Jelang Imlek, Permintaan Kue Keranjang Meningkat

Jelang Imlek, Permintaan Kue Keranjang Meningkat
Kue Keranjang, Makanan Wajib Saat Imlek. ( Foto: Beritasatu.com )
/ FER Minggu, 27 Januari 2019 | 22:59 WIB

Depok - Masyarakat Tionghoa yang tinggal di Depok, memburu makanan khas Imlek (Kue Keranjang) yang jatuh pada 5 Februari 2019.

Salah seorang warga Cinere, Kota Depok, Yanti (35), mengatakan, setiap perayaan Imlek kehadiran kue keranjang merupakan makanan khas yang wajib ada.

"Itu sudah menjadi salah satu makanan khas pada perayaan tersebut. Makanan ini memang sudah menjadi tradisi yang harus ada," katanya, Minggu (27/1).

Kue keranjang juga disebut Nian Gao atau Kue China. Makanan ini, ditujukan sebagai hidangan untuk menyenangkan dewa Tungku (Cau Kun Kong). Itu bermaksud agar membawa laporan yang menyenangkan kepada raja Surga (Giok Hong Siang Te).

Selain itu, bentuknya yang bulat bermakna agar keluarga yang merayakan Imlek tersebut dapat terus bersatu. Serta rukun, bulat tekad dalam menghadapi segala probematika kehidupan. Ia menambahkan kue keranjang terbuat dari beras ketan dan gula ini dapat disimpan dalam kurun waktu lama.

Bahkan dengan dijemur dapat menjadi keras seperti batu dan awet. Sebelum menjadi keras kue tersebut dapat disajikan langsung.

"Tapi setelah keras dapat diolah terlebih dahulu dengan digoreng menggunakan tepung dan telur ayam dan disajikan hangat-hangat," katanya.

Produsen Kue Keranjang Ny Lauw Tangerang, Iin menuturkan, pihaknya seringkali mendapat pesanan kue keranjang hingga luar provinsi seperti Jawa Barat, dan DKI Jakarta.

"Pembuatan kue keranjang ini memang sedikit rumit yang bertujuan untuk mendapatkan rasa maupun tekstur yang bagus," katanya.



CLOSE