Gaet Milenial, ICDX Gelar Program "Young Trader Community"

Gaet Milenial, ICDX Gelar Program
Indonesia Commodity and Derivatives Exchange (ICDX) menggelar literasi dengan tajuk young trader community.  ( Foto: Beritasatu Photo / Istimewa )
Lona Olavia / FER Jumat, 15 Februari 2019 | 17:52 WIB

Jakarta, Beritasatu.com - Guna mendorong pemahaman dan minat anak muda terhadap bursa perdagangan komoditas, mulai tahun ini Indonesia Commodity and Derivatives Exchange (ICDX) menggelar literasi dengan tajuk young trader community. Tahun ini, ICDX menargetkan literasi tersebut bisa disampaikan kepada mahasiswa yang ada di 10 perguruan tinggi di Jakarta dan sekitarnya.

"Young trader community ini kita lakukan supaya mahasiswa aware apa itu bursa berjangka dan apa manfaatnya, dan bisa mengidentifikasi transaksi diluar bursa atau didalam, ini pialang legal atau ilegal. Serta, hal yang sifatnya teknis,” ujar Head of ICDX Community Learning Center, Anang E Wicaksono, di Jakarta, Jumat (15/2).

Anang mengatakan, peningkatan literasi perlu dilakukan terhadap generasi milenial dan diharapkan bisa jadi pilar segmen di pasar masa depan. Dengan ini, milenial sudah bisa belajar sejak dini, bagaimana bursa derivatif dan industrinya. Sehingga, literasi ini bisa sekaligus sebagai strategi memerangi kampanye ilegal kedepannya.

"Ilegal marak karena kurangnya literasi. Sehingga, kami ingin dunia kampus aware bursa perdagangan komoditi Indonesia dan kedepannya bisa jadi kurikulum," pungkasnya.

Kepala Bagian Pengembangan Pasar Badan Pengawas Perdagangan Berjangka Komoditi (Bappebti) Subagiyo menuturkan, literasi terhadap kaum milenial amat penting dilakukan, apalagi perdagangan ini sudah ada sejak 23 tahun lalu. Makanya, baik Bappebti dibawah Kementerian Perdagangan maupun bursa setiap tahunnya bekerjasama secara tim untuk mensosialisasikannya.

"Sudah saatnya mahasiswa dibekali dan diharapkan bisa jadi kurikulum. Literasi ini hanya sebatas transfer knowledge ke mahasiwa agar mereka paham dan syukur-syukur mereka bisa minat dan bantu mengembangkannya. Apalagi, mahasiswa ini kan calon-calon intelektual, pemikir yang bisa ciptakan inovasi. Mereka bisa membuka ruang untuk sarana penelitian dan pengembangan, sehingga diharapkan mahasiswa bisa transfer ilmunya untuk membangun industri ini. Apalagi mengingat kedepannya industri ini tidak akan mati,” jelasnya.

Sementara itu, usai mengikuti literasi di kantor ICDX, Mahasiswi Jurusan Akuntansi Universitas Gunadarma, Chrisley Emely, mengaku mendapatkan pemahaman baru mengenai bursa komoditas. Chrisley berharap pertemuan ini ada lagi dan materi yang disampaikan bisa didapatkan mahasiswa lainnya.

"Sebelumnya saya sudah demo trading di valuta asing (forex), pas ikut literasi kali ini, baru tahu kalau ada kontrak berjangka di komoditi dan ternyata lebih menguntungkan jika melakukan perdagangan di dalam negeri sendiri karena berhubungan dengan komoditas Indonesia," ungkap Chrisley.

Adapun komoditi yang diperdagangkan dalam bursa derivatif antara lain emas, timah, minyak kelapa sawit mentah (crude palm oil/CPO), kopi, coklat, dan batu bara serta minyak mentah.



Sumber: Suara Pembaruan