AS-Indonesia Bangun Kemitraan Pengelolaan Hutan
Jakarta - Pemerintah Amerika Serikat (AS) melalui Badan Pembangunan Internasional Amerika Serikat (USAID) dan Center for International Forestry (CIFOR) mencanangkan sebuah kemitraan untuk mengatasi masalah kritis lingkungan hidup terkait pengelolaan hutan dan perlindungan keragaman hayati. Kemitraan ini diwujudkan dalam bentuk kerja sama penelitian dan pemberian beasiswa bagi para calon pemimpin Indonesia untuk belajar di beberapa perguruan tinggi di AS.
Kerja sama penelitian ini akan dititikberatkan untuk menghasilkan data ilmiah yang solid yang akan membantu pemerintah, sektor swasta, dan lembaga swadaya masyarakat (LSM) dalam mengembangkan kebijakan dan strategi yang lebih baik untuk mengurangi penggundulan hutan dan emisi gas rumah kaca akibat produksi kelapa sawit. Upaya ini dilakukan pada saat yang tepat mengingat bencana kebakaran hutan di Indonesia yang menyebabkan pencemaran udara dan kerusakan habitat satwa liar. “Kami percaya kemitraan ini akan membantu menghasilkan ilmu yang tidak bias yang dapat digunakan para pengambil keputusan untuk memberikan solusi dalam memperbaiki kesinambungan hutan,” ujar Direktur USAID di Indonesia Andrew Sisson.
USAID menanamkan investasi senilai US$ 5 juta untuk kemitraan ini. Setengah dari pendanaan tersebut akan digunakan untuk kepentingan penelitian, sementara sisanya akan digunakan untuk mengirim 15-20 warga Indonesia ke AS selama kurun empat tahun untuk menempuh studi pada jenjang S2 (master) dalam bidang yang terkait pengelolaan hutan, konservasi keragaman hayati, dan perencanaan pemanfaatan lahan. Angkatan pertama akan diseleksi pada akhir 2015 untuk memulai studi mereka pada 2016. USAID telah menunjuk CIFOR untuk mengembangkan dan mengelola program beasiswa ini. “Kami sangat senang dapat bekerja sama dengan CIFOR pada saat-saat yang penting ini. Masalah lingkungan hidup memiliki dampak bagi setiap warga Indonesia dan dalam hal perubahan iklim, hal tersebut mempengaruhi setiap umat manusia di muka bumi ini,” kata Sisson.
Dalam keterangan tertulisnya, Sisson juga mengungkapkan kegembiraanya terutama karena dapat merancang sebuah program yang melibatkan, baik penelitian maupun peningkatan kapasitas bagi para pemimpin Indonesia di masa mendatang.
Sumber: Investor Daily
Saksikan live streaming program-program BTV di sini
BERITA TERKINI
10 Tahun Menderita Obesitas, Dokter di Buleleng Dievakuasi Lewat Atap Rumah
Ribuan Mahasiswa Indonesia Jadi Warga Singapura, Menkumham Singgung Sektor Pendidikan
Kecanduan Judi Online, 2 Remaja di Surabaya Nekat Begal Motor dan Lukai Korbannya
B-FILES
Jokowi Apa Kehendakmu?
Guntur Soekarno
Momentum Moderasi Beragama
Yanto Bashri
Masyarakat Ekonomi Digital ASEAN 2045
Yessi Vadila
Ribuan Mahasiswa Indonesia Jadi Warga Singapura, Menkumham Singgung Sektor Pendidikan




