Peduli Pendidikan, TMLI Bangun Sekolah di Cilincing

 Peduli Pendidikan, TMLI Bangun Sekolah di Cilincing
Feriawan Hidayat / FER Jumat, 15 Agustus 2014 | 21:55 WIB

Jakarta - Sebagai wujud komitmen dan tanggung jawab kepada masyarakat untuk menciptakan generasi yang lebih baik di masa depan, PT Tokio Marine Life Insurance Indonesia (TMLI) bekerjasama dengan Happy Hearts Fund Indonesia (HHFI) melaksanakan program pembangunan kembali sekolah (rebuilding school) TK Sayyid Islam dan SD MI Umul Khoir di jalan Kalibaru Barat, Cilincing, Jakarta Utara.

Direktur Utama TMLI, David J Beynon mengatakan, kegiatan ini sejalan dengan misi sosial TMLI yang ingin memberikan akses lebih baik terhadap pendidikan anak–anak di Indonesia. Selain membantu pembangunan kembali sekolah, kata dia, TMLI juga mengajak karyawannya untuk berpartisipasi aktif dalam kegiatan sosial di sekolah tersebut secara rutin melalui beragam aktivitas seperti belajar mengajar, menggambar, dan lainnya.

"Keterlibatkan kami dalam pembangunan sekolah ini adalah wujud kepedulian kami terhadap pendidikan anak–anak di Indonesia. Sekaligus sebagai salah satu upaya untuk membantu mencerdaskan kehidupan anak-anak Indonesia," jelas David dalam siaran pers yang diterima Beritasatu.com di Jakarta, Jumat (15/8).

TMLI memilih sekolah TK Sayyid Islam dan SD MI Umul Khoir karena sudah dua tahun berturut-turut, kedua sekolah tersebut diterjang banjir sehingga menyebabkan bangunan sekolah, area bermain, dan fasilitas belajar mengajar, seperti meja, kursi, dan buku-buku, rusak. Selain itu, sekolah tersebut juga tidak memiliki fasilitas sanitasi yang layak.

Berdasarkan data Badan Pusat Statistik dan World Bank tahun 2010, Kecamatan Cilincing termasuk dalam tiga besar lokasi padat penduduk di Jakarta dengan tingkat kepadatan mencapai 9.355 jiwa per kilometer persegi dan memiliki tingkat kemiskinan terbesar mencapai lebih kurang 19.000 keluarga. Konsentrasi terbesar terdapat di Kelurahan Kalibaru yakni sebanyak lebih kurang 8.400 keluarga miskin.

Proses pembangunan kembali sekolah berlangsung selama 3 bulan, dan kini bangunan sekolah TK Sayyid Islam dan SD MI Umul Khoir sudah dapat digunakan oleh puluhan murid TK dan SD. Para murid dan guru juga dapat menikmati fasilitas area bermain dan ruang belajar yang memadai, serta sanitasi yang layak sehingga mereka tidak lagi harus menumpang ke tetangga sekitar sekolah.

CEO HHFI Sylvia Beiwinkler merespon positif upaya TMLI dalam membangun kembali satu sekolah di Cilincing, Jakarta Utara ini dan juga peran aktif para karyawan yang nantinya akan terlibat langsung di kegiatan sosial.

"Kami sangat bahagia menyaksikan anak-anak yang sebelumnya tidak bisa sekolah karena sekolahnya rusak dan hancur, kemudian bisa kembali sekolah lagi. Itu membuat kami sangat bahagia," kata Sylvia.

Sebagai bagian dari program tanggung jawab sosial perusahaan, TMLI berharap agar program pembangunan sekolah ini dapat berkontribusi terhadap pengembangan dunia pendidikan anak di Indonesia.

Hal ini sejalan dengan aktivitas yang telah dilakukan sebelumnya, yaitu Mobile Library Program-Program Perpustakaan Keliling dengan menggunakan kendaraan roda dua untuk menjangkau masyarakat yang kurang mampu khususnya anak-anak di daerah Penjaringan dan Kamal Muara, Jakarta Utara.

Sumber: PR
CLOSE