Sasar Milenial, Pemerintah Tawarkan Surat Utang Online Minimal Rp 1 juta

Sasar Milenial, Pemerintah Tawarkan Surat Utang Online Minimal Rp 1 juta
Ilustrasi obligasi ( Foto: Istimewa )
Triyan Pangastuti / WBP Kamis, 10 Januari 2019 | 14:11 WIB

Jakarta - Kementerian Keuangan (Kemkeu) menawarkan instrumen investasi berupa savings bond ritel seri 5 (SBR 005) yang menyasar kaum milenial. Dengan minimum pembelian Rp 1 juta dan maksimal sebesar Rp 3 miliar, SBR005 bisa dipesan secara online.

Direktur Surat Utang Negara, Direktorat Jenderal Pengelolaan Pembiayaan dan Risiko (DJPPR), Kementerian Keuangan, Loto Ginting, mengatakan penerbitan SBR005 kali ini mengangkat tema kopi dan investasi . Di sisi lain SBR juga ditujukan untuk memperluas basis investor dalam negeri, dengan mendukung terwujudnya keuangan inklusif, serta memenuhi sebagaian pembiayaan APBN 2019.

"Kami melihat kopi dan berinvestasi sudah menjadi tren gaya hidup. Jadi kita berharap akan mendapat pemahaman bagaimana berinvestasi," ujarnya dalam peluncuran SBR 005 di Giyanti Coffee, Jakarta, Kamis (10/1).

Loto menyebut, tingkat kupon yang ditawarkan sebesar 6,00 persen ditambah spread tetap 215 bps (2,15 persen). Tingkat kupon berikutnya disesuaikan setiap tiga bulan. "Kita harapkan generasi milineal menjadi investor setia," jelas Loto.

Dia mengungkapkan, saat ini pemerintah memerlukan pembiayaan yang besar, sebab pengeluaran masih lebih besar dari penerimaan. Adapun pemerintah masih mengandalkan pembiayaan melalui surat berharga negara (SBN), termasuk SBR.

Ia menilai SBR sebagai bentuk keberpihakan pemerintah dengan memperluas basis investor domestik disertai kupon menarik. "SBR tidak boleh dimiliki oleh investor institusi dan asing," kata dia.

Sementara masa penawaran SBR005 dilakukan pada 10 - 24 Januari 2019. Penetapan hasil penjualan akan dilakukan pada 28 Januari dan setlement pada 30 Januari.

Adapun cara pembelian surat utang online ini adalah registrasi melalui Sistem Elektronik Mitra Distribusi. Calon pembeli harus menginput data diri, nomor Single Investor Identification (SID), rekening data nasabah dan rekening surat berharga.



Sumber: Investor Daily