Menikmati Kopi Sarang Burung Walet di Kedai Mama

Menikmati Kopi Sarang Burung Walet di Kedai Mama
Kedai Mama, sebuah kafe dan restoran yang baru dibuka di kawasan Kelapa Gading, Jakarta Utara. Kedai ini menyajikan minuman unik bernama kopi sarang burung walet ( Foto: istimewa )
Elvira Anna Siahaan / EAS Kamis, 18 April 2019 | 12:34 WIB

Jakarta, Beritasatu.com - Kedai Mama, sebuah kafe dan restoran di kawasan Kelapa Gading, Jakarta Utara, baru saja dibuka belum lama ini. Didirikannya kedai kopi yang digabungkan dengan sekolah ini, sebenarnya terbilang unik. 

Kedai berangkat dari mimpi Helda Herman dan Dionisius Satriyo Prasongko yang rindu memiliki tempat nongkrong kuliner edukatif.

"Berawal dari mimpi saya dan suami ingin punya kedai kopi sama sekolah musik. Awalnya namanya Kedai Musik, tapi diubah menjadi Kedai Mama. Karena waktu mamaku masih ada, dia selalu nanya kedainya sudah jadi atau belum. Saat sudah jadi, mamaku sudah tidak ada. Jadi aku hadiahkan Kedai Mama untuk almarhumah mamaku," jelas Helda saat ditemui di Kedai Mama yang terletak di Rukan Gading Mediterania Residences, Kelapa Gading, Jakarta Utara, belum lama ini.

Helda menuturkan, sang ibunda berpulang pada Oktober 2018. Sekitar sebulan kemudian, Helda dan Dionisius sepakat membangun Kedai Mama di Blok RK/19/H di Rukan Gading Mediterania Residences.

"Konsep kami adalah menghadirkan satu wadah 'macan ternak' yang merupakan singkatan dari mama cantik nganter anak dan 'papa ternak teri' kepanjangan dari papa anter anak-anter istri,"ungkap Helda.

Mengapa memilih singkatan yang unik, diakui Helda kebiasaan disini adalah para orangtua setelah mengantar atau menjemput anaknya, biasanya mampir ke Kedai Mama untuk nongkrong, ngobrol, bahkan menyekolahkan anak mereka di sekolah musik miliknya.

Ibu satu anak ini juga menjelaskan, Kedai Mama memiliki menu kopi andalan yaitu Mima Coffee Project, yakni kopi sarang Burung Walet di lantai pertama. Sementara di lantai dua ditempati Ohana Music School. 

Konsep wadah edukatif yang diimpikan Helda tak terhenti di kuliner serta musik saja. Urusan belajar-mengajar membuat kue pun dirangkul Helda. Queenie baking and cooking class menjadi nama yang dipilih untuk baking class yang ada di lantai tiga di rukan ini.

"Satu wadah edukatif yang santai ini terakomodir di sini. Ada kedai, musik, sekaligus berkarya membuat kue," kata Helda. 



Sumber: BeritaSatu.com