Baru 15% BUMN Daftarkan Karyawan ke BPJS Kesehatan

Baru 15% BUMN Daftarkan Karyawan ke BPJS Kesehatan
Kartu BPJS Kesehatan ( Foto: Antara / Lucky R )
Rosalita Dian Utami / AB Jumat, 15 Agustus 2014 | 21:31 WIB

Jakarta – Sampai saat ini, dari 140 Badan Usaha Milik Negara (BUMN) baru 21 atau 15 persen BUMN yang mendaftarkan karyawannya dalam program Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) yang diselenggarakan Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Kesehatan. Padahal, mulai 1 Januari 2015, semua BUMN wajib mendaftarkan karyawannya dalam program JKN.

Hal tersebut disampaikan Direktur Hukum, Komunikasi, dan Hubungan Antar-Lembaga BPJS Kesehatan, Purnawarman Basundoro, di Jakarta, Jumat (15/8).

"Saat ini tercatat 68.170 karyawan BUMN dari total 126.487.166 peserta JKN. Padahal, kami sudah membuat kesepakatan dengan Kementerian BUMN sejak Januari 2014," katanya.

Meski demikian, lanjut Purnawarman, pihaknya belum memberikan sanksi kepada BUMN yang belum mendaftarkan diri karyawannya. "Bisa saja nanti ada sanksi. Biasanya hanya sanksi administratif. Kami sudah menyampaikan imbauan secara tertulis. Sekarang kami masih menunggu," ujarnya.