBY Naik Kereta Bareng Jokowi dan Megawati, Puan: Politik Adem Ayem

Mimpi SBY Naik Kereta Bareng Jokowi dan Megawati, Puan: Politik Adem Ayem

BERSATU KAWAL PEMILU
Soal Mimpi SBY Naik Kereta Bareng Jokowi dan Megawati, Demokrat: Jangan Lebay Menafsirkan

Soal Mimpi SBY Naik Kereta Bareng Jokowi dan Megawati, Demokrat: Jangan Lebay Menafsirkan

BERSATU KAWAL PEMILU
Soal Mimpi SBY Naik Kereta Bareng Jokowi dan Megawati, Puan: Jangan Putus Asa

Soal Mimpi SBY Naik Kereta Bareng Jokowi dan Megawati, Puan: Jangan Putus Asa

BERSATU KAWAL PEMILU
SBY Curhat Naik Kereta Bareng Jokowi dan Megawati, Ada Apa?

SBY Curhat Naik Kereta Bareng Jokowi dan Megawati, Ada Apa?

NASIONAL

BERITA TERKINI

Menakjubkan! Sungai Bawah Tanah Ditemukan Penambang di Tuban

NUSANTARA 1 menit yang lalu
1057715

Fulham Perpanjang Kontrak Pemain Brasil Willian

SPORT 33 menit yang lalu
1057713

Korea Open 2023: 3 Ganda Putra Indonesia Tampil Hari Ini

SPORT 39 menit yang lalu
1057658

Berencana Tawuran pada Hari Pertama Sekolah, 69 Pelajar Menangis Saat Ditangkap Polisi

MEGAPOLITAN 44 menit yang lalu
1057712

Jemaah Hilang Tersisa 1, Penelusuran Kembali Dilakukan

NASIONAL 50 menit yang lalu
1057711

Gagal di AVC Challenge Cup, Hendra Ingin Juara di SEA V League di Sentul

SPORT 55 menit yang lalu
1057710

Korea Open 2023: Leo/Daniel Bertemu Ganda Taiwan, Fikri/Bagas Ditantang Pasangan Korea

SPORT 56 menit yang lalu
1057709

Balai Pustaka Rambah Dunia Perfilman Lewat Kutukan Peti Mati

LIFESTYLE 1 jam yang lalu
1057708

Permintaan Rumah Tapak Naik, Industri Properti Diyakini Cuan

EKONOMI 2 jam yang lalu
1057700

AKBP Achirudin Ternyata Todongkan Senjata Organik Polri ke Ken Admiral

NUSANTARA 2 jam yang lalu
1057685
Loading..
ARTIKEL TERPOPULER





Foto Update Icon

B-FILES


Kereta Cepat, Babak Baru Menuju Transportasi Modern

Opini Text

Jokowi Apa Kehendakmu?

Jokowi Apa Kehendakmu?

Guntur Soekarno